Jumat, 27 Februari 2026

Industri Otomotif China Tawarkan Kredit Panjang Hingga Tujuh Tahun ke Konsumen

Industri Otomotif China Tawarkan Kredit Panjang Hingga Tujuh Tahun ke Konsumen
Industri Otomotif China Tawarkan Kredit Panjang Hingga Tujuh Tahun ke Konsumen

JAKARTA - Pasar otomotif China pada awal 2026 menunjukkan perlambatan penjualan yang mendorong sejumlah produsen kendaraan mengambil langkah baru melalui penawaran skema pembiayaan lebih panjang bagi konsumen. Strategi ini dilakukan untuk meningkatkan minat masyarakat membeli kendaraan baru di tengah kondisi pasar yang kurang bergairah.

Menurut laporan, upaya memperpanjang masa pinjaman ini juga dibarengi bunga yang cukup rendah agar masyarakat memiliki ketertarikan untuk membeli kendaraan baru.

Langkah tersebut dinilai sebagai salah satu pendekatan baru yang ditempuh pabrikan otomotif China untuk menjaga stabilitas penjualan sekaligus mempertahankan daya saing di pasar domestik yang semakin ketat.

Baca Juga

Kemenekraf Dorong UMKM Lhokseumawe Tembus Pasar Nasional Lewat Bazar Ramadan

Strategi Kredit Panjang untuk Dongkrak Penjualan

Pada 25 Februari 2026, unit penjualan Ocean Network milik BYD mengumumkan kampanye promosi yang menawarkan pinjaman berbunga rendah hingga tujuh tahun, tanpa uang muka, dan pembayaran harian serendah 29 yuan untuk berbagai model, termasuk seri Seal, Sealion, Dolphin, dan Seagull.

Diyakini program ini memiliki nilai positif untuk pertumbuhan penjualan, Tesla, Xiaomi, Nio dan juga jenama dari afiliasi Geely mengikuti jejak tersebut untuk bisa bersaing. Sementara sub-merek off-road BYD, Fangchengbao, mengumumkan bahwa program pembiayaan serupa untuk versi Bao 5 jarak jauh dan lini Tai 7.

Program pembiayaan tersebut menjadi bagian dari strategi agresif pabrikan otomotif dalam menarik konsumen baru, khususnya di tengah meningkatnya persaingan kendaraan listrik dan kendaraan energi baru di China.

Penawaran Bunga Rendah dan Uang Muka Ringan

Kebijakan ini menawarkan pinjaman tujuh tahun dengan suku bunga serendah 1,5 persen dan uang muka minimum 32.000 yuan hingga akhir Maret 2026.

Skema pembiayaan dengan bunga rendah dan tenor panjang dianggap mampu meringankan beban konsumen dalam memiliki kendaraan baru. Selain itu, penawaran uang muka yang lebih rendah juga memberikan kemudahan bagi pembeli yang sebelumnya kesulitan mengakses pembiayaan kendaraan.

Kombinasi tenor panjang, bunga ringan, serta fleksibilitas pembayaran diharapkan mampu meningkatkan minat beli masyarakat yang sempat melemah pada awal tahun.

Penjualan Mobil Awal Tahun Alami Penurunan

Para pengamat industri mengatakan bahwa gelombang perpanjangan pembiayaan ini bertepatan dengan kinerja pasar yang lemah di sektor kendaraan penumpang China pada bulan Januari.

Menurut data yang dirilis oleh Asosiasi Mobil Penumpang China, penjualan ritel mobil penumpang nasional pada Januari 2026 mencapai sekitar 1,544 juta unit. Angka ini menunjukkan penurunan sekitar 13,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor utama yang mendorong produsen kendaraan melakukan berbagai inovasi pemasaran, termasuk memperpanjang tenor pembiayaan kendaraan hingga tujuh tahun.

Langkah tersebut dinilai sebagai respons cepat industri otomotif dalam menghadapi perlambatan pasar sekaligus menjaga tingkat produksi tetap stabil.

Penjualan Kendaraan Energi Baru Turut Melemah

Penjualan ritel kendaraan energi baru (NEV), termasuk kendaraan listrik baterai dan hibrida plug-in, berjumlah sekitar 596.000 unit, turun 20 persen dibandingkan Januari 2025, dan penetrasi NEV turun menjadi sekitar 38 persen dari total penjualan ritel.

Pengiriman ritel merek domestik China juga turun hampir 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Penurunan tersebut menunjukkan bahwa sektor kendaraan energi baru yang sebelumnya tumbuh pesat juga tidak sepenuhnya kebal terhadap perlambatan permintaan pasar.

Melalui kebijakan pembiayaan jangka panjang ini, pabrikan otomotif China berharap dapat memperbaiki tren penjualan sekaligus mempertahankan momentum pertumbuhan industri otomotif nasional sepanjang 2026.

Fery

Fery

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

BP Tapera Laporkan Penyaluran Rumah Subsidi Meningkat Signifikan Hingga Februari

BP Tapera Laporkan Penyaluran Rumah Subsidi Meningkat Signifikan Hingga Februari

Harga Minyak Dunia Turun Tipis Dipengaruhi Negosiasi Nuklir AS Iran

Harga Minyak Dunia Turun Tipis Dipengaruhi Negosiasi Nuklir AS Iran

Harga Pangan Nasional 27 Februari 2026 Naik Beragam Jelang Ramadan

Harga Pangan Nasional 27 Februari 2026 Naik Beragam Jelang Ramadan

Pertamina Siapkan Pasokan BBM Hingga Rest Area Demi Kelancaran Mudik

Pertamina Siapkan Pasokan BBM Hingga Rest Area Demi Kelancaran Mudik

Daftar Harga BBM Pertamina 27 Februari 2026 Terbaru Seluruh Indonesia

Daftar Harga BBM Pertamina 27 Februari 2026 Terbaru Seluruh Indonesia