Kamis, 19 Februari 2026

Awal Puasa Ramadan 19 Februari 2026, IHSG Diprediksi Melaju Menguat

Awal Puasa Ramadan 19 Februari 2026, IHSG Diprediksi Melaju Menguat
Awal Puasa Ramadan 19 Februari 2026, IHSG Diprediksi Melaju Menguat

JAKARTA - Memasuki perdagangan Kamis, 19 Februari 2026, pasar saham domestik menunjukkan optimisme yang cukup kuat.

Bertepatan dengan hari pertama puasa tahun ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan setelah mencatatkan kinerja solid pada penutupan perdagangan sebelumnya. Sentimen teknikal yang positif, didukung oleh derasnya volume pembelian, menjadi faktor utama yang mendorong proyeksi penguatan lanjutan.

Optimisme tersebut tercermin dari pergerakan IHSG pada Rabu, 18 Februari 2026 yang berhasil ditutup menguat signifikan. Penguatan ini sekaligus menegaskan bahwa minat beli investor masih terjaga, meski pasar tengah bersiap menghadapi berbagai sentimen eksternal dan domestik dalam waktu dekat.

Baca Juga

Simulasi Cicilan KUR Mandiri 2026 Serta Syarat Pengajuan dan Cara Mengajukan

IHSG Ditutup Menguat, Sentimen Positif Masih Terjaga

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup menguat 1,19% ke level 8.310,23 pada perdagangan Rabu, 18 Februari 2026. Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak dalam rentang 8.227,45 hingga 8.310,23. Pergerakan tersebut mencerminkan dominasi sentimen positif, dengan jumlah saham yang menguat jauh lebih banyak dibandingkan saham yang melemah.

Tercatat sebanyak 475 saham menguat, sementara 228 saham melemah dan 255 saham stagnan. Data ini menunjukkan bahwa penguatan IHSG tidak hanya ditopang oleh segelintir saham, melainkan bersifat cukup merata di berbagai sektor. Dari sisi likuiditas, volume transaksi yang meningkat juga mengindikasikan partisipasi aktif investor di pasar.

Saham Big Caps Jadi Motor Penguatan Indeks

Penguatan IHSG pada perdagangan sebelumnya turut didorong oleh kinerja solid saham-saham berkapitalisasi besar. Saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA) memimpin penguatan dengan kenaikan 12,00% ke level Rp7.700 per saham. Kinerja MORA menjadi salah satu penopang utama indeks, seiring derasnya minat beli investor.

Selain itu, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menguat 3,94% ke Rp5.275, mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap sektor perbankan. Saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) juga mencatatkan penguatan sebesar 2,81% ke Rp8.225.

Tak hanya itu, saham PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) naik 1,73% ke Rp1.175, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menguat 1,32% ke Rp3.830, serta PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) naik 1,16% ke Rp3.490. Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) turut menguat 1,04% ke Rp7.275, disusul PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) yang naik 0,93% ke Rp10.900 dan PT Astra International Tbk. (ASII) yang menguat 0,75% ke Rp6.700 per saham.

Analisis Teknikal: IHSG Masih Berpeluang Lanjut Reli

Tim Analis MNC Sekuritas menilai pergerakan IHSG masih berada dalam jalur penguatan. IHSG yang naik 1,19% ke level 8.310 disertai dengan munculnya volume pembelian yang cukup signifikan, sehingga membuka peluang lanjutan penguatan dalam jangka pendek.

“Best case, apabila IHSG mampu bertahan di atas 8,172, maka IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke rentang 8,377-8,440. Namun, waspadai akan adanya lanjutan koreksi ke 8,098-8,155,” tulis MNC Sekuritas, Kamis (19/2/2026).

Dengan demikian, meskipun peluang reli masih terbuka, investor tetap diimbau untuk mencermati potensi koreksi teknikal yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama jika IHSG gagal bertahan di area support penting.

Rekomendasi Saham Hari Ini: BUVA hingga PANI

Seiring dengan proyeksi penguatan IHSG, MNC Sekuritas turut memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini, Kamis 19 Februari 2026.

Saham BUVA direkomendasikan Buy on Weakness setelah menguat 8,61% ke level 1.450 dan didominasi oleh volume pembelian. Penguatan BUVA berhasil menembus cluster MA20 dan MA60 serta menutup area gap. Buy on Weakness berada di kisaran 1.350–1.450 dengan target harga 1.595 dan 1.720, serta stoploss di bawah 1.245.

Untuk saham COIN, rekomendasi Buy on Weakness diberikan setelah saham ini menguat 4,52% ke 1.965 dengan peningkatan volume pembelian. Selama COIN mampu bertahan di atas 1.800, saham ini diperkirakan berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C). Area beli berada di 1.860–1.940 dengan target harga 2.200 dan 2.410.

Saham INET juga direkomendasikan Buy on Weakness setelah melonjak 11,98% ke level 430 dan berhasil menembus MA20. Area beli INET berada di kisaran 390–418 dengan target harga 458 dan 494, serta stoploss di bawah 362.

Sementara itu, saham PANI masuk dalam kategori Spec Buy. PANI menguat 0,93% ke 10.900 meski disertai tekanan jual. Selama saham ini mampu bertahan di atas 10.225, PANI diperkirakan berada di awal wave [v] dari wave 1, dengan target harga 11.725 hingga 12.200.

Dengan kombinasi sentimen positif, dukungan saham-saham big caps, serta rekomendasi teknikal yang masih atraktif, IHSG diproyeksikan memiliki peluang melanjutkan penguatan pada hari pertama puasa ini. Namun, kewaspadaan terhadap potensi koreksi tetap diperlukan agar strategi investasi tetap terjaga secara optimal.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Ramadan Jadi Waktu Tepat Meningkatkan Bisnis Online Mitra Baru

Ramadan Jadi Waktu Tepat Meningkatkan Bisnis Online Mitra Baru

Strategi Investasi Cerdas: Perak Alternatif Saat Harga Emas Tinggi

Strategi Investasi Cerdas: Perak Alternatif Saat Harga Emas Tinggi

Harga Emas Antam Hari Ini Kamis 19 Februari 2026 Naik Tajam, Tembus Rp2,910.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Kamis 19 Februari 2026 Naik Tajam, Tembus Rp2,910.000 per Gram

Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini Kamis 19 Februari 2026 Turun ke Rp2,512.000 per Gram

Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini Kamis 19 Februari 2026 Turun ke Rp2,512.000 per Gram

IHSG Menguat ke Level 8.349 Jelang RDG BI, Saham Big Caps Ramai-Ramai Menghijau

IHSG Menguat ke Level 8.349 Jelang RDG BI, Saham Big Caps Ramai-Ramai Menghijau