JAKARTA - IHSG pada Rabu, 11 Februari 2026 pagi ini menunjukkan penguatan signifikan di zona hijau. Indeks naik 19,15 poin atau 0,24 persen ke level 8.150.
Kondisi ini mencerminkan sentimen pasar yang positif dan memberikan peluang bagi trader untuk melakukan strategi jangka pendek, seperti scalping.
Scalping adalah metode perdagangan saham dengan fokus pada keuntungan kecil namun cepat. Trader memanfaatkan fluktuasi harga harian, membeli dan menjual dalam hitungan menit hingga jam, tanpa mempertahankan posisi terlalu lama. Strategi ini memerlukan konsentrasi tinggi dan disiplin ketat.
Baca JugaPasar Kripto Melemah, Bitcoin Turun Tajam ke Kisaran 68 Ribu Dollar
Salah satu indikator penting dalam scalping adalah buying average. Dengan membeli saham pada beberapa harga berbeda, trader dapat menurunkan harga rata-rata kepemilikan. Metode ini juga membantu mengelola risiko saat harga bergerak turun dan memaksimalkan potensi keuntungan saat pergerakan harga menguat.
Memahami volatilitas, likuiditas, dan arus transaksi intraday sangat penting untuk memilih saham scalping. Berikut adalah lima saham BEI yang dipandang potensial untuk strategi scalping pada Rabu ini, berdasarkan likuiditas dan momentum teknikalnya.
BUVA – Saham Likuid dan Volatil untuk Transaksi Cepat
Saham BUVA, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk, termasuk saham yang sering menjadi pilihan spekulatif. Likuiditas tinggi dan volatilitas intraday besar membuatnya ideal bagi trader yang mencari pergerakan harga cepat.
Analisis teknikal menunjukkan setup speculative buy dengan area entry jelas. Scalper dapat memanfaatkan breakout yang bergerak agresif, menargetkan keuntungan harian berulang. Range harga harian yang luas menjadi daya tarik utama.
Trader disarankan memantau level support dan resistance untuk menentukan titik masuk dan keluar. Kesabaran dan disiplin sangat penting karena pergerakan bisa sangat fluktuatif.
Dengan karakteristik intraday yang dinamis, BUVA menjadi pilihan tepat bagi trader yang terbiasa memanfaatkan momentum cepat. Pergerakan ekstrem dapat memunculkan peluang profit tinggi dalam waktu singkat.
BBCA – Blue Chip Dengan Spread Tipis dan Likuiditas Tinggi
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) merupakan saham blue-chip yang tetap menarik untuk scalping. Spread tipis memungkinkan trader masuk dan keluar posisi cepat tanpa kehilangan banyak biaya transaksi.
Volume perdagangan besar mendukung likuiditas tinggi. Pergerakan intraday cukup aktif, memberikan peluang profit bagi scalper yang mengandalkan momentum harga.
Namun, sensitivitas saham terhadap aksi asing menuntut manajemen risiko ketat. Fluktuasi tiba-tiba bisa terjadi akibat transaksi investor besar atau berita makroekonomi.
BBCA tetap layak dimasukkan dalam watchlist scalper. Setup teknikal yang jelas, volume tinggi, dan kestabilan blue-chip memberikan keseimbangan antara risiko dan potensi profit.
IMPC – Momentum Intraday Kuat untuk Strategi Spekulatif
PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) menjadi saham dengan setup speculative buy. Target harga dekat level saat ini, memicu volatilitas tinggi dalam sesi. Hal ini ideal untuk scalper yang memanfaatkan breakout cepat.
Pergerakan intraday IMPC sering menampilkan pola rejection dan bounce dari level teknikal. Trader dapat memanfaatkan pergerakan singkat dengan target profit kecil namun berulang.
Konsistensi dalam memantau chart dan menggunakan indikator momentum membantu memaksimalkan peluang. IMPC juga mendukung strategi averaging untuk menurunkan risiko saat harga berfluktuasi.
Volatilitas tinggi membuat saham ini cocok untuk scalping, namun memerlukan perhatian penuh terhadap berita atau pergerakan pasar yang tiba-tiba.
RAJA – Pergerakan Harga Liar Membuka Peluang Scalping
Saham RAJA, PT Rukun Raharja Tbk, dikenal memiliki pergerakan harga intraday yang cukup liar. Kondisi ini menjadi peluang bagi scalper untuk memanfaatkan bouncing dari support dan resistance psikologis.
Meski menjadi saham yang diburu oleh investor asing, volatilitasnya tetap tinggi. Hal ini memungkinkan trader intraday mendapatkan keuntungan dari pergerakan cepat.
Strategi scalping pada RAJA memerlukan fokus pada level penting dan pengelolaan risiko yang disiplin. Posisi harus cepat ditutup saat pergerakan berbalik arah.
Likuiditas RAJA relatif stabil untuk saham spekulatif. Trader yang paham teknikal dapat memanfaatkan momentum untuk target harian kecil namun konsisten.
MBMA – Respon Cepat Terhadap Berita dan Volume
PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) sempat masuk daftar top gainers, menunjukkan respons cepat terhadap berita atau lonjakan volume. Hal ini membuat MBMA menarik untuk strategi scalping.
Trader dapat menargetkan profit kecil berulang, memanfaatkan likuiditas relatif baik untuk saham menengah. Momentum harga intraday sering menimbulkan peluang breakout singkat.
Pemantauan chart secara real-time penting untuk memaksimalkan peluang. Scalper harus sigap menghadapi perubahan arah karena pergerakan bisa cepat dan tajam.
MBMA cocok untuk trader yang mencari volatilitas moderat dengan peluang target berulang dalam sesi harian. Likuiditas yang memadai memastikan eksekusi cepat.
Strategi Scalping Hari Ini
Kelima saham ini menawarkan karakter berbeda untuk scalping. BUVA memberikan volatilitas tinggi, BBCA stabil dan likuid, IMPC momentum kuat, RAJA pergerakan liar, dan MBMA respons cepat terhadap berita.
Kunci keberhasilan scalping adalah disiplin, manajemen risiko, dan pemantauan chart secara real-time. Trader harus siap menghadapi fluktuasi ekstrem dan memanfaatkan peluang sekecil apapun untuk profit.
Dengan IHSG berada di zona hijau, kombinasi saham likuid dan setup teknikal yang jelas dapat membantu scalper mencapai target harian. Strategi yang tepat dapat menghasilkan keuntungan konsisten dalam kondisi pasar yang fluktuatif.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Kurs Rupiah Menguat Pagi Ini, Investor Pantau Sentimen Ekonomi Global
- Rabu, 11 Februari 2026
Presiden Prabowo Dorong Sinergi Pengusaha Dalam Semangat Indonesia Incorporated Nasional
- Rabu, 11 Februari 2026
Berita Lainnya
Kurs Rupiah Menguat Pagi Ini, Investor Pantau Sentimen Ekonomi Global
- Rabu, 11 Februari 2026
Terpopuler
1.
Harga TBS Kelapa Sawit Sumsel Februari 2026 Alami Kenaikan Positif
- 11 Februari 2026
2.
Panduan Memilih Perhiasan Emas di Tengah Kenaikan Harga Emas
- 11 Februari 2026
3.
Mengenal Skema KUR BSI 2026: Simulasi Pinjaman dan Angsuran
- 11 Februari 2026
4.
Lelang Sukuk Februari 2026: Investor Berebut, Imbal Hasil Tinggi
- 11 Februari 2026



.jpg)

.jpg)



