JAKARTA - IHSG pada Rabu, 11 Februari 2026 berpeluang melanjutkan tren penguatan setelah mencatat kenaikan signifikan pada perdagangan Selasa.
Investor mulai optimistis, meski aksi jual asing masih terjadi, sehingga pemilihan saham yang tepat menjadi penting bagi trader dan investor jangka pendek.
Menurut BNI Sekuritas, IHSG berada di level support 8.020-8.050 dan resistance 8.150-8.250. Level teknikal ini menjadi acuan untuk memantau peluang beli dan jual dalam perdagangan harian, serta menentukan strategi posisi saham yang potensial untuk profit.
Baca JugaPasar Kripto Melemah, Bitcoin Turun Tajam ke Kisaran 68 Ribu Dollar
Kenaikan IHSG hari sebelumnya ditopang oleh faktor teknikal, serta sentimen global positif, termasuk reli indeks utama di Amerika Serikat dan kenaikan harga komoditas. Hal ini memicu aksi beli oleh investor domestik pada saham yang sempat mengalami tekanan.
Meskipun ada penundaan review indeks FTSE Russell, pasar tetap menilai optimisme lebih kuat. Trader menyoroti saham yang likuid dan memiliki momentum intraday tinggi sebagai pilihan potensial untuk strategi beli jangka pendek.
BKSL – Peluang Speculative Buy Menarik
PT Sentul City Tbk (BKSL) direkomendasikan sebagai speculative buy. Area beli berada di 134-136 dengan cutloss di bawah 131. Target harga harian di kisaran 140-146.
Saham ini cocok bagi trader yang memanfaatkan momentum intraday, karena pergerakan harga relatif responsif terhadap aksi beli jangka pendek. Monitoring chart secara real-time menjadi kunci keberhasilan strategi.
BKSL menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi, sehingga trader dapat memanfaatkan peluang rebound dan breakout untuk meraih keuntungan cepat. Analisis teknikal membantu menentukan titik masuk dan keluar secara akurat.
Kombinasi volatilitas, likuiditas, dan sentimen pasar domestik membuat BKSL layak dimasukkan ke dalam watchlist trader harian yang mencari profit cepat.
INET – Buy if Break dengan Target Harian Jelas
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) dapat menjadi pilihan bagi trader yang menunggu konfirmasi breakout. Buy if break level 354, dengan target 362-370, dan cutloss di bawah 342.
Setup teknikal INET menunjukkan pergerakan harga yang cukup stabil, namun mampu memberikan momentum profit saat terjadi penembusan resistance. Trader harian perlu sigap mengeksekusi posisi.
Saham ini mendukung strategi scalping dan short-term trading karena pergerakan intraday responsif terhadap volume dan berita pasar terkini.
Pemantauan chart intraday dan disiplin cutloss penting untuk memaksimalkan potensi keuntungan serta membatasi risiko kerugian pada INET.
ADMR – Speculative Buy dengan Support Kuat
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) menjadi pilihan speculative buy dengan area beli di 1880-1890 dan cutloss di bawah 1850. Target harga harian di kisaran 1920-1960.
ADMR memiliki volatilitas intraday yang cukup tinggi, sehingga trader dapat memanfaatkan fluktuasi harga untuk keuntungan jangka pendek. Momentum pergerakan harga cocok bagi scalper dan trader harian.
Saham ini menunjukkan reaksi positif terhadap sentimen pasar global dan domestik, termasuk pergerakan komoditas mineral dan energi. Strategi average buying dapat digunakan untuk mengelola risiko.
Analisis teknikal membantu menentukan titik beli dan target keluar, memastikan trader dapat memanfaatkan momentum ADMR secara optimal.
BBCA – Blue Chip Stabil dengan Likuiditas Tinggi
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) direkomendasikan sebagai speculative buy di area 7400-7450, cutloss di bawah 7375, dengan target harga 7550-7650.
Saham BBCA menarik bagi trader intraday karena spread tipis, volume tinggi, dan likuiditas besar, memudahkan eksekusi beli dan jual cepat.
Meski sensitif terhadap aksi asing, momentum teknikal tetap mendukung profit harian. Trader harus sigap menghadapi fluktuasi harga yang dipengaruhi faktor global dan sentimen investor besar.
Blue chip dengan volatilitas moderat ini cocok untuk strategi jangka pendek sekaligus aman dibanding saham spekulatif ekstrem.
CDIA dan BRPT – Momentum Intraday Menjanjikan
PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) memiliki area beli di 1090-1110 dengan cutloss di bawah 1080. Target harga harian di kisaran 1150-1180. Pergerakan intraday cukup responsif terhadap volume perdagangan.
Sementara PT Barito Pacific Tbk (BRPT) direkomendasikan buy if break level 2050, target 2100-2160, cutloss di bawah 2000. Momentum harian yang kuat membuat BRPT layak dipantau trader aktif.
Kedua saham ini cocok bagi trader yang memanfaatkan setup breakout dan rejection dari level teknikal. Likuiditas cukup untuk eksekusi cepat, mendukung strategi scalping atau short-term trading.
Kesimpulan Rekomendasi Saham Hari Ini
IHSG berada di zona optimistis dengan dukungan sentimen global dan faktor teknikal. BKSL, INET, ADMR, BBCA, CDIA, dan BRPT menjadi saham pilihan bagi trader harian.
Strategi terbaik adalah menggabungkan analisis teknikal, pengelolaan risiko, dan disiplin cutloss. Pemantauan pergerakan intraday membantu memaksimalkan peluang profit sambil membatasi potensi kerugian.
Investor disarankan tetap waspada terhadap aksi jual asing dan volatilitas pasar global. Dengan strategi tepat, saham rekomendasi ini dapat memberikan peluang keuntungan harian yang konsisten.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Kurs Rupiah Menguat Pagi Ini, Investor Pantau Sentimen Ekonomi Global
- Rabu, 11 Februari 2026
Presiden Prabowo Dorong Sinergi Pengusaha Dalam Semangat Indonesia Incorporated Nasional
- Rabu, 11 Februari 2026
Berita Lainnya
Kurs Rupiah Menguat Pagi Ini, Investor Pantau Sentimen Ekonomi Global
- Rabu, 11 Februari 2026
Terpopuler
1.
Harga TBS Kelapa Sawit Sumsel Februari 2026 Alami Kenaikan Positif
- 11 Februari 2026
2.
Panduan Memilih Perhiasan Emas di Tengah Kenaikan Harga Emas
- 11 Februari 2026
3.
Mengenal Skema KUR BSI 2026: Simulasi Pinjaman dan Angsuran
- 11 Februari 2026
4.
Lelang Sukuk Februari 2026: Investor Berebut, Imbal Hasil Tinggi
- 11 Februari 2026



.jpg)

.jpg)



