Indosat Capai Laba Bersih Rp5,5 Triliun Didukung Pendapatan Stabil 2025
- Senin, 09 Februari 2026
JAKARTA - PT Indosat Tbk (ISAT) menutup tahun 2025 dengan catatan positif, meraih laba bersih Rp5,5 triliun.
Angka ini meningkat 12,2% year-on-year (YoY) dibandingkan Rp4,91 triliun pada 2024. Kenaikan laba menunjukkan fundamental perusahaan yang solid sekaligus komitmen menciptakan nilai berkelanjutan bagi pemangku kepentingan.
Manajemen Indosat juga melaporkan EBITDA sebesar Rp26,59 triliun, naik 0,8% YoY dengan margin 47,1%. Pertumbuhan ini sejalan dengan strategi efisiensi biaya dan peningkatan pendapatan, meski pertumbuhan total pendapatan hanya tipis. Laba bersih perseroan dipengaruhi kenaikan pendapatan, penurunan beban karyawan, pemasaran, dan beban operasional lain-lain neto.
Baca JugaDAMRI Hadirkan Promo Tiket Hemat Mudik Ramadan 2026 Untuk Masyarakat
“Laba bersih tumbuh 12,2% YoY menegaskan fundamental yang solid serta komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan,” tulis Indosat dalam info memo resmi, Senin. Kinerja ini menjadi bukti kemampuan perusahaan mengelola biaya sekaligus mendorong pertumbuhan.
Pendapatan Selular dan Layanan Digital Tumbuh Positif
Total pendapatan Indosat sepanjang 2025 tercatat Rp56,51 triliun, meningkat 1,1% YoY dari Rp55,88 triliun tahun sebelumnya. Kontribusi terbesar datang dari segmen selular senilai Rp47,35 triliun, diikuti layanan multimedia, komunikasi data, internet (MIDI) Rp8,34 triliun, dan telekomunikasi tetap Rp817,6 miliar.
Pendapatan selular naik tipis 0,7% YoY, terdorong terutama oleh peningkatan jasa nilai tambah. Sementara itu, pendapatan MIDI tumbuh 4,5% YoY, seiring kenaikan layanan IT, meski pendapatan konektivitas tetap dan internet tetap mengalami penurunan. Kinerja ini menunjukkan diversifikasi layanan menjadi kunci stabilitas pendapatan.
Pertumbuhan pendapatan yang relatif stabil membantu menyeimbangkan kenaikan beban operasional. Pendapatan dari layanan digital dan IT menunjukkan potensi peningkatan jangka panjang seiring adopsi layanan berbasis data dan konektivitas di masyarakat.
Efisiensi Biaya dan Stabilitas Beban Operasional
Indosat membukukan total beban Rp45,24 triliun dan beban lain-lain bersih Rp3,99 triliun, relatif stabil dibanding tahun sebelumnya. Beban terbesar berasal dari penyelenggaraan jasa senilai Rp23,82 triliun, meningkat 4,8% YoY. Kenaikan ini antara lain disebabkan oleh biaya kemitraan, instalasi, pemeliharaan, hak penggunaan radio frekuensi, utilitas, dan interkoneksi.
Namun, kenaikan beban ini diimbangi penurunan biaya sewa, jasa, paket perdana, dan voucher. Strategi efisiensi dan pengendalian biaya membuat Indosat mampu mempertahankan margin EBITDA di level tinggi. Pengelolaan biaya operasional yang tepat menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan laba bersih.
Efisiensi biaya sekaligus menjaga kualitas layanan menjadi strategi utama untuk menghadapi persaingan ketat di sektor telekomunikasi, terutama di tengah ekspansi layanan 5G dan digitalisasi.
Kontribusi Layanan IT dan Nilai Tambah Jasa Selular
Layanan IT dan jasa nilai tambah menjadi motor utama pertumbuhan laba Indosat. Pendapatan dari layanan MIDI menunjukkan tren positif, berkat peningkatan adopsi layanan berbasis data oleh perusahaan dan konsumen individu.
Peningkatan jasa nilai tambah di segmen selular juga menjadi penopang utama pertumbuhan. Fitur seperti paket data, konten digital, dan layanan tambahan membantu mendorong pendapatan lebih tinggi meski pengguna layanan tradisional selular relatif stabil.
Dengan fokus pada inovasi layanan digital, Indosat mampu menciptakan nilai lebih bagi pelanggan sekaligus meningkatkan profitabilitas perusahaan. Langkah ini sejalan dengan tren global pergeseran dari layanan konvensional ke digital.
Proyeksi Pertumbuhan dan Strategi Berkelanjutan
Manajemen Indosat menegaskan fokus pada pertumbuhan yang berkelanjutan. Kombinasi efisiensi biaya, diversifikasi pendapatan, dan ekspansi layanan digital diharapkan mampu mendorong kinerja keuangan positif di tahun-tahun mendatang.
Perusahaan juga akan terus meningkatkan layanan berbasis IT dan konektivitas untuk menangkap peluang pasar, terutama di sektor korporasi dan konsumen digital. Pendekatan ini diharapkan memperkuat posisi Indosat sebagai penyedia layanan telekomunikasi terintegrasi.
Kinerja keuangan 2025 menjadi bukti solidnya strategi perusahaan. Dengan pengelolaan beban yang efisien dan pertumbuhan layanan digital yang stabil, Indosat siap menghadapi dinamika industri telekomunikasi nasional maupun global.
Peningkatan Nilai untuk Pemangku Kepentingan
Kenaikan laba bersih dan stabilitas pendapatan menunjukkan Indosat berhasil menciptakan nilai bagi pemangku kepentingan, termasuk investor, pelanggan, dan mitra bisnis. Laba bersih Rp5,5 triliun menjadi indikasi fundamental perusahaan yang kokoh.
Pertumbuhan ini sekaligus mencerminkan kemampuan Indosat dalam menyeimbangkan investasi untuk inovasi layanan digital dengan pengelolaan biaya operasional. Hal ini memperkuat kepercayaan pasar terhadap prospek jangka panjang perusahaan.
Dengan strategi berkelanjutan, Indosat berpotensi mempertahankan kinerja solid sekaligus terus menghadirkan layanan inovatif yang mendukung transformasi digital Indonesia.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
XPENG Indonesia Pamerkan Kendaraan Listrik Canggih Berbasis AI Terbaru IIMS 2026
- Senin, 09 Februari 2026
Bank Jateng Dorong Konservasi dan Reboisasi Ramah Lingkungan di Banjarnegara
- Senin, 09 Februari 2026
Indosat Capai Laba Bersih Rp5,5 Triliun Didukung Pendapatan Stabil 2025
- Senin, 09 Februari 2026
DAMRI Bandara YIA Hadirkan Rute Jogja-Sleman Dengan Tarif Terjangkau Rp80.000
- Senin, 09 Februari 2026
Berita Lainnya
XPENG Indonesia Pamerkan Kendaraan Listrik Canggih Berbasis AI Terbaru IIMS 2026
- Senin, 09 Februari 2026
Bank Jateng Dorong Konservasi dan Reboisasi Ramah Lingkungan di Banjarnegara
- Senin, 09 Februari 2026
DAMRI Bandara YIA Hadirkan Rute Jogja-Sleman Dengan Tarif Terjangkau Rp80.000
- Senin, 09 Februari 2026
Cek Jadwal dan Tiket Kapal Pelni KM Leuser Februari 2026 Voyage Lengkap
- Senin, 09 Februari 2026
Terpopuler
1.
2.
Penjualan Sepeda Motor Indonesia Tunjukkan Lonjakan Awal Tahun 2026
- 09 Februari 2026
3.
Harga Minyakita Awal Februari 2026 Turun Meski Masih Di Atas HET
- 09 Februari 2026
4.
Peningkatan Pesanan Tiket KA Reguler Lebaran 2026 Capai 655.407 Unit
- 09 Februari 2026
5.
BYD Tembus Empat Besar Penjualan Mobil Nasional Januari 2026
- 09 Februari 2026








