Selasa, 10 Februari 2026

Terangi Bumi Cenderawasih: Pemerintah Percepat Program Energi Terbarukan untuk Kemandirian Energi Papua

Terangi Bumi Cenderawasih: Pemerintah Percepat Program Energi Terbarukan untuk Kemandirian Energi Papua
Terangi Bumi Cenderawasih: Pemerintah Percepat Program Energi Terbarukan untuk Kemandirian Energi Papua

JAKARTA - Pemerintah berkomitmen untuk mempercepat implementasi program energi terbarukan di Provinsi Papua sebagai langkah strategis untuk memeratakan akses listrik dan mendorong pertumbuhan ekonomi hijau.

Mengingat kondisi geografis Papua yang menantang, pengembangan sumber daya energi lokal seperti tenaga surya, air, dan biomassa menjadi solusi kunci untuk menyediakan energi yang bersih, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat hingga ke pelosok desa.

Optimalisasi Potensi Alam Lokal

Baca Juga

DTSEN Membantu Pemutakhiran Data Penerima Bantuan Sosial Lebih Akurat

Papua memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah yang dapat dikonversi menjadi energi listrik tanpa merusak ekosistem hutan:

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS): Fokus utama diletakkan pada pembangunan PLTS terpusat maupun rooftop untuk wilayah pesisir dan kepulauan yang sulit dijangkau jaringan kabel konvensional.

Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH): Memanfaatkan aliran sungai-sungai kecil di daerah pegunungan untuk menghasilkan listrik skala komunitas yang stabil.

Biomassa dan Geotermal: Eksplorasi potensi panas bumi dan pemanfaatan limbah organik sebagai sumber energi alternatif jangka panjang.

Pembangunan Infrastruktur dan Jaringan

Percepatan ini mencakup pembangunan infrastruktur fisik yang disesuaikan dengan kontur wilayah:

Sistem Off-Grid: Pengembangan sistem listrik mandiri untuk desa-desa terpencil agar tidak bergantung pada transmisi pusat.

Modernisasi Jaringan: Peningkatan kapasitas jaringan distribusi di pusat-pusat pertumbuhan ekonomi seperti Jayapura, Merauke, dan Sorong agar mampu menyerap suplai dari energi terbarukan.

Dampak Sosial dan Ekonomi bagi Masyarakat Papua

Kehadiran energi bersih di Papua bukan sekadar tentang penerangan, tetapi juga pemberdayaan:

Peningkatan Kualitas Pendidikan & Kesehatan: Puskesmas dan sekolah di pedalaman kini dapat mengoperasikan peralatan medis serta perangkat digital tanpa hambatan daya.

Mendorong UMKM Lokal: Akses listrik yang stabil memungkinkan pelaku usaha kecil mengolah hasil alam (seperti perikanan dan pertanian) dengan mesin pendingin atau alat produksi modern.

Reduksi Emisi Karbon: Mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik berbahan bakar diesel yang mahal dan menghasilkan polusi tinggi.

Regan

Regan

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Penjualan Sepeda Motor Indonesia Tunjukkan Lonjakan Awal Tahun 2026

Penjualan Sepeda Motor Indonesia Tunjukkan Lonjakan Awal Tahun 2026

Harga Minyakita Awal Februari 2026 Turun Meski Masih Di Atas HET

Harga Minyakita Awal Februari 2026 Turun Meski Masih Di Atas HET

Peningkatan Pesanan Tiket KA Reguler Lebaran 2026 Capai 655.407 Unit

Peningkatan Pesanan Tiket KA Reguler Lebaran 2026 Capai 655.407 Unit

BYD Tembus Empat Besar Penjualan Mobil Nasional Januari 2026

BYD Tembus Empat Besar Penjualan Mobil Nasional Januari 2026

Revolusi Energi Hijau: PT SMART Tbk Bangun Pabrik Bio-CNG di Sumut, Ubah Limbah Cair Sawit Jadi Energi Bersih

Revolusi Energi Hijau: PT SMART Tbk Bangun Pabrik Bio-CNG di Sumut, Ubah Limbah Cair Sawit Jadi Energi Bersih