DPR Nilai Kinerja Baznas RI Efektif Salurkan ZIS Tangani Masalah Sosial Nasional
- Jumat, 06 Februari 2026
JAKARTA - Upaya penanganan persoalan sosial dan kebencanaan di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran lembaga pengelola dana umat.
Dalam konteks ini, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI kembali mendapatkan sorotan positif dari DPR RI. Melalui forum resmi di parlemen, kinerja Baznas dinilai semakin menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) ke wilayah-wilayah yang membutuhkan.
Apresiasi tersebut mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VIII DPR RI bersama Baznas RI yang digelar di Gedung DPR RI. Forum itu menjadi ajang evaluasi sekaligus penguatan sinergi antara lembaga legislatif dan Baznas dalam mengoptimalkan peran zakat sebagai instrumen sosial nasional.
Baca JugaMudik Gratis Kereta Api 2026 Resmi Dibuka Awal, Warga Sumsel Bisa Mendaftar Sekarang
Penilaian positif lintas fraksi ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik dan wakil rakyat terhadap pengelolaan ZIS oleh Baznas. Tidak hanya pada aspek administratif, tetapi juga pada dampak langsung yang dirasakan masyarakat penerima manfaat di berbagai daerah, termasuk wilayah Sumatera yang kerap terdampak bencana.
DPR Soroti Dampak Nyata Penyaluran ZIS Baznas
Anggota Komisi VIII DPR RI M. Husni menegaskan bahwa penyaluran dana Baznas telah berjalan tepat sasaran. Menurutnya, bantuan yang disalurkan kepada fakir miskin maupun korban bencana benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Kami melihat penyaluran dana Baznas, baik untuk fakir miskin maupun daerah bencana, benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Karena itu kami tidak heran jika penerimaan Baznas terus meningkat. Kerja keras ini mohon dijaga dan dipertahankan. Saya memberikan dua jempol untuk Baznas," kata Husni.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa DPR tidak hanya menilai Baznas dari sisi laporan angka, tetapi juga dari efek riil di lapangan. Konsistensi penyaluran dan ketepatan sasaran menjadi faktor penting yang mendorong meningkatnya kepercayaan publik terhadap lembaga ini.
Dalam pandangan DPR, keberhasilan tersebut perlu terus dipertahankan agar peran zakat sebagai solusi sosial semakin optimal, terutama di tengah tantangan ekonomi dan kebencanaan yang masih sering terjadi.
Peningkatan Anggaran dan Program Dinilai Signifikan
Apresiasi juga datang dari Anggota Komisi VIII DPR RI Hasan Basri Agus. Ia menilai kinerja Baznas dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang sangat positif, baik dari sisi program maupun peningkatan anggaran yang dikelola.
"Tidak bisa dipungkiri, kerja Baznas luar biasa. Peningkatan anggarannya juga sangat signifikan. Keberadaan Baznas sangat dirasakan, terutama dalam berbagai kerja sama dan program yang telah dijalankan," ujarnya.
Hasan Basri Agus menyoroti bahwa peningkatan anggaran tidak terjadi begitu saja, melainkan merupakan buah dari kepercayaan masyarakat dan efektivitas program Baznas. Semakin besar kepercayaan, semakin besar pula potensi zakat yang terhimpun dan disalurkan.
Menurutnya, sinergi antara Baznas dengan berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan tersebut. Kerja sama lintas sektor memungkinkan program-program sosial berjalan lebih luas dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat.
Sinergi Lintas Lembaga Perkuat Perlindungan Sosial
Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq turut memberikan apresiasi, khususnya pada kolaborasi lintas lembaga dalam menangani persoalan sosial dan kemanusiaan. Ia menilai kerja kolektif menjadi fondasi penting dalam memastikan perlindungan masyarakat berjalan optimal.
"Kami mengapresiasi kerja keras semua pihak, mulai dari Kementerian Sosial, BNPB, BPKH, hingga Baznas, dalam melayani dan melindungi masyarakat," ucapnya.
Pernyataan ini menegaskan bahwa Baznas tidak bekerja sendiri. Dalam berbagai penanganan bencana dan program sosial, koordinasi dengan kementerian dan lembaga lain menjadi penentu keberhasilan di lapangan.
Bagi DPR, model kerja kolaboratif seperti ini perlu terus diperkuat agar respon terhadap persoalan sosial dapat dilakukan lebih cepat, terukur, dan berkelanjutan.
Baznas Tegaskan Peran Negara dalam Pengelolaan ZIS
Menanggapi berbagai apresiasi dari DPR, Ketua Baznas RI Noor Achmad menegaskan bahwa Baznas merupakan amil zakat negara yang memiliki mandat strategis. Menurutnya, kehadiran negara melalui Baznas bertujuan memperkuat pengelolaan ZIS sebagai instrumen pengentasan kemiskinan.
"Baznas adalah amil zakat negara. Dengan demikian negara hadir untuk memperkuat zakat, infak, dan sedekah dalam rangka pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat," tutur Noor Achmad.
Ia menilai dukungan DPR menjadi motivasi bagi Baznas untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola dan program. Penguatan sistem pengelolaan ZIS diharapkan mampu menjawab tantangan sosial yang semakin kompleks.
Peran negara melalui Baznas juga dipandang penting untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, serta keberlanjutan program zakat di tingkat nasional.
Fokus Pemulihan Pascabencana di Wilayah Sumatera
Dalam kesempatan tersebut, Noor Achmad juga memaparkan progres bantuan pemulihan pascabencana, khususnya di wilayah Sumatera. Ia menyebutkan bahwa pada bidang sosial keagamaan, nilai bantuan yang telah disalurkan mencapai Rp80,5 miliar.
Dana tersebut digunakan untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana, termasuk pembangunan fasilitas keagamaan dan sosial. Langkah ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang Baznas dalam membangun kembali kehidupan masyarakat pascabencana.
Bagi DPR, capaian tersebut menjadi bukti konkret bahwa dana ZIS tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga berkontribusi pada pemulihan dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
ZIS Sebagai Instrumen Strategis Kesejahteraan Umat
Apresiasi DPR terhadap Baznas RI mencerminkan pengakuan atas peran strategis zakat dalam sistem kesejahteraan nasional. Dengan tata kelola yang baik, ZIS mampu menjadi solusi nyata bagi persoalan kemiskinan, bencana, dan ketimpangan sosial.
Ke depan, DPR berharap Baznas terus menjaga integritas, profesionalisme, dan inovasi dalam pengelolaan dana umat. Sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dinilai penting untuk memastikan manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas.
Dengan dukungan negara, kepercayaan publik, dan kolaborasi lintas lembaga, Baznas diharapkan semakin kokoh sebagai garda terdepan pengelolaan ZIS demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Standar Baru Industri Nikel: MMP Prioritaskan K3 dan Operasi Berkelanjutan
- Jumat, 06 Februari 2026
Prabowo-Albanese Perkuat Kemitraan Strategis Hilirisasi dan Ketahanan Pangan
- Jumat, 06 Februari 2026
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Ujian Carrick dan Duel Panas Anfield
- Jumat, 06 Februari 2026
Strategi Transfer Liverpool: Tikung Chelsea Demi Jeremy Jacquet Rp1,4 Triliun
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Ucapan Hari Australia dari Prabowo Tegaskan Hubungan Tetangga Dekat Mitra Strategis Regional
- Jumat, 06 Februari 2026
Suzuki eVitara Masuk Pasar Mobil Listrik Indonesia dengan Strategi Nilai Premium Berbeda
- Jumat, 06 Februari 2026
Regulasi Keselamatan Baru Cina Ubah Desain Mobil Listrik dan Tren Gagang Pintu
- Jumat, 06 Februari 2026












