Jumat, 06 Februari 2026

IHSG Bangkit, Ini Aset Investasi Rekomendasi dari BRI Danareksa

IHSG Bangkit, Ini Aset Investasi Rekomendasi dari BRI Danareksa
IHSG Bangkit, Ini Aset Investasi Rekomendasi dari BRI Danareksa

JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya menunjukkan taringnya kembali. Pada perdagangan Selasa (3 Februari 2026), IHSG melesat 1,57% ke level 8.047,22 pada pukul 13.10 WIB.

Meskipun pasar sedang dalam tren pemulihan (rebound), bayang-bayang volatilitas ekstrem yang terjadi beberapa waktu lalu masih segar dalam ingatan para pelaku pasar.

Menyikapi dinamika ini, BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menyarankan investor untuk tetap waspada dan mulai melirik aset safe haven atau instrumen berpendapatan tetap. Strategi ini dianggap krusial untuk menjaga stabilitas portofolio dari potensi guncangan indeks saham yang tidak terduga.

Baca Juga

BCA Memperkuat Strategi Mitigasi untuk Menekan Risiko Kredit KPR

Tiga Instrumen Utama Penjaga Portofolio

Chory Agung Ramdhani, Customer Engagement & Market Analyst Department Head BRIDS, menekankan bahwa pilihan instrumen saat ini harus difokuskan pada perlindungan nilai dan likuiditas. Berikut adalah tiga aset rekomendasi utama:

Emas: Dipilih sebagai instrumen lindung nilai (hedging) klasik. Emas memiliki potensi kenaikan (capital gain) antara 10% hingga 15% jika ketidakpastian pasar saham terus berlanjut hingga pertengahan tahun ini.

Surat Berharga Negara (SBN) Ritel: Instrumen seperti ORI atau Sukuk Ritel dinilai sangat aman karena bebas risiko gagal bayar. Dengan pajak obligasi yang kini lebih rendah dari bunga deposito, SBN menawarkan imbal hasil bersih yang sangat kompetitif.

Reksadana Pasar Uang: Menjadi solusi terbaik untuk menjaga likuiditas dengan risiko penurunan nilai yang sangat minimal.

Panduan Investasi Berdasarkan Horizon Waktu

BRI Danareksa juga memberikan peta jalan investasi yang disesuaikan dengan target jangka waktu investor agar hasil yang didapat lebih optimal:

Jangka WaktuInstrumen RekomendasiEstimasi Imbal Hasil (Per Tahun)
Pendek (< 1 Tahun)Reksadana Pasar Uang & Deposito4,5% – 5,5%
Menengah (1 – 3 Tahun)SBN Ritel (ORI/SR) & Obligasi Negara6,0% – 6,5%
Panjang (> 5 Tahun)Akumulasi Emas Secara BertahapPotensi pertumbuhan melampaui inflasi

Regan

Regan

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Strategi KUR BRI Katalis Pertanian dan Ketahanan Pangan Nasional 2026

Strategi KUR BRI Katalis Pertanian dan Ketahanan Pangan Nasional 2026

Medco Energi Amankan Kredit Rp8 Triliun dari BNI untuk Strategi Korporasi Masa Depan

Medco Energi Amankan Kredit Rp8 Triliun dari BNI untuk Strategi Korporasi Masa Depan

Penurunan Drastis Harga dan Buyback Emas Antam Hari Ini

Penurunan Drastis Harga dan Buyback Emas Antam Hari Ini

Harga Emas Perhiasan 6 Februari 2026: Koreksi Tajam di Level Rp2,415 Juta

Harga Emas Perhiasan 6 Februari 2026: Koreksi Tajam di Level Rp2,415 Juta

Permintaan Emas Dunia 2025 Cetak Rekor, Perubahan Pola Investor Global

Permintaan Emas Dunia 2025 Cetak Rekor, Perubahan Pola Investor Global