Harga Emas Pegadaian Hari Ini ‘Meledak’ Lagi, UBS Naik Hampir Rp90.000 per Gram
- Rabu, 28 Januari 2026
JAKARTA - Harga emas batangan di Pegadaian kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah, setelah sebelumnya sempat mengalami koreksi tipis.
Lonjakan harga ini terjadi pada hampir seluruh produk emas yang dijual di Pegadaian, termasuk UBS dan Galeri24, menandakan tren kenaikan yang kuat di awal tahun 2026.
Berdasarkan data terbaru dari laman resmi Sahabat Pegadaian, harga emas UBS melonjak dari Rp3.002.000 per gram pada Selasa, 27 Januari 2026 menjadi Rp3.091.000 per gram pada Rabu, mengalami kenaikan Rp89.000 dalam satu hari saja. Kenaikan ini menandai posisi tertinggi sepanjang masa bagi emas UBS dan semakin memperkuat minat masyarakat terhadap investasi emas di tengah volatilitas pasar global.
Baca JugaMandiri Debit Gold Visa Minimal Saldo Berapa? Wajib Tahu Ini!
Produk emas lainnya, Galeri24, juga menunjukkan tren positif serupa. Harga emas Galeri24 naik dari Rp2.955.000 per gram menjadi Rp3.024.000 per gram, atau naik Rp69.000 dalam sehari. Lonjakan ini menegaskan kembali posisi emas sebagai aset aman (safe haven) yang diminati investor, terutama ketika kondisi pasar saham dan mata uang bergerak fluktuatif.
Rincian Harga Emas Pegadaian per 28 Januari 2026
Bagi masyarakat yang ingin menambah portofolio investasi atau melakukan transaksi emas, berikut daftar lengkap harga emas terbaru di Pegadaian, baik UBS maupun Galeri24:
Harga Emas UBS
0,5 gram: Rp 1.670.000
1 gram: Rp 3.091.000
2 gram: Rp 6.134.000
5 gram: Rp 15.156.000
10 gram: Rp 30.154.000
25 gram: Rp 75.235.000
50 gram: Rp 150.162.000
100 gram: Rp 300.206.000
250 gram: Rp 750.293.000
500 gram: Rp 1.498.825.000
Harga Emas Galeri24
0,5 gram: Rp 1.586.000
1 gram: Rp 3.024.000
2 gram: Rp 5.959.000
5 gram: Rp 14.788.000
10 gram: Rp 29.497.000
25 gram: Rp 73.561.000
50 gram: Rp 147.004.000
100 gram: Rp 293.863.000
250 gram: Rp 732.852.000
500 gram: Rp 1.465.703.000
1.000 gram (1 Kg): Rp 2.931.406.000
Pegadaian menyediakan emas batangan ini dalam berbagai ukuran, dari setengah gram hingga 1 kilogram, sehingga memudahkan masyarakat untuk investasi sesuai kemampuan finansial.
Faktor Kenaikan Harga Emas
Kenaikan harga emas hari ini tidak terlepas dari beberapa faktor global dan domestik:
Gejolak Pasar Global: Ketidakpastian ekonomi, termasuk fluktuasi nilai tukar dolar AS dan ketegangan geopolitik, mendorong investor beralih ke emas sebagai aset aman.
Permintaan Investor Domestik: Di tengah inflasi dan volatilitas pasar saham, masyarakat Indonesia semakin mencari instrumen investasi yang relatif stabil, salah satunya emas batangan.
Kinerja Pasar Komoditas: Tren kenaikan harga emas di bursa internasional turut memengaruhi harga jual di Pegadaian dan Antam.
Analis pasar menilai, kenaikan ini masih berpotensi berlanjut jika tekanan inflasi global dan ketidakpastian ekonomi internasional tetap tinggi. Emas menjadi salah satu instrumen lindung nilai (hedging) yang menarik bagi investor ritel maupun institusi.
Dampak bagi Masyarakat dan Investor
Kenaikan harga emas memberikan beberapa implikasi:
Investor Ritel: Dapat menjadi momen strategis untuk menambah kepemilikan emas atau melakukan diversifikasi portofolio investasi.
Penabung Emas: Bagi masyarakat yang rutin menabung emas di Pegadaian, kenaikan harga berarti nilai tabungan meningkat signifikan dalam waktu singkat.
Masyarakat Umum: Harga emas yang tinggi bisa mendorong minat membeli lebih selektif, namun tetap menjadi instrumen penting untuk perlindungan nilai aset.
Kesimpulan
Harga emas Pegadaian hari ini menunjukkan lonjakan signifikan, terutama untuk produk UBS yang naik hampir Rp90.000 per gram. Tren ini menegaskan kembali emas sebagai instrumen investasi yang aman dan menguntungkan, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Bagi masyarakat dan investor, pemantauan harga harian sangat penting, baik untuk membeli maupun menjual emas, agar keputusan investasi dapat lebih optimal dan tepat waktu.
Regan
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gen Z Jangan FOMO! Ini Risiko Ambil KPR Tanpa Hitung Daya Beli di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Bank Jateng Perluas KPR Subsidi di Batang: Gandeng 40 Pengembang untuk Hunian MBR
- Jumat, 06 Februari 2026
Analisis Saham Sektor Konsumsi: Strategi Investasi ICBP, SIDO, dan CMRY di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Gen Z Jangan FOMO! Ini Risiko Ambil KPR Tanpa Hitung Daya Beli di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Bank Jateng Perluas KPR Subsidi di Batang: Gandeng 40 Pengembang untuk Hunian MBR
- Jumat, 06 Februari 2026
Analisis Saham Sektor Konsumsi: Strategi Investasi ICBP, SIDO, dan CMRY di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026










