Sabtu, 07 Februari 2026

Persebaya Bungkam PSIM Tiga Gol Tanpa Balas di Pekan Delapan Belas

Persebaya Bungkam PSIM Tiga Gol Tanpa Balas di Pekan Delapan Belas
Persebaya Bungkam PSIM Tiga Gol Tanpa Balas di Pekan Delapan Belas

JAKARTA - Persebaya Surabaya menunjukkan performa solid saat melakoni laga tandang melawan PSIM Yogyakarta pada lanjutan pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026. 

Bermain di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu sore WIB, tim tamu tampil efektif dan membawa pulang kemenangan meyakinkan. Bajul Ijo sukses menaklukkan tuan rumah dengan skor telak 3-0.

Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Persebaya dalam menjaga posisi mereka di papan atas klasemen sementara. Tambahan tiga poin membuat tim asal Surabaya tersebut kini mengoleksi 31 poin dari 18 pertandingan dan bertengger di peringkat keenam. Di sisi lain, PSIM Yogyakarta harus rela tertahan di posisi ketujuh karena terpaut satu poin dari lawannya pada laga ini.

Baca Juga

Cara Beli Tiket Ragunan dalam 2 Metode, Cepat dan Efisien

Sejak awal pertandingan, kedua tim memperlihatkan ambisi besar untuk meraih kemenangan. PSIM yang bertindak sebagai tuan rumah berusaha memanfaatkan dukungan publik sendiri, sementara Persebaya tampil percaya diri dengan organisasi permainan yang rapi dan disiplin.

Jalannya pertandingan berlangsung cukup seimbang pada fase awal, namun efektivitas penyelesaian akhir menjadi pembeda utama yang membuat Persebaya keluar sebagai pemenang meyakinkan di laga ini.

Awal laga berlangsung ketat dan penuh kehati-hatian

PSIM Yogyakarta dan Persebaya Surabaya sama-sama memulai pertandingan dengan tempo sedang. Kedua tim tampak berhati-hati dalam membangun serangan demi menghindari kesalahan di menit-menit awal. Hingga laga berjalan lebih dari 15 menit, belum ada peluang matang yang benar-benar mengancam gawang masing-masing tim.

Peluang pertama yang cukup berbahaya justru hadir dari kubu PSIM pada menit ke-17. Kesalahan Risto Mitrevski dalam mengirim bola nyaris dimanfaatkan oleh Nermin Haljeta. Beruntung bagi Persebaya, kiper Ernando Ari tampil sigap dan cepat membaca arah bola sehingga peluang tersebut bisa digagalkan.

Persebaya mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas penguasaan bola. Meski demikian, PSIM juga tidak tinggal diam dan berusaha menekan melalui transisi cepat. Pada menit ke-30, Ezequiel Vidal mencoba peruntungan lewat tembakan keras dari luar kotak penalti, namun bola masih melenceng dari sasaran.

Situasi ini menggambarkan betapa ketatnya duel di lini tengah. Kedua tim saling menutup ruang dan memaksa lawan kesulitan menciptakan peluang bersih. Namun, Persebaya perlahan mulai menemukan ritme permainan terbaiknya.

Gol pembuka mengubah arah permainan

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-35, dan Persebaya menjadi tim yang lebih dulu membuka keunggulan. Gol tersebut berawal dari skema penguasaan bola yang rapi di area pertahanan PSIM. Bruno Moreira mengirimkan umpan matang ke dalam kotak penalti yang langsung disambut oleh Paulo Gali Freitas.

Gali Freitas yang datang dari lini kedua tanpa pengawalan langsung melepaskan penyelesaian akurat. Bola tak mampu diantisipasi kiper PSIM, dan Persebaya pun unggul 1-0. Gol ini menjadi momentum penting yang mengubah jalannya pertandingan.

Tertinggal satu gol, PSIM mencoba meningkatkan tempo permainan demi mencari gol balasan. Ezequiel Vidal kembali menjadi motor serangan dengan melepaskan tembakan langsung ke arah gawang pada menit ke-42. Namun, upayanya belum membuahkan hasil karena bola belum tepat sasaran.

Tambahan waktu dua menit diberikan pada akhir babak pertama. PSIM berusaha memaksimalkan kesempatan tersebut, tetapi solidnya pertahanan Persebaya membuat skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

PSIM berusaha bangkit di babak kedua

Memasuki babak kedua, PSIM Yogyakarta tampil lebih agresif. Laskar Mataram berupaya menekan sejak menit awal dengan harapan bisa segera menyamakan kedudukan. Serangan demi serangan dibangun melalui kedua sisi lapangan, namun masih kesulitan menembus pertahanan Bajul Ijo.

Persebaya memilih bermain lebih sabar dan menunggu momen yang tepat untuk melancarkan serangan balik. Hingga laga memasuki menit ke-60, PSIM masih belum menemukan celah berarti untuk mencetak gol. Penyelesaian akhir yang kurang maksimal serta rapatnya barisan belakang Persebaya menjadi kendala utama.

Situasi ini membuat PSIM mulai mengambil risiko dengan menaikkan garis pertahanan. Langkah tersebut justru memberi ruang bagi Persebaya untuk mengembangkan permainan dan menciptakan peluang yang lebih berbahaya.

Persebaya kian dominan dan menambah keunggulan

Tekanan Persebaya akhirnya kembali membuahkan hasil pada menit ke-74. Kali ini, Bruno Pereira mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari skema serangan cepat, Bruno Pereira berhasil memanfaatkan celah di pertahanan PSIM dan melepaskan tembakan yang berbuah gol kedua bagi tim tamu.

Gol ini semakin memukul mental PSIM yang sejak awal babak kedua berusaha keras mengejar ketertinggalan. Persebaya semakin nyaman mengendalikan permainan dan tidak terburu-buru dalam mengatur tempo.

PSIM tetap mencoba bertahan dan mencari gol hiburan, namun organisasi permainan mereka mulai terlihat goyah. Persebaya memanfaatkan situasi tersebut untuk terus menekan dan mencari tambahan gol.

Penutup sempurna dari Rachmat Irianto

Dominasi Persebaya akhirnya ditutup dengan gol ketiga pada menit ke-84. Rachmat Irianto sukses mencetak gol yang memastikan kemenangan telak Bajul Ijo. Gol tersebut lahir dari situasi yang terbangun dengan baik, menunjukkan koordinasi dan kedalaman skuad Persebaya.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 untuk keunggulan Persebaya tidak berubah. Kemenangan ini menjadi bukti efektivitas permainan tim tamu yang mampu memaksimalkan peluang, sekaligus menunjukkan kelemahan PSIM dalam penyelesaian akhir.

Hasil ini membuat Persebaya semakin percaya diri menatap pertandingan-pertandingan selanjutnya di BRI Super League 2025/2026. Sementara bagi PSIM, kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting agar mampu tampil lebih tajam dan konsisten di laga-laga berikutnya.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

15 Tanaman Hias Depan Rumah yang Mudah Dirawat dan Terlihat Indah

15 Tanaman Hias Depan Rumah yang Mudah Dirawat dan Terlihat Indah

Rekomendasi Hotel di Penang untuk Semua Budget, Mulai Rp 600 Ribuan!

Rekomendasi Hotel di Penang untuk Semua Budget, Mulai Rp 600 Ribuan!

Hansi Flick Ungkap Strategi Barcelona Raih Gelar Liga Champions Musim Ini

Hansi Flick Ungkap Strategi Barcelona Raih Gelar Liga Champions Musim Ini

Hector Souto Tanggapi Keraguan Asing Usai Indonesia Tembus Final Piala Asia

Hector Souto Tanggapi Keraguan Asing Usai Indonesia Tembus Final Piala Asia

Lamine Yamal Jadi Ancaman Utama Barcelona dengan Dribel Paling Efektif Liga Spanyol

Lamine Yamal Jadi Ancaman Utama Barcelona dengan Dribel Paling Efektif Liga Spanyol