PGE Tingkatkan Edukasi Publik Tentang Energi Panas Bumi Indonesia
- Senin, 22 Desember 2025
JAKARTA - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) memperkuat upaya edukasi publik mengenai energi panas bumi sebagai salah satu sumber energi terbarukan utama bagi Indonesia.
Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan dukungan masyarakat terhadap transisi energi nasional.
Corporate Secretary PGE, Kitty Andhora, menekankan pentingnya komunikasi yang selaras dengan prinsip tata kelola perusahaan. Menurutnya, transparansi dan keterbukaan informasi menjadi fondasi membangun kepercayaan publik sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pengembangan energi bersih.
Baca JugaASN Kementerian ESDM Perkuat Tata Kelola Tambang Lewat Big Data
“Kami akan terus menyampaikan potensi dan manfaat energi panas bumi secara relevan, agar publik dan pemangku kepentingan memahami serta mendukung agenda transisi energi,” ujar Kitty di Jakarta, Senin.
Potensi Panas Bumi dan Proyek Strategis PGE
Sebagai pelopor pengembangan energi panas bumi di Indonesia, PGE telah memiliki pengalaman lebih dari 40 tahun. Saat ini, perusahaan mengelola kapasitas terpasang sebesar 727 megawatt (MW) melalui enam wilayah operasi yang dikelola secara mandiri.
Selain itu, PGE tengah mengembangkan sejumlah proyek strategis. Salah satunya adalah PLTP Hululais Unit 1 & 2 dengan kapasitas 110 MW, serta proyek co-generation dengan total kapasitas mencapai 230 MW. Proyek ini menjadi bagian penting untuk memperkuat bauran energi bersih nasional.
Kitty menambahkan bahwa pengembangan proyek tersebut tidak hanya berfokus pada produksi energi, tetapi juga pada peningkatan pemahaman masyarakat tentang kontribusi panas bumi terhadap energi terbarukan dan pengurangan emisi karbon.
Pengakuan Atas Kinerja Komunikasi Korporat PGE
Upaya komunikasi yang konsisten membuat PGE meraih Best Corporate Secretary Awards 2025 dan Best PR Leader 2025 dalam The Iconomics Summit: The Face of Indonesia. Penghargaan ini menunjukkan peran strategis PGE dalam menyampaikan kinerja operasional serta agenda keberlanjutan secara terbuka.
Kitty menjelaskan, penghargaan ini juga menjadi pengingat agar PGE terus meningkatkan kualitas komunikasi agar lebih transparan, konsisten, dan berdampak nyata. “Ini bukan sekadar apresiasi, tetapi dorongan bagi kami untuk memperkuat komunikasi yang mendukung keberlanjutan bisnis dan transisi energi,” katanya.
Selain itu, penilaian The Iconomics Summit 2025 menunjukkan PGE memiliki kinerja komunikasi yang positif pada beberapa indikator utama. Di antaranya reputasi bisnis dan komersial, kepemimpinan dan pengelolaan sumber daya manusia, serta kontribusi sosial dan kewargaan.
Komitmen PGE dalam Transisi Energi Nasional
Komitmen PGE dalam menerapkan prinsip keterbukaan informasi dan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) menjadi bagian dari strategi korporat. Perusahaan berupaya menjaga keseimbangan antara kinerja operasional dan keberlanjutan lingkungan.
Kitty menegaskan bahwa komunikasi publik bukan hanya tentang menyampaikan pencapaian, tetapi juga edukasi tentang manfaat energi panas bumi bagi masyarakat luas. Pendekatan ini diyakini mampu meningkatkan kesadaran publik dan mendorong dukungan terhadap energi terbarukan.
Melalui strategi ini, PGE berharap masyarakat dapat lebih memahami pentingnya energi panas bumi sebagai sumber energi bersih yang berkelanjutan. Langkah ini sekaligus mendukung agenda nasional dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan menurunkan emisi karbon.
Dengan kapasitas terpasang dan proyek strategis yang terus dikembangkan, PGE siap menjadi motor penggerak transisi energi Indonesia. Edukasi publik yang intensif dan komunikasi yang transparan diharapkan menjadikan panas bumi sebagai energi andalan masa depan.
Enday Prasetyo
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gen Z Jangan FOMO! Ini Risiko Ambil KPR Tanpa Hitung Daya Beli di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Bank Jateng Perluas KPR Subsidi di Batang: Gandeng 40 Pengembang untuk Hunian MBR
- Jumat, 06 Februari 2026
Analisis Saham Sektor Konsumsi: Strategi Investasi ICBP, SIDO, dan CMRY di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Investasi & Geopolitik: India Pangkas Pembelian Minyak Rusia, AS Siap Ambil Alih Pasar?
- Jumat, 06 Februari 2026
Teknologi Truk Listrik Otonomos China Revolusi Tambang Ramah Lingkungan
- Jumat, 06 Februari 2026
Standar Baru Industri Nikel: MMP Prioritaskan K3 dan Operasi Berkelanjutan
- Jumat, 06 Februari 2026
Prabowo-Albanese Perkuat Kemitraan Strategis Hilirisasi dan Ketahanan Pangan
- Jumat, 06 Februari 2026













