Selasa, 31 Maret 2026

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Minyak Juni 2025: Dampaknya terhadap Harga dan Ekonomi Global

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Minyak Juni 2025: Dampaknya terhadap Harga dan Ekonomi Global
OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Minyak Juni 2025: Dampaknya terhadap Harga dan Ekonomi Global

JAKARTA - Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan Sekutunya (OPEC+) telah memutuskan untuk meningkatkan produksi minyak sebesar 411.000 barel per hari (bph) mulai Juni 2025. Keputusan ini menandai bulan kedua berturut-turut percepatan produksi, meskipun harga minyak global mengalami penurunan dan proyeksi permintaan cenderung melemah.
 

Latar Belakang Keputusan OPEC+
 

Pada awal Maret 2025, OPEC+ mengumumkan rencana untuk secara bertahap meningkatkan produksi minyak setelah periode pemotongan produksi yang dimulai pada akhir 2022. Rencana ini mencakup peningkatan produksi sebesar 2,2 juta barel per hari (bpd) selama 18 bulan, dimulai pada April 2025 dan direncanakan selesai pada September 2026. Negara-negara seperti Arab Saudi, Rusia, Irak, Uni Emirat Arab (UEA), Kuwait, Kazakhstan, Aljazair, dan Oman berkomitmen untuk melaksanakan rencana ini secara bertahap dan fleksibel, dengan mempertimbangkan kondisi pasar yang berkembang. 

David

David

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 30 Maret 2026 Seluruh Indonesia

Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 30 Maret 2026 Seluruh Indonesia

Promo Tukar Elpiji 3 Kg Jadi Bright Gas Gratis Masih Berlangsung Terbatas

Promo Tukar Elpiji 3 Kg Jadi Bright Gas Gratis Masih Berlangsung Terbatas

Pemprov DKI Perkuat Pertanian Perkotaan Lewat Program Urban Farming Modern

Pemprov DKI Perkuat Pertanian Perkotaan Lewat Program Urban Farming Modern

Upaya Petani Meningkatkan Kualitas Produksi Karet Di Tengah Tren Positif

Upaya Petani Meningkatkan Kualitas Produksi Karet Di Tengah Tren Positif

Jasa Marga Catat 2,77 Juta Kendaraan Kembali ke Jakarta Hingga H+7

Jasa Marga Catat 2,77 Juta Kendaraan Kembali ke Jakarta Hingga H+7