Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat tajam pada awal perdagangan hari ini, Rabu (26/3/2025). IHSG tercatat naik sebesar 3% atau 186,82 poin ke level 6.422,44 pada pukul 09:26 WIB.
Kenaikan signifikan ini didorong oleh lonjakan saham-saham bank pelat merah yang mencatatkan penguatan tinggi. Berdasarkan data perdagangan, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melesat 7%, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik 6,6%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) meningkat 4%, dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menguat 5%.
Pergerakan positif IHSG ini juga tercermin dari mayoritas saham di bursa yang berada di zona hijau. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 396 saham mengalami kenaikan, 99 saham terkoreksi, dan 136 saham stagnan. Nilai transaksi di pasar saham telah mencapai Rp 21,7 triliun dengan volume perdagangan sebesar 10,22 miliar saham dalam 188.579 kali transaksi.
Baca JugaEkspansi MRT Timur Barat Jadi Magnet Baru Properti Blok M Hingga Balaraja
Kinerja IHSG Melanjutkan Tren Positif
IHSG melanjutkan tren positif yang telah terjadi pada perdagangan sebelumnya, Selasa 25 Maret 2025, di mana indeks menguat 1,61%. Kenaikan ini didorong oleh optimisme pasar terhadap saham-saham perbankan BUMN yang baru saja mengumumkan pembagian dividen.
Dua emiten perbankan pelat merah, BBRI dan BMRI, telah mengumumkan besaran dividen dari laba tahun buku 2024. Koreksi harga saham yang terjadi sebelumnya membuat imbal hasil dividen kedua bank tersebut semakin menarik bagi investor.
Analis pasar modal memperkirakan bahwa kenaikan IHSG masih akan didorong oleh sentimen dividen dan berbagai faktor eksternal lainnya. “Pergerakan indeks hari ini mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap kinerja bank-bank BUMN yang tetap solid di tengah volatilitas ekonomi global,” ujar seorang analis dari sekuritas terkemuka di Jakarta.
Faktor Penggerak Pasar Hari Ini
Beberapa faktor lain yang turut mempengaruhi pergerakan pasar hari ini antara lain Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dari bank-bank BUMN, meningkatnya aktivitas mudik menjelang Lebaran, serta rilis data ekonomi dari Amerika Serikat yang berpotensi mempengaruhi arus modal global.
Hari ini, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dijadwalkan menggelar RUPST. Dalam rapat tersebut, bank berencana untuk membagikan dividen dengan rasio antara 55%-60% dari laba bersih tahun buku 2024. “Kebijakan dividen ini menjadi faktor positif yang membuat saham BBNI semakin diminati investor,” ujar seorang eksekutif perbankan yang enggan disebutkan namanya.
Dengan hanya tersisa dua hari perdagangan sebelum akhir bulan Maret, para pelaku pasar diperkirakan masih akan aktif melakukan transaksi. IHSG berpotensi melanjutkan penguatan jika sentimen positif dari sektor perbankan dan perkembangan ekonomi global tetap terjaga.
Rapli
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gen Z Jangan FOMO! Ini Risiko Ambil KPR Tanpa Hitung Daya Beli di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Bank Jateng Perluas KPR Subsidi di Batang: Gandeng 40 Pengembang untuk Hunian MBR
- Jumat, 06 Februari 2026
Analisis Saham Sektor Konsumsi: Strategi Investasi ICBP, SIDO, dan CMRY di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Indomobil eMotor Perkuat Pasar Motor Listrik Nasional Lewat Peluncuran QT Series Terbaru
- Jumat, 06 Februari 2026
Linktown Relokasi Kantor Surabaya Perkuat Ekspansi Pasar Properti Jawa Timur Nasional
- Jumat, 06 Februari 2026
Ciputra Fokus Optimalkan Mal Eksisting Saat Pasokan Baru Terbatas 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Tokopedia dan TikTok Shop Dorong Penjual Affiliate Menembus Pasar Global
- Jumat, 06 Februari 2026













