SpaceX Gelar IPO Terbesar Sepanjang Sejarah dengan Valuasi 1,77 Triliun

Ilustrasi: Perusahaan menjual 555,56 juta saham dalam penawaran umum perdana senilai 75 miliar dolar. (Foto: NET)
Penulis: Akbar
Jumat, 12 Juni 2026 | 14:07:15 WIB

JAKARTA – SpaceX milik Elon Musk pada hari Kamis mengumumkan penetapan harga penawaran umum perdana sebesar $135 per saham. Perusahaan berhasil mengumpulkan dana sebesar $75 miliar dalam IPO terbesar sepanjang sejarah Amerika Serikat.

Perusahaan menjual 555,56 juta saham kepada investor. Penjualan ini menetapkan valuasi fantastis bagi produsen roket dan pesawat ruang angkasa tersebut senilai $1,77 triliun.

Valuasi tersebut mencetak rekor baru untuk sebuah penawaran umum perdana. SpaceX akan menempati peringkat ketujuh di antara perusahaan terdaftar di Amerika Serikat saat perdagangan dimulai di Nasdaq pada hari Jumat.

Penilaian senilai $1,77 triliun didasarkan pada total 13,08 miliar saham yang beredar. Angka ini berpotensi meningkat jika penjamin emisi menggunakan opsi mereka untuk menjual saham tambahan dalam 30 hari ke depan.

Valuasi perusahaan ini melampaui raksasa lain seperti JPMorgan Chase, Berkshire Hathaway, Eli Lilly, Meta Platforms, dan Tesla. Penetapan harga tersebut terjadi meskipun SpaceX mencatatkan kerugian tahun lalu dengan pendapatan yang lebih rendah dibandingkan dengan perusahaan berkapitalisasi besar lainnya.

Sebelumnya, IPO terbesar adalah penawaran Saudi Aramco pada Desember 2019 yang mengumpulkan $25,6 miliar dengan valuasi $1,71 triliun. Jika disesuaikan dengan inflasi, Aramco mengumpulkan $33,2 miliar dengan valuasi sebesar $2,21 triliun.

SpaceX mengalokasikan 30 persen saham untuk para pembeli ritel. Perusahaan menetapkan harga penawaran pada hari Kamis tanpa melalui roadshow tradisional yang biasa digunakan bankir untuk menegosiasikan syarat IPO.

Reporter: Akbar