INDY Kucurkan Capex 100 Persen untuk Sektor Nonbatu Bara Awal Tahun 2026

PT Indika Energy (Sumber Gambar : kabarbursa.com)
Selasa, 26 Mei 2026 | 18:53:11 WIB

JAKARTA – PT Indika Energy Tbk. (INDY) mengumumkan realisasi penggunaan belanja modal atau capital expenditure (capex) yang menyentuh angka US$26,2 juta, atau setara dengan Rp445,37 miliar (berdasarkan kurs Jisdor BI Rp16.999 per dolar AS pada 31 Maret 2026). Keseluruhan dari dana belanja modal tersebut dianggarkan untuk mendorong perkembangan lini bisnis nonbatu bara yang dikelola oleh perseroan.

Melalui keterangan resminya, manajemen INDY menjelaskan bahwa komitmen perusahaan dalam memperkuat sektor bisnis nonbatu bara tercermin dari penyerapan capex di sepanjang triwulan pertama tahun 2026 yang mencapai US$26,2 juta.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, “Sebesar 100% dialokasikan seluruhnya untuk sektor nonbatu bara,” kata manajemen INDY.

Sektor mineral, khususnya proyek tambang emas Awak Mas, menyerap anggaran sebesar US$20,4 juta, sedangkan sisa dana senilai US$5,8 juta dialokasikan untuk mendukung berbagai program bisnis hijau.

Manajemen INDY juga menguraikan bahwa hingga tanggal 31 Maret 2026, kemajuan fisik dari Proyek Awak Mas telah mencapai 56,8% dari target yang ditentukan, dengan total dana yang sudah direalisasikan mencapai US$288,1 juta.

Direktur Utama dan CEO Indika Energy Azis Armand memaparkan bahwa Indika Energy tetap menunjukkan performa operasional yang kokoh melalui perolehan laba bersih sebesar US$7,0 juta pada kuartal I/2026, di tengah situasi industri energi global yang terus bergerak dinamis.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, “Kami terus memperkuat transformasi bisnis dengan seluruh belanja modal pada periode ini dialokasikan untuk proyek tambang emas Awak Mas dan berbagai inisiatif bisnis hijau,” ujar Azis dalam keterangan resminya.

Ia menambahkan bahwa langkah strategis ini menjadi fondasi penting bagi target jangka panjang INDY yang selaras dengan arah transisi energi global menuju era net-zero.

Reporter: Gemilang Ramadhan