Telkom Resmikan Community Gateway Wamena, Perkuat Digital Papua

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:16:47 WIB
Plt. CEO Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Angga Raka Prabowo dan Direktur Utama Telkom Dian Siswarini meresmikan Community Gateway Wamena di Stasiun Bumi Sedang (SBS). (Foto: espos.id)

WAMENA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak usahanya, PT Telkomsat, resmi mengoperasikan Community Gateway Wamena pada Jumat, 8 Mei 2026, di Kabupaten Jayawijaya, Wamena, Papua. 

Infrastruktur ini disiapkan sebagai penyangga utama koneksi di wilayah Papua Pegunungan sekaligus langkah strategis mewujudkan pemerataan transformasi digital nasional, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Fasilitas ini berperan sebagai akses utama layanan satelit untuk Papua Pegunungan serta pusat distribusi konektivitas digital di area tersebut. 

Sebelumnya, pada Desember 2025, TelkomGroup juga telah meluncurkan Community Gateway Merauke sebagai akses cadangan sekaligus gerbang satelit berstandar internasional pertama di Asia Tenggara.

Community Gateway merupakan sarana penghubung jaringan satelit yang menjadi titik masuk distribusi sinyal internet ke jaringan lokal. 

Fasilitas ini menerapkan teknologi satelit Low Earth Orbit (LEO) yang unggul karena memiliki latensi rendah dan koneksi lebih stabil untuk akses internet cepat.

Peresmian dilakukan secara daring dari Jayapura oleh Wamen Komdigi RI Angga Raka Prabowo, Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini, dan Direktur Wholesale and International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba. 

Hadir langsung di Wamena antara lain Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol, Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Velix Wanggai, Direktur Network Telkom Nanang Hendarno, dan Direktur Pengembangan Telkomsat Anggoro Kurnianto Widiawan.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini memaparkan bahwa pembangunan fasilitas ini merupakan bukti komitmen perusahaan dalam memastikan akses konektivitas bagi setiap warga. Infrastruktur ini menjadi solusi atas keterbatasan kabel darat guna meningkatkan kualitas layanan serta dasar pengembangan ekonomi digital. 

“Inisiatif ini sejalan dengan program pemerintah, khususnya pada pemerataan pembangunan digital, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan konektivitas hingga wilayah Papua Pegunungan,” ujar Dian sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Bagi TelkomGroup, operasional fasilitas ini menjadi titik penting perluasan jangkauan digital ke wilayah terpencil. Dengan internet adaptif, diharapkan kualitas pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi dapat meningkat. 

Kapasitas jaringan di Wamena yang saat ini 7 Gbps dapat ditingkatkan secara bertahap hingga 40 Gbps. Dian menambahkan bahwa fasilitas ini dibangun dengan konsep open access sehingga dapat digunakan oleh operator lain maupun institusi terkait.

Wamen Komdigi Angga Raka Prabowo menilai infrastruktur ini membuktikan komitmen pemerintah agar Indonesia Timur merasakan pemerataan digital. 

“Anak-anak muda semakin termotivasi belajar. UMKM dapat menjangkau pasar yang lebih besar. Sekolah dapat memperkuat pembelajaran digital dan layanan publik dapat hadir dengan lebih baik di tengah masyarakat,” tuturnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Velix Wanggai menilai fasilitas ini membawa perubahan transformatif bagi pembangunan Papua Pegunungan guna membangun kolaborasi hingga kawasan Pasifik. 

“Pembangunan Community Gateway adalah sebuah gerakan sosial menuju ekonomi yang lebih inklusif. Kami bisa mempromosikan wisata, kopi Papua, kampung-kampung wisata, dan berbagai potensi Papua Pegunungan melalui platform digital,” jelas Velix sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol juga berharap generasi muda memaksimalkan internet untuk ekonomi kreatif. 

“Kami ingin anak-anak muda Papua mampu menjadi pelaku ekonomi digital, petani modern, wirausaha kreatif, dan pemimpin masa depan dengan tetap berakar pada budaya dan jati diri Papua Pegunungan,” tutup Ones sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Terkini