OneMed Bukukan Laba Bersih 99 Miliar Rupiah Kuartal Satu 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 15:49:45 WIB
Ilustrasi PT Jayamas Medica Industri Tbk. (OMED) (FOTO: kontan.co.id)

JAKARTA – Emiten alat kesehatan PT Jayamas Medica Industri Tbk. (OMED) membukukan kinerja yang solid sepanjang kuartal I/2026. Perseroan mencatat pertumbuhan penjualan dan laba bersih, seiring dengan peningkatan volume penjualan dan penguatan permintaan alat kesehatan domestik.

Mengutip keterbukaan informasi, OMED membukukan penjualan bersih sebesar Rp572,2 miliar pada kuartal I/2026. Realisasi itu meningkat 31,1% secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan Rp436,3 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kenaikan volume penjualan sebesar 54,1% YoY menjadi 941,9 juta unit. Manajemen OMED menerangkan pertumbuhan itu sejalan dengan meningkatnya permintaan belanja pemerintah.

”Kenaikan volume ini juga sejalan dengan meningkatnya belanja pemerintah di sektor kesehatan pada awal tahun 2026, yang turut mendorong permintaan alat kesehatan di pasar domestik,” kata manajemen dalam keterbukaan informasi sebagaimana dilansir dari berita sumber, dikutip Minggu (10/5/2026).

Secara segmen, barang medis habis pakai (BMHP) mencatat pertumbuhan volume sebesar 83,2% YoY dengan total penjualan naik 22,6% YoY. Selain itu, segmen perawatan luka tumbuh 19,9% YoY, sedangkan segmen antiseptik dan cairan dialisis meningkat 12,6% YoY.

Di sisi lain, segmen diagnostik dan peralatan medis mencatat pertumbuhan sebesar 68,6% YoY, sementara segmen bioteknologi dan laboratorium melonjak 199,7% YoY. Adapun segmen furnitur rumah sakit justru turun 54,3% YoY mengikuti dinamika permintaan pasar.

Sejalan dengan meningkatnya penjualan, OMED turut membukukan laba bruto sebesar Rp205,9 miliar pada kuartal I/2026, naik 40,2% YoY. Margin laba bruto perseroan juga meningkat menjadi 36,0% dibandingkan 33,7% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Alhasil setelah dikurangi berbagai beban dan pajak, OMED membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp99 miliar pada kuartal I/2026, tumbuh 35,4% YoY dibandingkan Rp73,1 miliar pada kuartal I/2025. Margin laba bersih perseroan tetap terjaga di level 17,3%.

Dari sisi neraca, manajemen menyatakan perseroan menjaga posisi keuangan yang sehat dengan current ratio sebesar 11,1 kali dan rasio utang berbunga terhadap ekuitas sebesar 0,01 kali. Siklus kas perseroan juga membaik, dengan cash conversion cycle turun menjadi 202 hari dibandingkan 217 hari pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Ke depan, OMED menyiapkan sederet agenda ekspansi untuk menopang pertumbuhan bisnis. Perseroan berencana meluncurkan produk Intraocular Lens (IOL) produksi lokal pada kuartal IV/2026 guna menyasar pasar katarak domestik.

Selain itu, OMED juga bakal memperluas pasar ekspor ke Filipina, memperbesar jaringan ritel OneMed Medicom, serta menyiapkan National Distribution Center (NDC) baru di Jakarta guna memperkuat kapasitas distribusi dan logistik perseroan.

”Perseroan akan terus menyeimbangkan antara pertumbuhan volume dan profitabilitas melalui optimalisasi bauran produk, pengembangan produk, efisiensi operasional, serta ekspansi pasar domestik dan ekspor secara selektif,” tambah manajemen sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Terkini