JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan catatan koreksi sebanyak 9,45 poin (0,14 persen) ke angka 6.959,94 pada sesi pertama perdagangan, Senin (11/5/2026). Pergerakan IHSG pada hari ini terlihat berada di zona merah dengan rentang posisi 6.953 – 6.968.
Di saat yang sama, terdapat lima saham yang mengalami kenaikan tinggi hingga menembus jajaran top gainers, di mana MORA menjadi salah satunya.
Merujuk pada data RTI, volume saham yang ditransaksikan pada menit-menit awal mencapai 1,28 miliar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp 535,23 miliar dan frekuensi yang baru menyentuh 105.145 kali transaksi.
Tercatat ada 262 saham yang menguat, 205 saham yang melemah, serta 226 saham yang tidak mengalami perubahan posisi atau stagnan. Pihak Reliance Sekuritas memproyeksikan IHSG hari ini berpotensi bergerak turun di rentang support 6.877 serta resistance 7.057.
Dari sisi teknikal, Reliance Sekuritas memaparkan bahwa candle terakhir dari IHSG membentuk pola black marubozu, dan posisinya masih di bawah MA5 serta MA20 dengan indikator Stochastic yang menunjukkan dead cross.
Sebagaimana dilansir dari berita sumber, “Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG hari ini akan mengalami pelemahan,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya.
Pihak Reliance Sekuritas juga menyodorkan sejumlah saham pilihan untuk perdagangan hari ini, antara lain BBRI, BDMN, MEDC, dan UNVR.
Saham Top Gainers Pada pembukaan perdagangan sesi I, terdapat lima saham yang melesat tajam dan masuk dalam deretan top gainers. Kenaikan harga saham-saham ini berada di kisaran 10 persen sampai 23 persen.
Daftar lima saham top gainers tersebut meliputi PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) yang meningkat 23,53 persen ke harga Rp 168, PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) yang naik 16,24 persen ke level Rp 136, dan PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) yang menguat 12 persen ke Rp 8.400.
Selanjutnya, ada PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) yang terangkat 11,18 persen ke Rp 189 serta PT Haloni Jane Tbk (HALO) yang naik 10,23 persen ke angka Rp 97.