UMKM Wilayah Bencana Bangkit Lewat 13 Juta Transaksi E-Commerce

Senin, 11 Mei 2026 | 15:10:01 WIB
ilustrasi pelaku umkm (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PPR) menyatakan bahwa pemulihan ekonomi di daerah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat memperlihatkan kemajuan yang berarti. Hal ini terlihat dari naiknya angka transaksi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Berdasarkan data Satgas PRR per 8 Mei, volume transaksi UMKM melalui platform e-commerce menyentuh angka 13.209.182. Secara mendetail, di Aceh terdapat 87.746 transaksi dengan 1.396 produk. Lalu di Sumut ditemukan 9.781.946 transaksi dengan 631 produk. Sementara di Sumbar tercatat sebanyak 3.339.490 transaksi dengan 101 produk.

Jumlah keseluruhan transaksi ini memperlihatkan adanya kenaikan hingga 77 persen bila dibandingkan dengan keadaan pada akhir April, yang mana transaksi UMKM di e-commerce baru mencapai angka 7.461.422 di tiga area terdampak bencana di Sumatera tersebut.

Keberhasilan peningkatan transaksi UMKM di e-commerce ini berjalan selaras dengan percepatan distribusi bantuan stimulan ekonomi yang dialokasikan untuk menyokong aktivitas ekonomi para penyintas bencana di tiga wilayah terdampak.

Jika diperinci, dana sebesar Rp 250,48 miliar dari total Rp 254,44 miliar bantuan stimulan ekonomi sudah disalurkan secara merata kepada para penyintas di Aceh. 

Selanjutnya, dana Rp 53,38 miliar dari total Rp 62,90 miliar telah didistribusikan secara masif kepada penyintas di Sumut. Adapun sebesar Rp 16,83 miliar dari total Rp 17,74 miliar sudah diterima oleh penyintas bencana di Sumbar.

Juru Bicara Satgas PRR, Amran, menekankan bahwa pemulihan ekonomi bagi penyintas bencana merupakan prioritas paling utama dalam agenda rehabilitasi dan rekonstruksi di Sumatera. 

Ia menyampaikan bahwa kegiatan ekonomi di tiga daerah terdampak perlahan mulai pulih, sejalan dengan upaya pemulihan indikator ekonomi yang meliputi penguatan UMKM, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta perbaikan sarana pasar.

"Untuk peningkatan ekonomi sudah kami dorong terus, aktivitas ekonomi sudah hampir tuntas keseluruhan," kata Amran sebagaimana dilansir dari berita sumber pada siaran pers, Minggu (10/6/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Amran dalam agenda konferensi pers Satgas PRR di Jakarta pada Rabu (6/5/) yang lalu.

Sebagai tahap selanjutnya, Amran memastikan Satgas PRR bakal segera menyelesaikan renovasi pasar yang belum terjamah di tiga wilayah terdampak tersebut. Upaya ini dilakukan supaya perputaran ekonomi masyarakat di lokasi bencana dapat kembali normal seutuhnya.

"Di Sumbar sudah 100 persen (pasar). Kemudian di Sumut sudah 98 persen dan di Aceh 89 persen. Jadi tinggal beberapa pasar yang sedang dimaksimalkan agar bisa ditempati secepatnya," kata Amran sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Terkini