LUMAJANG – Dinas Koperasi Lumajang gelar pelatihan pemasaran digital UMKM di Desa Tempursari, dorong pelaku usaha kuasai media sosial dan marketplace demi memperluas jangkauan pasar secara online.
Pemerintah Kabupaten Lumajang mengambil langkah konkret dalam memperkuat daya saing pelaku usaha kecil di tingkat desa. Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lumajang menggelar pelatihan pemasaran berbasis digital khusus bagi pelaku UMKM, yang berlangsung di Balai Desa Tempursari, Kecamatan Kedungjajang, pada Selasa (28/4/2026).
"Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran produk, mulai dari penggunaan media sosial hingga platform marketplace," kata Sekretaris Desa Tempursari Muhammad Idris di sela pelatihan yang berlangsung di Balai Desa Tempursari, Kecamatan Kedungjajang, Lumajang, Selasa (28/4/2026).
Muhammad Idris menambahkan, pemerintah desa menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai sangat relevan dalam membantu pelaku UMKM memperbarui pengetahuan dan keterampilan pemasaran mereka. Harapannya, para pelaku usaha mampu mengikuti perkembangan zaman dan memanfaatkan peluang pasar daring secara maksimal.
Narasumber dari Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Lumajang, Maya Rahma, menyoroti peran strategis media sosial dalam lanskap pemasaran masa kini. Menurutnya, penguasaan platform digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendasar bagi pelaku UMKM yang ingin bertahan dan berkembang.
"Media sosial saat ini menjadi alat pemasaran yang sangat kuat. Pelaku UMKM harus mampu memanfaatkannya dengan baik, mulai dari membuat konten menarik hingga membangun interaksi dengan pelanggan," katanya.
Dukungan juga datang dari legislatif daerah. Anggota DPRD Kabupaten Lumajang Lancar Budi Utomo hadir langsung untuk memberikan dorongan semangat kepada peserta pelatihan. Kehadirannya menegaskan bahwa penguatan UMKM merupakan agenda bersama antara pemerintah desa, pemerintah kabupaten, dan wakil rakyat.
"Pelaku UMKM harus berani berinovasi dan memanfaatkan pemasaran digital. Dengan strategi yang tepat, produk lokal bisa menembus pasar yang lebih luas," ujar Lancar Budi Utomo di sela kegiatan pelatihan di Balai Desa Tempursari, Selasa (28/4/2026).
Selain pemaparan materi, peserta pelatihan juga langsung terlibat dalam sesi praktik pembuatan konten promosi digital. Antusiasme para peserta terlihat dalam setiap sesi diskusi maupun praktik yang berlangsung sepanjang kegiatan.
Melalui forum pelatihan ini, para pelaku UMKM di Desa Tempursari diharapkan semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu memperluas jangkauan pemasaran produk mereka. Sinergi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, dan DPRD dinilai menjadi kunci dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis usaha mikro yang berkelanjutan.