JAKARTA - IHSG menguat pada perdagangan Senin 27 April 2026 pagi dengan dukungan kenaikan saham INCO, BRPT, dan BREN yang mendominasi jajaran top gainers indeks LQ45.
Aktivitas pasar modal di awal pekan ini menunjukkan gairah yang positif seiring dengan masuknya kembali minat beli para investor pada saham-saham berkapitalisasi besar. Kondisi makroekonomi yang relatif stabil memberikan ruang bagi indeks untuk bergerak menjauhi area konsolidasi pada pembukaan sesi pertama.
Beberapa emiten di sektor energi dan infrastruktur terpantau menjadi penggerak utama yang menjaga momentum kenaikan hari ini.
"Indeks Harga Saham Gabungan menguat 18 poin atau 0,26 persen ke level 7.114 pada perdagangan awal pekan ini," sebagaimana dilansir dari investasi.kontan.co.id, Senin (27/4/2026).
Kenaikan tersebut mencerminkan kepercayaan diri pelaku pasar terhadap prospek laporan keuangan kuartalan yang mulai dirilis ke publik.
Sektor pertambangan mineral menjadi salah satu motor penggerak berkat sentimen harga komoditas global yang merangkak naik. Investor tampak melakukan akumulasi bertahap pada saham-saham yang memiliki valuasi menarik dan prospek dividen yang menjanjikan.
"Sejumlah saham yang menjadi top gainers di indeks LQ45 pagi ini antara lain PT Vale Indonesia Tbk INCO dan PT Barito Renewables Energy Tbk BREN," lapor investasi.kontan.co.id, Senin (27/4/2026).
Performa apik dari saham-saham grup besar ini memberikan dampak psikologis positif bagi pergerakan saham lapis kedua lainnya.
Meskipun indeks bergerak di zona hijau, para analis tetap menyarankan pelaku pasar untuk memperhatikan volume transaksi guna memastikan kekuatan tren kenaikan tersebut. Diversifikasi pada sektor yang memiliki ketahanan terhadap fluktuasi nilai tukar juga menjadi strategi yang relevan saat ini.
Kehadiran modal asing yang mulai mengalir masuk secara perlahan turut memperkokoh struktur pergerakan harga di lantai bursa. Optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi domestik tetap menjadi jangkar utama bagi bertahannya minat investasi di pasar saham Indonesia.
Secara keseluruhan IHSG diprediksi akan terus menguji level resisten terdekat selama sentimen eksternal dari bursa regional tetap mendukung.