XLSMART Catat Lonjakan Trafik Data Selama Lebaran 2026 Hingga 21 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 15:56:01 WIB
XLSMART Catat Lonjakan Trafik Data Selama Lebaran 2026 Hingga 21 Persen

JAKARTA - Pergerakan masyarakat selama musim mudik Lebaran 2026 tidak hanya terlihat di jalur transportasi, tetapi juga tercermin dalam peningkatan aktivitas digital. 

Kebutuhan komunikasi dan hiburan selama perjalanan menjadi faktor utama yang mendorong penggunaan data seluler melonjak signifikan.

PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) mencatat lonjakan trafik layanan data sebesar 21% dibandingkan hari normal selama periode Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 H pada 19–29 Maret 2026. Kenaikan tersebut juga tumbuh 7% dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan peningkatan kebutuhan konektivitas digital masyarakat.

Wilayah Mudik dan Wisata Jadi Pusat Lonjakan Trafik

Berdasarkan pemantauan Customer Experience & Service Operation Center (CESOC), Direktur & Chief Technology Officer XLSMART Shurish Subbramaniam mengatakan, peningkatan trafik terutama terjadi di wilayah tujuan mudik dan kawasan wisata. Fenomena ini mencerminkan pola pergerakan masyarakat selama libur panjang.

“Secara nasional, kenaikan trafik tertinggi tercatat di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah yang mencapai sekitar 87% dan kawasan wisata Dieng Plateau yang mencapai 562% dibandingkan hari normal sebelum Ramadan,” kata Shurish dalam keterangan pada Rabu (1/4/2026). Angka ini menunjukkan lonjakan ekstrem di destinasi populer.

Dia menjelaskan lonjakan trafik data selama Lebaran didorong oleh meningkatnya konsumsi hiburan digital, aktivitas media sosial, serta penggunaan aplikasi navigasi selama perjalanan mudik. Kombinasi aktivitas ini membuat kebutuhan jaringan meningkat secara signifikan.

Dominasi Hiburan Digital dan Media Sosial Selama Lebaran

Selama periode tersebut, pola penggunaan layanan data didominasi oleh hiburan digital. Trafik layanan instant messaging meningkat sekitar 60%, web browsing 37%, online gaming 34%, media sosial 30%, dan streaming 24%. Hal ini menunjukkan perubahan perilaku pengguna selama masa liburan.

Pada kategori video streaming, peningkatan trafik tertinggi terjadi pada sejumlah platform seperti Disney+ Hotstar yang naik 133%, Netflix 51%, TikTok 28%, dan YouTube 18%. Data ini mencerminkan tingginya konsumsi konten hiburan selama perjalanan dan waktu berkumpul bersama keluarga.

“Untuk layanan instant messaging, trafik penggunaan WhatsApp juga meningkat sebesar 64% seiring meningkatnya aktivitas komunikasi dan silaturahmi digital selama Ramadan dan Idulfitri,” katanya. Aktivitas komunikasi digital menjadi bagian penting dalam perayaan Lebaran modern.

Peningkatan Akses Navigasi dan Aktivitas Media Sosial

Sementara itu, pada layanan media sosial, trafik penggunaan X meningkat sekitar 52%, Instagram 51%, dan Facebook 18%. Peningkatan ini sejalan dengan tingginya aktivitas masyarakat dalam membagikan momen perjalanan dan perayaan Lebaran.

Layanan navigasi digital seperti Google Maps dan Waze juga mencatat kenaikan akses hingga sekitar 48%. Hal ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama musim mudik, terutama dalam mencari rute perjalanan yang efisien.

Di titik transportasi, kenaikan trafik signifikan terjadi di Bandara Internasional Kuala Namu, Medan sebesar 188% serta Pelabuhan Dermaga Gilimanuk sebesar 425%. Data ini memperlihatkan peningkatan aktivitas digital di pusat mobilitas utama.

Distribusi Lonjakan Trafik di Berbagai Wilayah Indonesia

Secara wilayah, kenaikan trafik layanan data tertinggi dibandingkan hari normal terjadi di Jawa Tengah sebesar 50%, Nusa Tenggara Barat 45%, Lampung 34%, Jawa Timur 32%, Sumatra Barat 31%, Jawa Barat 31%, dan DI Yogyakarta 23%. Hal ini mencerminkan persebaran arus mudik yang merata.

Di tingkat kabupaten dan kota, lonjakan tertinggi antara lain terjadi di Banyuwangi 97%, Sampang 88%, Pemalang 87%, Kebumen 84%, Tegal 81%, Pandeglang 81%, Bangkalan 79%, Brebes 77%, Hulu Sungai Tengah 76%, Sumbawa 68%, Cilacap 61%, Lombok Timur 60%, Jeneponto 59%, Lebak 58%, dan Hulu Sungai Selatan 57%.

Sebaliknya, trafik layanan data di wilayah Jabodetabek mengalami penurunan dibandingkan hari normal. Hal ini terjadi seiring pergerakan masyarakat yang mudik ke berbagai daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Optimalisasi Jaringan dan Penguatan Infrastruktur Digital

Data XLSMART juga mencatat perpindahan pelanggan dari Jabodetabek ke daerah lain selama periode mudik mencapai sekitar 13%. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang dalam pengelolaan jaringan.

Pemanfaatan jaringan 5G turut meningkat, terutama di kota yang telah terlayani seperti Jakarta dan Surabaya. “Pelanggan memanfaatkan jaringan 5G untuk berbagai aktivitas digital berkecepatan tinggi seperti streaming video berkualitas tinggi, berbagi konten di media sosial, hingga bermain game online selama perjalanan mudik dan libur Lebaran,” kata Shurish.

Untuk menjaga kualitas layanan, XLSMART melakukan sejumlah langkah penguatan jaringan, antara lain meningkatkan kapasitas hingga dua kali lipat, memperkuat jaringan di jalur mudik, bandara, pelabuhan, terminal, rest area, dan destinasi wisata, menempatkan mobile BTS di titik lonjakan trafik, serta mengoptimalkan jaringan 4G dan memperluas 5G.

Selain itu, perusahaan juga memastikan layanan pelanggan tetap optimal selama periode libur melalui berbagai kanal, termasuk call center, kanal digital, dan media sosial resmi. Saat ini, jaringan XLSMART melayani sekitar 73 juta pelanggan di Indonesia dengan dukungan 225.000 BTS, termasuk 4G dan 5G, serta jaringan tulang punggung fiber optik yang menjangkau sebagian besar wilayah.

“Ke depan, XLSMART akan terus memperkuat investasi pada jaringan, termasuk pengembangan 5G, fiberisasi jaringan, modernisasi infrastruktur, serta peningkatan kapasitas dan kualitas layanan data, guna mendukung kebutuhan konektivitas digital masyarakat yang terus meningkat,” kata Shurish.

Terkini