Man Of The Match Arsenal Vs Kairat Viktor Gyokeres Bersinar Antar The Gunners Menang

Kamis, 29 Januari 2026 | 10:09:53 WIB
Man Of The Match Arsenal Vs Kairat Viktor Gyokeres Bersinar Antar The Gunners Menang

JAKARTA - Laga terakhir fase liga Liga Champions 2025/2026 menjadi panggung menarik bagi Arsenal untuk menegaskan status mereka sebagai tim paling konsisten. 

Meski sudah memastikan tiket lolos, The Gunners tetap tampil serius saat menjamu Kairat di Emirates Stadium. Di tengah rotasi yang dilakukan Mikel Arteta, satu nama justru tampil menonjol dan memberi dampak besar sejak menit awal, yakni Viktor Gyokeres.

Pertandingan yang berlangsung Kamis, 29 Januari 2025, itu berakhir dengan kemenangan tipis 3-2 untuk Arsenal. Hasil tersebut mengunci posisi puncak klasemen fase liga dengan raihan sempurna, 24 poin dari delapan laga. Bagi Kairat, kekalahan ini tidak mengubah nasib mereka yang telah tersingkir lebih dulu.

Gyokeres menjadi pembeda utama dalam laga tersebut. Gol cepat yang ia cetak membuka jalan kemenangan Arsenal sekaligus menegaskan ketajamannya sebagai ujung tombak. Kontribusi satu gol dan satu assist membuatnya layak menyandang predikat Man of the Match.

Rotasi Arteta Dan Intensitas Sejak Awal Laga

Dengan status lolos yang sudah di tangan, Arsenal memanfaatkan laga ini untuk merotasi sejumlah pemain inti. Namun, perubahan susunan pemain tidak mengurangi intensitas permainan tuan rumah. Sejak peluit awal dibunyikan, Arsenal langsung menekan pertahanan Kairat.

Hasilnya terlihat sangat cepat. Baru dua menit pertandingan berjalan, Viktor Gyokeres berhasil memecah kebuntuan. Gol tersebut menjadi bukti bahwa Arsenal tetap menjaga fokus meski laga ini tidak lagi menentukan kelolosan mereka.

Keunggulan cepat membuat permainan Arsenal semakin cair. Aliran bola dari lini tengah ke depan berjalan efektif, sementara Kairat dipaksa bertahan dan mengandalkan serangan balik.

Peran Krusial Gyokeres Di Lini Depan

Viktor Gyokeres dipercaya bermain sebagai striker tunggal dalam skema 4-3-3 Arsenal. Perannya sangat jelas, menjadi target utama serangan sekaligus pembuka ruang bagi pemain sayap. Meski tidak banyak menyentuh bola, efektivitasnya sangat terasa.

Selama 77 menit berada di lapangan, Gyokeres melepaskan lima percobaan tembakan. Dari jumlah tersebut, satu berbuah gol yang membuka keunggulan Arsenal. Ia juga mencatatkan satu assist yang memperlihatkan kontribusinya tidak hanya sebatas mencetak gol.

Pergerakan tanpa bola Gyokeres kerap merepotkan barisan belakang Kairat. Ia mampu menarik perhatian bek lawan, sehingga memberi ruang bagi Kai Havertz dan Gabriel Martinelli untuk masuk ke area berbahaya.

Efisiensi Tinggi Dalam Setiap Sentuhan

Statistik Gyokeres dalam laga ini cukup unik dan menarik. Ia hanya mencatatkan 27 sentuhan bola sepanjang pertandingan. Dari jumlah tersebut, 11 sentuhan terjadi di dalam kotak penalti lawan, menegaskan perannya sebagai finisher murni.

Meski hanya membuat delapan umpan akurat, Gyokeres mampu menciptakan tiga peluang bagi rekan setimnya. Hal ini menunjukkan efisiensi tinggi dalam setiap aksinya di lapangan.

Striker berusia 27 tahun itu tidak membutuhkan banyak sentuhan untuk memberi dampak. Keputusan yang tepat dan penempatan posisi yang cerdas membuat kontribusinya terasa maksimal.

Jalannya Pertandingan Yang Sarat Gol

Setelah gol cepat Gyokeres, Arsenal sempat dikejutkan oleh gol balasan Kairat. Penalti Jorginho pada menit ke-7 membuat skor kembali imbang dan memberi harapan bagi tim tamu. Namun, Arsenal merespons dengan sangat baik.

Kai Havertz membawa Arsenal kembali unggul pada menit ke-16. Tekanan tuan rumah terus berlanjut hingga Gabriel Martinelli mencetak gol ketiga pada menit ke-38. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan 3-1 bagi Arsenal.

Di babak kedua, Kairat mencoba bangkit dan akhirnya mencetak gol tambahan lewat Ricardinho di masa tambahan waktu. Namun, upaya tersebut tidak cukup untuk menggagalkan kemenangan Arsenal.

Penilaian Dan Pengakuan Untuk Gyokeres

Dengan satu gol dan satu assist, Viktor Gyokeres tampil sebagai pemain paling berpengaruh di laga ini. Kontribusinya di momen-momen penting menjadi faktor utama kemenangan Arsenal.

Penampilan tersebut membuat Gyokeres mendapatkan nilai 8,7 versi FotMob. Rapor tinggi ini mengukuhkan statusnya sebagai Man of the Match Arsenal vs Kairat.

Penilaian ini juga mencerminkan perannya yang efektif meski tidak selalu terlihat dominan dalam penguasaan bola. Gyokeres menunjukkan bahwa kualitas striker tidak selalu diukur dari jumlah sentuhan, melainkan dari dampak nyata di papan skor.

Dampak Kemenangan Bagi Arsenal Dan Kairat

Kemenangan ini memastikan Arsenal finis di puncak klasemen fase liga dengan catatan sempurna. Delapan kemenangan dari delapan laga menjadi modal berharga menuju babak 16 besar Liga Champions.

Bagi Kairat, kekalahan ini menutup perjalanan mereka di kompetisi Eropa musim ini. Meski tersingkir, mereka tetap menunjukkan perlawanan dan keberanian menghadapi tim besar seperti Arsenal.

Sementara itu, performa Gyokeres memberi sinyal positif bagi Arsenal. Ketajamannya di lini depan menjadi aset penting saat The Gunners memasuki fase gugur dengan tingkat persaingan yang lebih ketat.

Terkini