JAKARTA - Kegiatan sosialisasi ini ditujukan bagi pengguna jalan tol khususnya pengemudi truk, bus, dan armada angkutan lainnya. Sebanyak 50 sopir angkutan besar mengikuti edukasi dan pemahaman pengguna jalan tol, untuk meningkatkan kesadaran pentingnya keselamatan saat berkendara.
Tak hanya berupa teori, namun, edukasi ini juga disampaikan dengan cara praktik langsung di lapangan tentang mengenali dan mengidentifikasi kondisi bahaya khususnya penyebab kecelakaan dari bus dan truk, serta bagaimana cara meminimalisasi risiko kecelakaan.
Baca JugaEkspansi MRT Timur Barat Jadi Magnet Baru Properti Blok M Hingga Balaraja
"Selama ini kita sudah banyak program keselamatan untuk aspek sarana dan prasarana, dan kali ingin menyentuh aspek lainnya, yaitu aspek manusianya, yang mana yang lain dan tidak bukan adalah pengemudi nya itu sendiri," Nasrullah, Direktur Utama PT Jasamarga Semarang-Batang.
"Maka resiko kecelakaan pada kendaraan besar yang disebabkan oleh faktor kompetinsi pengemudi ini akan bisa menurun drastis. Karena ternyata temuan kami polanya sama, baik itu yang terjadi di jalan tol, maupun di jalan non-tol, entah itu bis, entah itu truk, polanya sama. Inilah yang sedang kita putus mata rantainya," ujar Ahmad Wildan, Plt Sub Komite Lalu Lintas Angkutan Jalan.
Salah satu sopir mengaku senang karena bisa mendapatkan wawasan dan ilmu baru khususnya dalam mengendarai angkutan besar.
"Menambah wawasan saya terkait safety driving, menambahkan ilmu saya untuk berkendara di jalan selayaknya aman seperti apa. Sudah sih, tapi ini kan ada tambahan ilmu yang mungkin bisa kami praktek kan di kondisi-kondisi tertentu," kata Rizal Daud, sopir.
Tak hanya sebagai penerima materi saja, para peserta yang hadir diharapkan dapat mengimplementasikan teori yang sudah didapat dan menyebarkan ilmu kepada rekan kerja yang lain. Sehingga risiko kecelakaan di jalan tol bisa diminimalisir.
Herman
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gen Z Jangan FOMO! Ini Risiko Ambil KPR Tanpa Hitung Daya Beli di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Bank Jateng Perluas KPR Subsidi di Batang: Gandeng 40 Pengembang untuk Hunian MBR
- Jumat, 06 Februari 2026
Analisis Saham Sektor Konsumsi: Strategi Investasi ICBP, SIDO, dan CMRY di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Indomobil eMotor Perkuat Pasar Motor Listrik Nasional Lewat Peluncuran QT Series Terbaru
- Jumat, 06 Februari 2026
Linktown Relokasi Kantor Surabaya Perkuat Ekspansi Pasar Properti Jawa Timur Nasional
- Jumat, 06 Februari 2026
Ciputra Fokus Optimalkan Mal Eksisting Saat Pasokan Baru Terbatas 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Tokopedia dan TikTok Shop Dorong Penjual Affiliate Menembus Pasar Global
- Jumat, 06 Februari 2026












