Pekerja Amazon di North Carolina Menolak Bergabung dengan Serikat Pekerja
- Senin, 17 Februari 2025
JAKARTA - Hasil pemungutan suara yang diselenggarakan oleh Badan Hubungan Perburuhan Nasional (National Labor Relations Board/NLRB) mengungkapkan bahwa mayoritas pekerja Amazon di North Carolina memilih untuk tidak bergabung dengan serikat pekerja. Dalam pemungutan suara yang berlangsung baru-baru ini, sebanyak 2.447 pekerja menolak serikat pekerja, sementara 829 suara mendukung pembentukan serikat.
Sebagian besar pemilih berasal dari fasilitas gudang Amazon yang berlokasi di Garner, North Carolina, dekat dengan Raleigh. Gudang ini diketahui mempekerjakan sekitar 4.300 karyawan. Berdasarkan laporan dari Reuters pada Minggu (16/2/2024), sekitar tiga perempat dari total suara yang masuk menunjukkan keberpihakan kepada kebijakan hubungan langsung dengan perusahaan tanpa perantara serikat pekerja.
Respons Amazon dan Serikat Pekerja
Baca JugaHansi Flick Ungkap Strategi Barcelona Raih Gelar Liga Champions Musim Ini
Dalam pernyataan resminya, Amazon menyatakan kepuasan atas hasil pemungutan suara tersebut dan menegaskan bahwa komunikasi langsung antara perusahaan dan pekerja merupakan pendekatan terbaik untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan. “Kami menghargai keputusan para pekerja yang memilih mempertahankan hubungan langsung dengan Amazon,” demikian disampaikan oleh perusahaan.
Di sisi lain, pengurus serikat pekerja menolak hasil tersebut dan mengklaim bahwa proses pemungutan suara dipengaruhi oleh tindakan intimidasi ilegal yang dilakukan oleh Amazon. Mereka menuding perusahaan telah melakukan campur tangan yang menghambat pekerja dalam mengambil keputusan secara bebas.
Tren Keanggotaan Serikat Pekerja di AS
Hasil pemungutan suara ini menambah daftar dinamika hubungan perburuhan di Amazon dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, mayoritas pekerja di Whole Foods Philadelphia memilih untuk bergabung dengan serikat pekerja dalam pemilihan serupa.
Amazon sendiri telah mengajukan keberatan kepada NLRB terkait proses pemungutan suara, dengan tuduhan bahwa serikat pekerja melakukan tekanan kepada pekerja untuk memenangkan pemilihan. Namun, perwakilan serikat membantah klaim tersebut dan menyatakan bahwa pemilihan telah dilakukan secara adil.
Menurut laporan terbaru dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS, keanggotaan serikat pekerja di negara tersebut mengalami tren penurunan. Pada tahun lalu, jumlah pekerja yang tergabung dalam serikat turun menjadi 9,9%, dari 10% di tahun sebelumnya dan 11,1% satu dekade lalu. North Carolina sendiri memiliki tingkat keanggotaan serikat pekerja yang terendah di antara semua negara bagian, yakni hanya 2,4%.
Langkah Serikat Pekerja ke Depan
Organisasi Carolina Amazonians United for Solidarity and Empowerment (CAUSE), yang baru dibentuk, tetap optimis dalam memperjuangkan kepentingan pekerja Amazon. Mereka menargetkan ekspansi ke fasilitas gudang kedua setelah pemungutan suara tahun 2022. CAUSE telah mengajukan petisi kepada Amazon, menuntut kenaikan upah menjadi US$ 30 per jam serta peningkatan durasi istirahat makan siang bagi para pekerja.
Amazon, dalam laporan tahunan 2024-nya, menyoroti bahwa kehadiran serikat pekerja dapat mengurangi fleksibilitas operasional perusahaan. Mereka juga mengakui bahwa kebijakan penolakan terhadap serikat pekerja bisa berdampak pada reputasi bisnis. Sementara itu, baru-baru ini, Amazon memberhentikan hampir 1.700 pekerja di Kanada, sebuah langkah yang menurut pejabat serikat pekerja merupakan bentuk respons terhadap meningkatnya dukungan terhadap serikat di kalangan pekerja.
Dengan dinamika yang terus berkembang, keputusan pekerja Amazon di North Carolina menjadi bagian dari diskusi yang lebih luas mengenai hak buruh dan hubungan industri di sektor ritel dan logistik di Amerika Serikat.
(kkz/kkz)
Kevin Khanza
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gen Z Jangan FOMO! Ini Risiko Ambil KPR Tanpa Hitung Daya Beli di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Bank Jateng Perluas KPR Subsidi di Batang: Gandeng 40 Pengembang untuk Hunian MBR
- Jumat, 06 Februari 2026
Analisis Saham Sektor Konsumsi: Strategi Investasi ICBP, SIDO, dan CMRY di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Lamine Yamal Jadi Ancaman Utama Barcelona dengan Dribel Paling Efektif Liga Spanyol
- Jumat, 06 Februari 2026
Eden Hazard Nilai Kenan Yildiz Lebih Cocok Bersinar Bersama Real Madrid
- Jumat, 06 Februari 2026
Cristiano Ronaldo Absen Lagi, Al Nassr Hadapi Al Ittihad Tanpa Andalan Utama
- Jumat, 06 Februari 2026
Spalletti Kritik Keputusan Juventus Usai Tersingkir Telak dari Atalanta Coppa Italia
- Jumat, 06 Februari 2026












