India Andalkan Teknologi HVDC untuk Salurkan Energi Bersih Jarak Jauh
- Senin, 23 Desember 2024
NEW DELHI - India terus memperkuat upayanya dalam transisi energi bersih dengan memanfaatkan teknologi canggih untuk menyalurkan energi terbarukan jarak jauh. Power Grid Corporation of India Ltd telah menunjuk konsorsium Hitachi Energy India Limited dan Bharat Heavy Electricals Limited (BHEL) untuk merancang serta mengimplementasikan hubungan arus searah tegangan tinggi (High Voltage Direct Current - HVDC). Proyek ini akan menyalurkan energi dari kawasan Khavda, Gujarat, menuju Nagpur, Maharashtra, yang merupakan salah satu pusat industri utama India.
Sistem Transmisi HVDC untuk Energi Bersih
Proyek HVDC ini dirancang sebagai sambungan bi-pole dan bi-directional dengan tegangan ±800 kV dan kapasitas 6.000 MW. Ini adalah bagian dari sistem transmisi skala besar yang dirancang untuk menyalurkan daya dari zona energi terbarukan di wilayah Khavda. Proyek ini mencakup jarak 1.200 km dan menjadi bagian dari sistem transmisi evakuasi energi terbarukan Fase-V (8 GW), yang diamanatkan kepada Powergrid melalui mekanisme penawaran berbasis tarif kompetitif.
Proyek ini juga mendukung upaya India untuk membangun sistem transmisi antarnegara bagian dengan kapasitas mencapai 500 gigawatt (GW) pada tahun 2030. Hal ini sejalan dengan komitmen negara tersebut untuk meningkatkan kapasitas energi terbarukan dan mengurangi emisi karbon.
Baca JugaMenteri LH Tekankan Syarat Teknis Penting dalam Pembangunan PSEL Nasional
Teknologi HVDC: Solusi Efisien untuk Energi Bersih
Managing Director Hitachi Energy Global Grid Integration Business, Niklas Persson, menyatakan bahwa teknologi HVDC memainkan peran penting dalam mempercepat transisi energi bersih di India.
"Saya merasa terhormat karena Hitachi Energy dapat menyumbangkan teknologi HVDC untuk membantu India beralih ke energi yang lebih bersih dengan mengintegrasikan sumber energi terbarukan dalam skala besar ke pusat-pusat konsumsi utama," ujar Persson dalam keterangan resmi, Minggu, 22 Desember 2024.
Ia menambahkan, "Solusi ini mendukung pengembangan infrastruktur listrik India dengan kecepatan dan skala yang dibutuhkan untuk memenuhi target ambisius tahun 2030."
Senada dengan Persson, MD & CEO Hitachi Energy India Ltd, N Venu, menyoroti efisiensi teknologi HVDC dalam menyalurkan energi bersih secara jarak jauh.
"Teknologi HVDC adalah cara yang paling efisien dan ekonomis untuk menyalurkan energi bersih dalam jarak jauh, dengan fleksibilitas aliran dua arah. Teknologi ini menjadi inti dari ambisi India untuk memiliki jaringan listrik yang kuat dan responsif terhadap kebutuhan energi terbarukan,” kata Venu.
Kontribusi Hitachi Energy dalam Jaringan HVDC India
Lebih dari separuh jaringan HVDC yang dibangun di India menggunakan teknologi canggih Hitachi Energy, beberapa di antaranya telah beroperasi selama lebih dari tiga dekade. Keandalan teknologi ini menjadi bukti komitmen Hitachi Energy dalam mendukung pembangunan infrastruktur listrik India yang berkelanjutan.
Proyek HVDC di Khavda ini tidak hanya mengintegrasikan energi terbarukan, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mewujudkan jaringan listrik yang lebih fleksibel dan tangguh. Dengan kemampuan aliran dua arah, teknologi ini memberikan stabilitas dan keandalan yang diperlukan untuk mengatasi tantangan dalam sistem listrik modern.
Tantangan dan Ambisi India dalam Transisi Energi
India telah menetapkan target ambisius untuk mencapai kapasitas energi terbarukan sebesar 500 GW pada 2030. Namun, pencapaian ini memerlukan solusi teknologi canggih untuk memastikan efisiensi dan keandalan sistem transmisi. Teknologi HVDC yang diimplementasikan di Khavda menjadi contoh bagaimana inovasi dapat mendukung ambisi energi bersih India.
Selain itu, proyek ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara perusahaan teknologi global seperti Hitachi Energy dan mitra lokal seperti BHEL dapat mempercepat pembangunan infrastruktur energi yang lebih ramah lingkungan.
Masa Depan Transmisi Energi di India
Dengan implementasi proyek HVDC Khavda-Nagpur, India berada di jalur yang tepat untuk menjadi salah satu pemimpin global dalam pemanfaatan teknologi transmisi energi bersih. Proyek ini juga membuka peluang untuk mengintegrasikan lebih banyak sumber energi terbarukan ke dalam jaringan listrik nasional, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, dan mendukung pencapaian target net zero emission pada tahun 2070.
Kolaborasi antara Powergrid, Hitachi Energy, dan BHEL tidak hanya menciptakan infrastruktur fisik, tetapi juga menanamkan fondasi bagi transformasi sektor energi India menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Dengan dukungan teknologi HVDC, India menunjukkan komitmennya untuk menghadapi tantangan energi global dan berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim secara signifikan.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Strategi PLN Nusantara Power Menjaga Stabilitas Listrik Selama RAFI 1447 H
- Senin, 30 Maret 2026
Pertamina Kembangkan Sumur Manpatu Lepas Pantai Balikpapan Secara Bertahap
- Senin, 30 Maret 2026
Spesifikasi Unggulan Smartband Rogbid Loop Dengan Desain Minimalis Modern
- Senin, 30 Maret 2026
Berita Lainnya
Update Harga Pangan Hari Ini 30 Maret 2026, Beras Naik dan Cabai Turun Tajam
- Senin, 30 Maret 2026
Awal Musim Kemarau April 2026 Dimulai, BMKG Sebut 16,3 Persen Wilayah Terdampak
- Senin, 30 Maret 2026












