JAKARTA - Penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor energi dan sumber daya mineral menunjukkan kinerja menjanjikan.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan setoran PNBP per awal November telah mencapai 85% dari target APBN 2025, menandai capaian positif di tengah tantangan harga komoditas global.
Target APBN 2025 untuk PNBP dari sektor tambang, termasuk migas, mencapai Rp254,83 triliun. Bahlil menekankan pencapaian ini menjadi bukti keberhasilan strategi pemerintah dalam mengoptimalkan sumber daya alam.
Baca JugaKementerian PKP dan BP BUMN Optimalkan Aset Negara untuk Percepat Penyediaan Hunian Masyarakat
Lifting Minyak dan Gas Capai Target
Selain setoran PNBP, lifting migas juga menunjukkan tren positif. Lifting minyak tercatat mencapai 605,5 ribu barel per hari (bopd), naik 4,94% dibanding periode Januari–Oktober 2024.
Bahlil menyebut pencapaian ini berarti target produksi minyak dalam APBN telah terlampaui. “Sebentar lagi kan bulan Desember mau selesai. Bagaimana PNBP kita, PNBP kita sudah 85% dari target yang diberikan dalam APBN,” ujar Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Tantangan PNBP Tahun Ini
Meski PNBP mendekati target, data Kementerian Keuangan menunjukkan adanya penurunan setoran sepanjang Januari–September 2025. PNBP dari sumber daya alam, termasuk migas dan minerba, mencapai Rp159,6 triliun, turun 6,2% dibanding periode sama tahun sebelumnya.
Setoran migas sebesar Rp73,3 triliun juga lebih rendah dibanding Rp82,5 triliun pada 2024. Sementara setoran nonmigas mencapai Rp86,3 triliun, sebagian besar berasal dari sektor tambang mineral dan batu bara.
Faktor Pelemahan dan Prospek
Wamenkeu Suahasil Nazara menjelaskan, pelemahan PNBP dipengaruhi harga komoditas yang lebih rendah dibanding tahun lalu. Penurunan harga minyak dan batu bara memengaruhi royalti dan volume produksi, sehingga berdampak pada penerimaan negara.
Meski begitu, Bahlil optimistis setoran PNBP hingga akhir 2025 akan mendekati target APBN. Lifting migas yang stabil dan upaya optimalisasi sektor pertambangan menjadi faktor pendorong pencapaian target secara keseluruhan.
Strategi Pemerintah Mengoptimalkan PNBP
Pemerintah terus memantau harga komoditas global dan menyesuaikan strategi fiskal agar target PNBP tetap tercapai. Optimalisasi pengelolaan migas, pemantauan produksi tambang, serta kebijakan efisiensi menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas penerimaan negara.
Dengan pencapaian 85% hingga awal November, pemerintah berharap PNBP sektor ESDM dapat berkontribusi maksimal terhadap APBN 2025, sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur dan program prioritas nasional.
Wildan Dwi Aldi Saputra
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Pilihan 3 Tempat Makan Keluarga Terfavorit di Semarang Nyaman dan Ramah Anak
- Sabtu, 04 April 2026
Resep Cumi Bakar Jimbaran Rumahan dengan Rasa Autentik Ala Chef Devina
- Sabtu, 04 April 2026
Waktu Makan Malam Ideal Ternyata Kunci Penting Menjaga Kesehatan Tubuh
- Sabtu, 04 April 2026
Rekomendasi Rute Kuliner Blok M Paling Efisien untuk Long Weekend Santai
- Sabtu, 04 April 2026
Langkah Mudah Mengatur Menu Makanan untuk Penyerapan Zat Besi Lebih Optimal
- Sabtu, 04 April 2026
Berita Lainnya
Harga Bapok Ramadan–Lebaran 2026 Turun, Mendag Klaim Lebih Stabil dari Tahun Lalu
- Kamis, 02 April 2026












