Jumat, 06 Februari 2026

Jelang Pemilu Makin Tajir Melintir! Tabungan Nasabah Crazy Rich di Atas Rp5 Miliar Kian Numpuk

Jelang Pemilu Makin Tajir Melintir! Tabungan Nasabah Crazy Rich di Atas Rp5 Miliar Kian Numpuk
Ilustrasi uang rupiah

JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat pertumbuhan jumlah tabungan nasabah orang kaya alias crazy rich di bank umum dengan simpanan di atas Rp5 miliar mendominasi total nilai simpanan hingga September 2023. 

Berdasarkan data LPS, dari total nominal simpanan bank umum pada bulan September 2023 yang mencapai Rp8.203 triliun atau meningkat 0,93% secara month to month (MoM), nominal simpanan terbesar terdapat pada tiering simpanan di atas Rp5 miliar yang mencakup 52,8% dari total simpanan atau mencapai Rp4.331 triliun.

Secara bulanan, kenaikan nominal simpanan tertinggi juga dicatatkan simpanan di atas Rp5 miliar sebesar 2,0%. Sedangkan penurunan pertumbuhan nominal simpanan terdalam terdapat pada tiering simpanan Rp500 juta sebesar 0,8% MoM.

Baca Juga

OJK Catat Pembiayaan Program Strategis Tumbuh Kuat Dorong Ekonomi Nasional Tahun 2025

Secara tahunan, simpanan dengan tiering di atas Rp5 miliar juga tumbuh paling tinggi, mencapai 7,8% yoy. Disusul tiering dengan nominal simpanan Rp2 miliar hingga Rp5 miliar sebesar 7,5%, dan Rp200 juta hingga Rp500 juta sebesar 6,1%.

Sementara, jika dilihat dari total rekening simpanan bank umum pada bulan September 2023, berdasarkan tiering simpanan, kenaikan jumlah rekening tertinggi terdapat pada tiering di atas Rp5 miliar mencapai 0,8% MoM dari total jumlah rekening simpanan yang mencapai 535,12 juta rekening.

Sedangkan penurunan jumlah rekening terdalam terdapat pada tiering Rp500 juta hingga Rp1 miliar sebesar 0,8% MoM.

Direktur Celios sekaligus ekonom Bhima Yudhistira menilai, faktor utama meningkatkan simpanan nasabah tajir di atas Rp5 miliar, karena adanya kecenderungan masyarakat menengah atas menahan belanja. Jadi ketika indeks keyakinan konsumennya sedikit menurun maka menjadi indikasi beralihnya belanja ke tabungan.

Bisa jadi tekanan kurs rupiah, suku bunga dan prospek inflasi menimbulkan kehati-hatian bagi nasabah kaya. Ada juga yang menahan belanja karena menunggu dulu pemilu selesai.

Redaksi

Redaksi

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

BEI Optimistis Target 50 IPO 2026 Meski Aturan Free Float Naik Signifikan

BEI Optimistis Target 50 IPO 2026 Meski Aturan Free Float Naik Signifikan

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Turun Tajam Jumat 6 Februari 2026 Nasional

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Turun Tajam Jumat 6 Februari 2026 Nasional

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil Jumat 6 Februari 2026 Semua Ukuran

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil Jumat 6 Februari 2026 Semua Ukuran

Harga Perak Antam Jumat Februari 2026 Anjlok Tajam Investor Waspada Pantau Pasar

Harga Perak Antam Jumat Februari 2026 Anjlok Tajam Investor Waspada Pantau Pasar

Harga Perak Dunia Jumat 6 Februari 2026 Tertekan Dalam Koreksi Tajam Global

Harga Perak Dunia Jumat 6 Februari 2026 Tertekan Dalam Koreksi Tajam Global