BTN Jaga Kinerja Kredit Positif di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
- Senin, 14 Oktober 2024
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melaporkan penyaluran kredit dan pembiayaan sebesar Rp355,27 triliun per Agustus 2024. Angka ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 13,05% dibandingkan tahun lalu (year-on-year), sejalan dengan komitmen perusahaan untuk meningkatkan fungsi intermediasi.
Pertumbuhan ini juga didorong oleh kinerja Unit Usaha Syariah (UUS) BTN. Menurut informasi dari situs resmi perusahaan pada Senin (23/9), pembiayaan BTN Syariah meningkat pesat sebesar 20,67% yoy, dari Rp35,1 triliun pada Agustus 2023 menjadi Rp42,36 triliun di bulan yang sama tahun ini.
Penyaluran kredit dan pembiayaan BTN juga didukung oleh peningkatan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), yang tercatat naik 16,49% yoy menjadi Rp373,88 triliun per Agustus 2024.
Baca JugaDukung Pembangunan Berkelanjutan, Perbankan Gencar Akselerasi Digitalisasi UMKM
Dengan kinerja positif dalam penyaluran kredit dan DPK, BTN mencatat total aset sebesar Rp456,37 triliun per Agustus 2024, meningkat 11,88% yoy dari Rp407,91 triliun pada Agustus 2023.
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menyatakan bahwa perusahaan tetap berkomitmen untuk menjaga kinerja penyaluran kredit yang positif. “Pencapaian ini menunjukkan komitmen BTN dalam mengoptimalkan fungsi intermediasi di tengah tantangan tingginya biaya dana dan ketidakpastian global,” ungkap Nixon baru-baru ini.
Redaksi
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gen Z Jangan FOMO! Ini Risiko Ambil KPR Tanpa Hitung Daya Beli di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Bank Jateng Perluas KPR Subsidi di Batang: Gandeng 40 Pengembang untuk Hunian MBR
- Jumat, 06 Februari 2026
Analisis Saham Sektor Konsumsi: Strategi Investasi ICBP, SIDO, dan CMRY di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Bank Jateng Perluas KPR Subsidi di Batang: Gandeng 40 Pengembang untuk Hunian MBR
- Jumat, 06 Februari 2026
Analisis Saham Sektor Konsumsi: Strategi Investasi ICBP, SIDO, dan CMRY di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Jasindo Syariah Tetap Optimistis Kelola SBSN Seiring Arah Suku Bunga BI
- Jumat, 06 Februari 2026










