Kamis, 26 Maret 2026

Sinergi Anak Usaha Subholding Upstream BUMN di Luar Negeri

Sinergi Anak Usaha Subholding Upstream BUMN di Luar Negeri

PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP), anak perusahaan Pertamina Hulu Energi (PHE) yang merupakan Subholding Upstream Pertamina, telah menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (MoU) dengan PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) dan PT Elnusa Tbk. MoU ini bertujuan untuk menjajaki kerjasama operasi hulu migas di wilayah kerja luar negeri, sebagai bagian dari upaya mewujudkan tujuan perusahaan "Bring Barrels Home dan Bring Values Home".

Penandatanganan MoU dilakukan pada Jumat, 21 Juni 2024, oleh Direktur Utama PIEP, Jaffee A. Suardin, Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, dan Direktur Utama Elnusa, Bachtiar Soeria Atmaja. Acara ini disaksikan oleh Direktur Pengembangan dan Produksi PHE, Awang Lazuardi, dan Komisaris PIEP, Chandra W Sukotjo.

Awang Lazuardi mengungkapkan bahwa sinergi antar anak perusahaan ini merupakan langkah positif dalam meningkatkan kelangsungan bisnis dan ketahanan energi nasional. "Kerjasama operasi migas luar negeri ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah dan profit bagi industri hulu migas dalam negeri," ujarnya.

Baca Juga

Menkeu Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Berlaku Mulai 1 April 2026

Jaffee A. Suardin, Direktur Utama PIEP, juga menyampaikan antusiasmenya terhadap kerjasama ini. "Kerjasama ini tidak hanya memperkuat kolaborasi antar anak perusahaan Subholding Upstream di bidang jasa kegiatan eksplorasi dan produksi hulu migas di wilayah kerja luar negeri, tetapi juga dapat membuktikan aspirasi Pertamina sebagai perusahaan kelas dunia," katanya.

Lebih lanjut, Jaffee menambahkan bahwa kerjasama ini akan meningkatkan aset migas dan menunjukkan kemampuan adaptasi anak perusahaan Pertamina terhadap tantangan perkembangan dunia usaha di masa mendatang.

PIEP, yang didirikan pada 18 November 2013, memiliki peran penting dalam mengelola aset-aset internasional Pertamina. Perusahaan ini telah berhasil mengelola blok migas di 12 negara, yaitu Aljazair, Malaysia, Irak, Perancis, Italia, Namibia, Tanzania, Gabon, Nigeria, Kolombia, Angola, dan Venezuela. Dengan kerjasama ini, PIEP diharapkan dapat terus memperluas portofolio aset migas di luar negeri dan berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan migas domestik serta mendukung ketahanan energi nasional.

Redaksi

Redaksi

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Purbaya Ungkap Kebijakan WFH Sudah Diputuskan, Segera Diumumkan Pemerintah

Purbaya Ungkap Kebijakan WFH Sudah Diputuskan, Segera Diumumkan Pemerintah

Wacana WFH Dilanjutkan, Mendagri Jamin Layanan Publik Esensial Tetap Beroperasi

Wacana WFH Dilanjutkan, Mendagri Jamin Layanan Publik Esensial Tetap Beroperasi

Mendagri Tito Ungkap Kebutuhan Dana Rehabilitasi Bencana Sumatera Rp130 Triliun

Mendagri Tito Ungkap Kebutuhan Dana Rehabilitasi Bencana Sumatera Rp130 Triliun

IESR Nilai WFH Efektif Tekan Konsumsi BBM di Tengah Harga Energi Naik

IESR Nilai WFH Efektif Tekan Konsumsi BBM di Tengah Harga Energi Naik

Prabowo Dorong Waste to Energy, Sampah Kota Besar Diubah Jadi Listrik

Prabowo Dorong Waste to Energy, Sampah Kota Besar Diubah Jadi Listrik