Breaking

Energi Mega Persada Terbitkan Saham Baru dengan Target Dana 4 Triliun

AK
Akbar

Editor: Mazroh Atul Jannah

Jumat, 12 Juni 2026
Energi Mega Persada Terbitkan Saham Baru dengan Target Dana 4 Triliun
Ilustrasi PT Energi Mega Persada menerbitkan 13,28 miliar saham baru dalam PMHMETD IV dengan target dana Rp4 triliun.(Foto: NET)

JAKARTA – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menyatakan telah menggelar penawaran umum terbatas dalam rangka Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV. Perusahaan menerbitkan sebanyak 13.282.271.875 saham baru Seri B dengan nilai nominal Rp 100 per saham.

Jumlah tersebut mewakili 33,33 persen dari total saham ENRG yang telah ditempatkan dan disetor penuh pasca PMHMETD IV dengan harga pelaksanaan Rp 310 per saham. Melalui skema ini, ENRG berpotensi meraih dana segar sebesar Rp 4.117.504.281.250.

Setiap pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) ENRG per 18 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB berhak atas 1 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) untuk setiap dua saham yang dimiliki. Satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 310 per saham yang harus dibayar penuh.

Saham yang diterbitkan dalam PMHMETD IV ini merupakan saham baru dari portepel ENRG yang memiliki hak setara dengan saham lainnya. Saham tersebut akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pemegang saham pengendali, PT Shima Global Kapital, menyatakan tidak akan melaksanakan HMETD miliknya dan mengalihkan sebanyak 2.330.711.206 HMETD kepada PT Bakrie Kalila Investment (BKI). Selanjutnya, BKI akan melaksanakan 473.435.507 HMETD miliknya sendiri sekaligus menyerap HMETD yang dialihkan dari Shima.

Jika saham baru tidak terserap oleh pemegang HMETD lainnya, sisa saham akan dialokasikan secara proporsional kepada pemegang saham yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya. Apabila masih tersisa, BKI dan pihak terafiliasi akan bertindak sebagai pembeli siaga (standing buyer) untuk menyerap hingga 10.478.125.162 HMETD.

"Pembeli siaga memastikan bahwa akan memiliki dana yang cukup untuk mengambil atau membeli seluruh sisa saham baru," tulis Manajemen ENRG dalam keterbukaan informasi, Kamis (11/6/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber. Pelaksanaan HMETD dijadwalkan berlangsung pada 20-28 Agustus 2026, di mana hak yang tidak dilaksanakan setelah tanggal tersebut dinyatakan tidak berlaku.

Pemegang saham yang memiliki pecahan HMETD akan dibulatkan ke bawah (round down), sementara hak atas pecahan saham menjadi milik ENRG untuk dijual kembali. Hasil penjualan pecahan saham tersebut nantinya akan dimasukkan ke dalam rekening perusahaan.

Sekitar 96,59 persen dari dana hasil rights issue akan digunakan untuk peningkatan penyertaan modal kepada anak perusahaan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Sisanya, sebesar 3,41 persen, akan digunakan ENRG untuk mendukung kebutuhan modal kerja dan biaya operasional perusahaan.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua