Kamis, 02 April 2026

Transaksi SPKLU Selama Lebaran 2026 Alami Lonjakan Signifikan Dibanding Tahun Lalu

Transaksi SPKLU Selama Lebaran 2026 Alami Lonjakan Signifikan Dibanding Tahun Lalu
Transaksi SPKLU Selama Lebaran 2026 Alami Lonjakan Signifikan Dibanding Tahun Lalu

JAKARTA - Perjalanan mudik Lebaran 2026 menjadi salah satu momentum penting yang menunjukkan perubahan signifikan dalam pola transportasi masyarakat Indonesia. 

Jika sebelumnya kendaraan berbahan bakar fosil mendominasi, kini kendaraan listrik mulai memperlihatkan eksistensinya sebagai alternatif yang semakin diminati. Perubahan ini tidak hanya dipicu oleh kesadaran terhadap lingkungan, tetapi juga oleh semakin baiknya infrastruktur pendukung yang tersedia di berbagai wilayah.

Fenomena tersebut tercermin dari meningkatnya aktivitas pengisian daya kendaraan listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Lonjakan ini menjadi indikator bahwa masyarakat mulai percaya diri menggunakan kendaraan listrik untuk perjalanan jarak jauh, termasuk saat mudik Lebaran yang identik dengan mobilitas tinggi.

Baca Juga

Menaker Gandeng Danantara dan Kemendagri Dorong Efisiensi Energi Nasional

PT PLN (Persero) mencatat transaksi pengisian mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selama periode Lebaran 2026 naik empat kali lipat dibanding tahun lalu. PLN mencatat, sepanjang periode 12–31 Maret 2026, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 303.234.

Lonjakan Transaksi SPKLU yang Signifikan

“Jumlahnya melonjak lebih dari empat kali lipat dibandingkan transaksi pada periode yang sama tahun sebelumnya yang sebanyak 73.161,” kata Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo.

Menurut Darmawan, tren ini merupakan sinyal positif meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik, terutama saat momentum mudik Lebaran. "Hal ini tidak lepas dari kesiapan infrastruktur dan layanan yang kami hadirkan secara optimal selama periode mudik," katanya.

Peningkatan ini menunjukkan bahwa kendaraan listrik tidak lagi dipandang sebagai pilihan terbatas, melainkan sudah mulai menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern yang mengutamakan efisiensi dan keberlanjutan.

Peran Infrastruktur dalam Mendukung Lonjakan Penggunaan

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, kata Darmawan, PLN bersama mitra telah mengoperasikan 4.769 unit SPKLU yang tersebar di 3.097 lokasi di seluruh Indonesia, dengan rata-rata jarak antar stasiun sekitar 22 kilometer.

Khusus di jalur mudik utama seperti Trans Sumatera, Jawa, dan Bali, tersedia 1.681 unit SPKLU di 994 titik atau meningkat sekitar 70 persen dibandingkan Lebaran tahun sebelumnya.

Ketersediaan infrastruktur yang luas dan merata ini menjadi faktor kunci dalam mendorong adopsi kendaraan listrik. Dengan jarak antar SPKLU yang semakin dekat, pengguna dapat merencanakan perjalanan dengan lebih nyaman tanpa khawatir kehabisan daya.

Layanan Tambahan untuk Antisipasi Kebutuhan Pemudik

Selain itu, PLN juga menyiagakan 15 unit SPKLU Mobile di sejumlah titik strategis, terutama di area keluar tol guna mengantisipasi kebutuhan darurat pengguna kendaraan listrik.

Kehadiran SPKLU Mobile menjadi solusi fleksibel untuk menjawab tantangan di lapangan, terutama saat terjadi lonjakan pengguna yang tidak terduga. Layanan ini memastikan bahwa kebutuhan pengisian daya tetap dapat terpenuhi dalam berbagai kondisi.

Peningkatan Teknologi Pengisian Daya

Dari sisi layanan, Darmawan menjelaskan PLN meningkatkan kapasitas pengisian daya di sejumlah titik dengan teknologi fast charging hingga ultra fast charging, sehingga waktu pengisian menjadi lebih singkat.

Teknologi ini memberikan kemudahan bagi pengguna, terutama dalam perjalanan jauh yang membutuhkan efisiensi waktu. Dengan waktu pengisian yang lebih cepat, perjalanan menjadi lebih praktis dan nyaman.

Dukungan Layanan Digital untuk Pengguna EV

Penguatan layanan ini didukung oleh pengembangan fitur digital dalam aplikasi PLN Mobile, seperti Electric Vehicle Digital Services (EVDS), Trip Planner, hingga AntreEV yang memungkinkan pengguna memantau antrean secara langsung.

Fitur-fitur ini membantu pengguna dalam merencanakan perjalanan secara lebih efisien, termasuk menentukan lokasi pengisian daya dan menghindari antrean panjang.

Kemudahan Transaksi melalui Sistem Digital

Darmawan menambahkan, kemudahan transaksi juga ditingkatkan melalui sistem pembayaran elektronik EV-TAP yang telah tersedia di sejumlah SPKLU di jalur Trans Jawa, sehingga proses pengisian daya menjadi lebih praktis.

Dengan sistem ini, pengguna tidak perlu lagi melakukan transaksi secara manual, sehingga proses pengisian daya menjadi lebih cepat dan efisien.

Lonjakan transaksi SPKLU selama Lebaran 2026 menjadi bukti nyata bahwa kendaraan listrik semakin diterima oleh masyarakat Indonesia. Dukungan infrastruktur yang memadai, teknologi yang terus berkembang, serta layanan digital yang inovatif menjadi faktor utama dalam mendorong tren ini.

Ke depan, perkembangan kendaraan listrik diperkirakan akan semakin pesat, seiring dengan komitmen berbagai pihak dalam mendukung transisi menuju energi bersih. Momentum ini menjadi langkah penting dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan di Indonesia.

Sutomo

Sutomo

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

GIICOMVEC 2026 Jadi Andalan Gaikindo Pulihkan Pasar Kendaraan Niaga Nasional

GIICOMVEC 2026 Jadi Andalan Gaikindo Pulihkan Pasar Kendaraan Niaga Nasional

Satgas De Bottlenecking Dinilai HKI Dorong Percepatan Realisasi Investasi Indonesia

Satgas De Bottlenecking Dinilai HKI Dorong Percepatan Realisasi Investasi Indonesia

Menteri Nusron Gandeng UIN Datokarama Tuntaskan Legalisasi Tanah Wakaf

Menteri Nusron Gandeng UIN Datokarama Tuntaskan Legalisasi Tanah Wakaf

Harga BBM Tidak Berubah per Kamis 2 April 2026 di Seluruh SPBU Indonesia

Harga BBM Tidak Berubah per Kamis 2 April 2026 di Seluruh SPBU Indonesia

PLN Beri Diskon Tagihan Listrik April 2026 Lewat Aplikasi PLN Mobile

PLN Beri Diskon Tagihan Listrik April 2026 Lewat Aplikasi PLN Mobile