JAKARTA - Konektivitas antarpulau kembali diperkuat melalui pelayaran KM Sangiang yang dijadwalkan beroperasi sepanjang Maret hingga April 2026.
Kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia ini menjadi salah satu moda transportasi laut penting bagi masyarakat wilayah timur Indonesia. Dengan rute yang mencakup sejumlah pelabuhan strategis, layanan tersebut memberikan opsi perjalanan yang terjadwal bagi penumpang. Selain itu, informasi jadwal yang jelas membantu calon penumpang merencanakan perjalanan lebih efisien sesuai kebutuhan.
Rangkaian pelayaran Voyage 07.2026 memperlihatkan rute panjang yang menghubungkan berbagai kota dan pulau. Jalur pelayaran dimulai dari Bitung kemudian berlanjut menuju Jailolo, Ternate, Bacan, Sanana, Namlea, Ambon, hingga Banda. Kapal juga melanjutkan perjalanan ke Geser, Fakfak, dan kembali melalui jalur yang sama. Pola perjalanan ini menciptakan jaringan transportasi laut yang menghubungkan wilayah Maluku hingga Papua Barat secara berkelanjutan.
Baca JugaPromo Alfamart 30 Maret 2026 Hadirkan Diskon Besar Kebutuhan Rumah Tangga
Rute pelayaran yang menjangkau banyak wilayah
Pelayaran Voyage 07.2026 diawali dari Bacan dengan jadwal kedatangan pada Senin, 30 Maret 2026 pukul 05.00 dan keberangkatan pukul 08.00. Setelah itu kapal menuju Sanana dengan jadwal tiba Selasa, 31 Maret 2026 pukul 06.00 dan berangkat pukul 08.00. Perjalanan kemudian berlanjut menuju Namlea dengan jadwal tiba pukul 21.00 dan berangkat pukul 23.00 di hari yang sama. Jalur ini menunjukkan intensitas pelayaran yang cukup padat dalam satu rangkaian perjalanan.
Selanjutnya kapal menuju Ambon dengan jadwal kedatangan Rabu, 1 April 2026 pukul 09.00 dan keberangkatan pukul 13.00. Dari Ambon perjalanan dilanjutkan ke Banda dengan jadwal tiba Kamis, 2 April 2026 pukul 05.00 dan berangkat pukul 07.00. Kapal kemudian menuju Geser dengan jadwal tiba pukul 17.00 dan berangkat pukul 19.00. Rangkaian perjalanan ini memperlihatkan jadwal yang konsisten dan terencana.
Detail jadwal pelayaran antar pelabuhan
Perjalanan berikutnya membawa kapal menuju Fakfak dengan jadwal kedatangan Jumat, 3 April 2026 pukul 08.00 dan keberangkatan pukul 17.00. Setelah itu kapal kembali ke Geser dengan jadwal tiba Sabtu, 4 April 2026 pukul 06.00 dan berangkat pukul 08.00. Rute selanjutnya menuju Banda dengan jadwal tiba pukul 17.00 dan berangkat pukul 19.00. Jadwal tersebut menunjukkan pola pulang pergi untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Kapal kemudian menuju Ambon dengan jadwal kedatangan Minggu, 5 April 2026 pukul 12.00 dan keberangkatan pukul 23.59. Setelah itu perjalanan dilanjutkan ke Namlea dengan jadwal tiba Senin, 6 April 2026 pukul 10.00 dan berangkat pukul 17.00. Rute berikutnya menuju Sanana dengan jadwal tiba Selasa, 7 April 2026 pukul 06.00 dan berangkat pukul 08.00. Jalur pelayaran ini memperlihatkan kesinambungan perjalanan hingga kembali ke titik awal.
Kelanjutan perjalanan hingga kembali ke Bitung
Setelah meninggalkan Sanana, kapal menuju Bacan dengan jadwal kedatangan Rabu, 8 April 2026 pukul 05.00 dan keberangkatan pukul 07.00. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Ternate dengan jadwal tiba pukul 19.00 dan berangkat pukul 22.00. Kapal berikutnya singgah di Jailolo dengan jadwal kedatangan Kamis, 9 April 2026 pukul 01.00 dan keberangkatan pukul 03.00. Rangkaian pelayaran diakhiri dengan kedatangan di Bitung pada pukul 22.00 di hari yang sama.
Dengan jadwal tersebut, kapal memberikan layanan transportasi laut yang menyentuh berbagai wilayah kepulauan. Penumpang dapat memanfaatkan jadwal sesuai kebutuhan perjalanan. Informasi waktu kedatangan dan keberangkatan juga membantu dalam mengatur koneksi perjalanan lanjutan. Hal ini penting terutama bagi masyarakat yang bergantung pada transportasi laut.
Cara pemesanan tiket secara online
Pengecekan harga serta pemesanan tiket dapat dilakukan melalui situs resmi pelni.co.id. Calon penumpang cukup membuka situs tersebut lalu memilih menu “Reservasi Tiket”. Selanjutnya masukkan data perjalanan seperti kota keberangkatan, tujuan, tanggal, jumlah penumpang, dan jenis kabin. Setelah itu klik “Cari Pelayaran” dan pilih jadwal kapal yang diinginkan.
Langkah berikutnya adalah mengisi data penumpang secara lengkap dan benar. Penumpang kemudian memilih metode pembayaran seperti transfer bank, kartu kredit, atau e-wallet. Setelah pembayaran selesai, bukti transaksi harus disimpan sebagai kode pemesanan. Dokumen tersebut nantinya digunakan saat penukaran tiket sebelum keberangkatan.
Pemesanan melalui aplikasi dan metode pembayaran
Selain melalui situs resmi, pemesanan tiket juga dapat dilakukan melalui aplikasi Pelni. Pengguna cukup mengunduh aplikasi di Play Store atau App Store dan membuat akun. Setelah masuk ke aplikasi, pilih menu “Tiket Kapal” lalu isi kolom asal, tujuan, tanggal keberangkatan, jumlah penumpang, dan kelas. Setelah itu masukkan identitas penumpang dan lanjutkan ke pembayaran.
Pembayaran tiket dapat dilakukan melalui berbagai metode seperti gerai ritel, agen PPOB FastPay, virtual account bank, serta FinPay. Kode pemesanan wajib disimpan karena tiket dapat ditukar di loket keberangkatan. Penukaran biasanya dapat dilakukan mulai 24 jam sebelum kapal berangkat. Proses ini memastikan perjalanan berjalan lancar tanpa hambatan administrasi.
Dengan jadwal pelayaran yang terperinci serta kemudahan pemesanan tiket, layanan kapal ini diharapkan membantu mobilitas masyarakat. Penumpang juga diimbau memeriksa kembali jadwal karena dapat berubah sewaktu-waktu. Hindari membeli tiket di calo dan gunakan channel resmi yang tersedia. Informasi yang jelas akan membantu perjalanan laut menjadi lebih aman dan nyaman.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Strategi PLN Nusantara Power Menjaga Stabilitas Listrik Selama RAFI 1447 H
- Senin, 30 Maret 2026
Pertamina Kembangkan Sumur Manpatu Lepas Pantai Balikpapan Secara Bertahap
- Senin, 30 Maret 2026
Spesifikasi Unggulan Smartband Rogbid Loop Dengan Desain Minimalis Modern
- Senin, 30 Maret 2026
Berita Lainnya
Pertamina Kembangkan Sumur Manpatu Lepas Pantai Balikpapan Secara Bertahap
- Senin, 30 Maret 2026









