Minggu, 29 Maret 2026

Strategi Telkom Perkuat Bisnis Inti, Analis Beri Rekomendasi Saham TLKM

Strategi Telkom Perkuat Bisnis Inti, Analis Beri Rekomendasi Saham TLKM
Strategi Telkom Perkuat Bisnis Inti, Analis Beri Rekomendasi Saham TLKM

JAKARTA - Langkah strategis kembali diambil PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dalam upaya memperkuat arah bisnisnya ke depan. 

Di tengah persaingan industri yang semakin ketat, perusahaan pelat merah ini memilih untuk merapikan portofolio usahanya dengan lebih fokus pada sektor utama yang menjadi kekuatan inti, yakni telekomunikasi dan layanan digital. Strategi ini dinilai sebagai upaya penting untuk menjaga daya saing sekaligus meningkatkan nilai perusahaan di mata investor.

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) melanjutkan langkah penataan bisnis dengan melepas AdMedika Group kepada Fullerton Health.

Baca Juga

TOBA Siapkan Dividen Buyback Rights Issue Saat Transisi Bisnis Energi Hijau Berjalan

Langkah Divestasi untuk Fokus Bisnis Inti

Aksi ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat fokus pada bisnis inti telekomunikasi dan layanan digital.

AdMedika sendiri merupakan perusahaan pengelola layanan administrasi kesehatan (third party administrator/TPA) yang menyediakan solusi manajemen klaim dan layanan kesehatan bagi korporasi serta institusi.

VP Corporate Communication Telkom, Andri Herawan Sasoko, menegaskan divestasi ini sejalan dengan transformasi perusahaan. "Langkah ini untuk memperkuat fokus TelkomGroup pada core business di sektor telekomunikasi dan layanan digital," ujarnya.

Ia menjelaskan, AdMedika memiliki prospek pertumbuhan yang baik di industri kesehatan. Dengan bergabung ke Fullerton Health, bisnis AdMedika diharapkan bisa berkembang lebih cepat.

Strategi Penataan Portofolio Berkelanjutan

Ke depan, Telkom akan terus merapikan portofolio bisnis melalui berbagai opsi strategis, mulai dari merger, kemitraan, transfer bisnis, hingga divestasi. Namun, rencana detail untuk entitas lain masih dalam tahap kajian.

Langkah penataan ini juga dilakukan secara hati-hati agar tetap selaras dengan arah Telkom sebagai perusahaan digital telco.

Transformasi ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk memperkuat fondasi bisnis serta memastikan perusahaan tetap relevan di tengah perubahan industri yang cepat.

Pandangan Analis terhadap Kinerja TLKM

Dari sisi pasar, analis melihat strategi ini berpotensi menjadi katalis positif bagi saham TLKM.

Senior Equity Research Analyst Phillip Sekuritas Indonesia, Edo Ardiansyah, menilai transformasi Telkom menuju model strategic infrastructure holding bisa mendorong re-rating valuasi.

Saat ini, valuasi TLKM dinilai masih menarik dibandingkan rata-rata historis maupun perusahaan sejenis di kawasan.

Rekomendasi Saham dan Target Harga

Seiring dengan itu, Phillip Sekuritas merekomendasikan beli saham TLKM dengan target harga Rp 4.200 per saham, berdasarkan proyeksi valuasi 2026 dengan PER 19,3 kali, PBV 2,3 kali, dan EV/EBITDA 4,6 kali.

Rekomendasi ini menunjukkan adanya optimisme dari pelaku pasar terhadap prospek kinerja Telkom ke depan, terutama setelah langkah strategis yang diambil untuk memperkuat fokus bisnis inti.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

PNM Dorong Generasi Muda Berdaya Lewat Coaching Futsal dan Program Pemberdayaan UMKM

PNM Dorong Generasi Muda Berdaya Lewat Coaching Futsal dan Program Pemberdayaan UMKM

Laba Alfamart Naik 2025 Pendapatan Tumbuh Didukung Ekspansi Penjualan Nasional Konsisten Berkelanjutan

Laba Alfamart Naik 2025 Pendapatan Tumbuh Didukung Ekspansi Penjualan Nasional Konsisten Berkelanjutan

Jadwal Bus DAMRI Sleman Ke YIA Lengkap Rute Jam Tarif Maret 2026

Jadwal Bus DAMRI Sleman Ke YIA Lengkap Rute Jam Tarif Maret 2026

Mudik Lebaran 2026 Jalur Laut Pelni Layani Penumpang Menuju Jawa Meningkat Signifikan

Mudik Lebaran 2026 Jalur Laut Pelni Layani Penumpang Menuju Jawa Meningkat Signifikan

Arus Balik Lebaran Pelni Prediksi Kepadatan Tanjung Emas Semarang Mulai Akhir Maret

Arus Balik Lebaran Pelni Prediksi Kepadatan Tanjung Emas Semarang Mulai Akhir Maret