Kamis, 26 Maret 2026

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak Transportasi Padat Menuju Jabodetabek Secara Serentak

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak Transportasi Padat Menuju Jabodetabek Secara Serentak
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak Transportasi Padat Menuju Jabodetabek Secara Serentak

JAKARTA - Kembalinya jutaan masyarakat ke kota perantauan setelah libur Lebaran mulai terasa semakin intens. 

Pergerakan arus balik tahun 2026 kini memasuki fase krusial dengan lonjakan mobilitas yang terjadi hampir di seluruh moda transportasi. Kondisi ini menandai transisi dari suasana libur panjang menuju aktivitas normal di pusat-pusat ekonomi, khususnya wilayah Jabodetabek.

Peningkatan volume perjalanan tidak hanya terlihat di jalan tol, tetapi juga menjalar ke jalur arteri, pelabuhan penyeberangan, stasiun kereta api, hingga bandara. Semua sektor transportasi menunjukkan pola yang sama, yakni lonjakan signifikan penumpang dan kendaraan dalam waktu bersamaan.

Baca Juga

IESR Nilai WFH Efektif Tekan Konsumsi BBM di Tengah Harga Energi Naik

Kepadatan Tol Trans Jawa Tak Terhindarkan

Arus kendaraan menuju Jabotabek terus meningkat signifikan. Data PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat sebanyak 85.453 kendaraan telah melintas keluar dari Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Jakarta hingga Selasa malam.

Vice President Corporate Secretary and Legal PT JTT, Ria Marlinda Paalo menyebut lonjakan mulai terasa sejak malam hari.

“Karena memang melihat saat ini sudah naik untuk volume lalu lintasnya, sekitar pukul 20.00 sampai 21.00 WIB sudah mencapai sekitar 70 ribu kendaraan,” ujarnya mengutip Antara, Rabu (25/3).

Secara keseluruhan, PT Jasa Marga mencatat sekitar 1,7 juta kendaraan telah kembali ke Jabotabek dalam periode H-10 hingga H+2 Lebaran (11–23 Maret 2026). Angka ini baru sekitar separuh dari total proyeksi arus balik tahun ini.

“Arus lalu lintas kendaraan diperkirakan terus meningkat, terutama pada periode puncak arus balik tanggal 24, 28, dan 29 Maret 2026,” kata Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono.

Untuk mengantisipasi kepadatan, pengelola tol menerapkan berbagai strategi, seperti penambahan gardu transaksi, penerapan sistem one way nasional, serta contraflow di titik-titik strategis.

Jalur Pantura Dipadati Kendaraan Roda Dua

Lonjakan juga terjadi di jalur arteri, khususnya di Pantura Cirebon. Dinas Perhubungan mencatat lebih dari 114.431 kendaraan melintas menuju Jakarta hingga Selasa siang.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Cirebon, Indra Setiaman menyebut kendaraan roda dua mendominasi arus balik.

“Total ada 114.431 kendaraan yang melintas menuju arah Jakarta sampai Selasa pukul 14.30 WIB,” katanya.

Selain arus balik, aktivitas wisata di wilayah tersebut turut menambah kepadatan, sehingga pengaturan lalu lintas diperketat melalui koordinasi lintas instansi.

Lonjakan Penumpang di Penyeberangan Laut

Di sektor transportasi laut, lonjakan penumpang terlihat di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Ribuan pemudik memadati area tunggu sejak pagi hingga malam hari.

Data ASDP mencatat sebanyak 91.657 penumpang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H+2 Lebaran—naik 58,6 persen dibanding tahun lalu.

Untuk mengatasi lonjakan ini, ASDP menerapkan sistem delay, skrining tiket, serta pengaturan operasional dermaga agar arus tetap terkendali.

Sementara itu, lintasan Ketapang–Gilimanuk juga mengalami peningkatan dengan 38.212 penumpang dan 11.571 kendaraan atau naik 10,5 persen. Sebanyak 33 kapal feri dikerahkan untuk menjaga kelancaran arus.

Kereta Api Alami Kenaikan Kedatangan Penumpang

Transportasi kereta api juga mengalami lonjakan signifikan. PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat 52.926 penumpang tiba pada H+3 Lebaran, lebih tinggi dibanding jumlah keberangkatan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo menyebut arus balik sudah mulai terbentuk.

“Kami melihat tren arus balik sudah mulai terjadi dengan jumlah kedatangan yang lebih tinggi dibanding keberangkatan,” ujarnya.

Stasiun Pasar Senen dan Gambir masih menjadi pusat kedatangan utama penumpang, menandakan tingginya mobilitas menuju ibu kota.

Bandara Soekarno-Hatta Layani Jutaan Penumpang

Dari sektor udara, Bandara Soekarno-Hatta mencatat hampir dua juta penumpang selama periode angkutan Lebaran hingga H+3.

General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, menyebut pergerakan pesawat juga meningkat hingga lebih dari 13 ribu penerbangan.

“Hari ini kami merencanakan melayani sekitar 190 ribu penumpang, namun puncaknya tetap diprediksi pada Sabtu, 28 Maret,” katanya.

Meski terjadi lonjakan, operasional bandara tetap berjalan normal berkat koordinasi antarinstansi dan optimalisasi layanan yang terus dilakukan.

Arus balik Lebaran 2026 diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa gelombang hingga awal April. Para operator transportasi mengingatkan masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan matang, menjaga kondisi fisik, serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

Dengan mobilitas yang terus meningkat, kewaspadaan dan kedisiplinan menjadi kunci utama agar perjalanan tetap aman dan lancar hingga tujuan akhir.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kemensos Uji Coba WFH ASN, Layanan Publik Aman dan Sekolah Rakyat Tetap Normal

Kemensos Uji Coba WFH ASN, Layanan Publik Aman dan Sekolah Rakyat Tetap Normal

Satgas PRR Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatera Lewat Sinergi Daerah

Satgas PRR Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatera Lewat Sinergi Daerah

A400M Kedua Segera Tiba di Indonesia Akhir Maret 2026, Kapasitas Angkut TNI AU Meningkat

A400M Kedua Segera Tiba di Indonesia Akhir Maret 2026, Kapasitas Angkut TNI AU Meningkat

BMKG Prediksi Hujan Terjadi Di Mayoritas Wilayah Indonesia Kamis 26 Maret 2026

BMKG Prediksi Hujan Terjadi Di Mayoritas Wilayah Indonesia Kamis 26 Maret 2026

SIM Keliling Jakarta Kamis 26 Maret 2026 Ini Tersedia Di 4 Wilayah Layanan

SIM Keliling Jakarta Kamis 26 Maret 2026 Ini Tersedia Di 4 Wilayah Layanan