JAKARTA - Deposito masih menjadi salah satu instrumen investasi favorit sebagian masyarakat karena menawarkan kombinasi keamanan, kepastian, dan imbal hasil stabil.
Berbeda dengan saham atau kripto yang fluktuatif, deposito dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sehingga modal nasabah tetap aman.
Salah satu keunggulan deposito adalah suku bunga lebih tinggi daripada tabungan biasa. Investor sudah mengetahui imbal hasil sejak awal, sehingga instrumen ini cocok untuk mereka yang menghindari risiko.
Baca JugaRekomendasi Saham Hari Ini Rabu 25 Maret 2026 IHSG Menguat Positif
Deposito dapat dipilih dengan tenor mulai dari 1 bulan hingga 12 bulan atau lebih, sehingga bisa menyesuaikan kebutuhan jangka pendek maupun menengah.
Keputusan Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75% pada awal 2026 turut menjaga stabilitas imbal hasil instrumen simpanan di perbankan. Dengan kondisi ini, investor bisa merencanakan keuangan dengan lebih aman, terutama di tengah ketidakpastian pasar global dan inflasi domestik.
Kebijakan Bank BUMN Menjaga Stabilitas Suku Bunga
Bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), termasuk Bank Mandiri, BRI, dan BNI, masih mempertahankan suku bunga deposito relatif stabil hingga akhir Maret 2026.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk menjaga keseimbangan antara stabilitas nilai tukar rupiah dan pertumbuhan ekonomi domestik.
Dengan BI-Rate tetap, bank memiliki ruang likuiditas yang cukup untuk menawarkan bunga deposito kompetitif sekaligus menjaga biaya dana (cost of fund) agar tetap terkendali. Hal ini membuat deposito menjadi pilihan menarik bagi investor konservatif.
Bagi nasabah, kepastian imbal hasil menjadi faktor utama. Dengan jaminan LPS sebesar 4,25%, risiko hilangnya modal sangat kecil. Stabilitas kebijakan moneter diharapkan dapat memperkuat daya tahan sektor perbankan menghadapi ketidakpastian global, sekaligus menyediakan opsi investasi aman bagi masyarakat.
Update Suku Bunga Deposito Bank Mandiri
Bank Mandiri (BMRI) tidak mengubah suku bunga sejak 15 Juli 2025. Saat ini, suku bunga deposito rupiah berkisar 2,25%–2,50% per tahun, dengan suku bunga tertinggi berlaku untuk tenor 6, 12, dan 24 bulan. Tenor 1 dan 3 bulan tetap mendapat bunga 2,25%.
Nasabah dapat membuka deposito mulai dari Rp1 juta melalui aplikasi Livin’ by Mandiri, sedangkan pembukaan di kantor cabang membutuhkan setoran minimal Rp10 juta. Deposito Mandiri tersedia dalam berbagai tenor sesuai kebutuhan, memberikan kepastian imbal hasil dan risiko minimal.
| Tier | 1 Bulan | 3 Bulan | 6 Bulan | 12 Bulan | 24 Bulan |
|---|---|---|---|---|---|
| < Rp 100 Juta | 2.25% | 2.25% | 2.50% | 2.50% | 2.50% |
| ? Rp 100 Juta s.d < Rp 1 M | 2.25% | 2.25% | 2.50% | 2.50% | 2.50% |
| ? Rp 1 M s.d < Rp 2 M | 2.25% | 2.25% | 2.50% | 2.50% | 2.50% |
| ? Rp 2 M s.d < Rp 5 M | 2.25% | 2.25% | 2.50% | 2.50% | 2.50% |
| ? Rp 5 M | 2.25% | 2.25% | 2.50% | 2.50% | 2.50% |
Deposito Mandiri cocok untuk investor yang ingin imunitas modal sambil mendapatkan keuntungan lebih tinggi daripada tabungan biasa, terutama untuk jangka waktu menengah dan panjang.
Update Suku Bunga Deposito BRI dan BNI
Bank BRI (BBRI) menawarkan suku bunga deposito rupiah antara 2,50%–3,00% per tahun. Tenor 1 dan 3 bulan mendapatkan bunga tertinggi 3,00%, tenor 6 bulan 2,75%, sedangkan tenor 12 dan 24 bulan 2,50%. Setoran awal deposito minimal Rp10 juta di cabang, tetapi melalui internet banking cukup Rp1 juta hingga Rp100 juta.
| Nominal | 3 Bulan | 6 Bulan | 12 Bulan | 24 Bulan | 36 Bulan |
|---|---|---|---|---|---|
| < Rp 100 Juta | 3.00% | 3.00% | 2.75% | 2.50% | 2.50% |
| Rp 100 Juta – Rp 2 M | 3.00% | 3.00% | 2.75% | 2.50% | 2.50% |
| > Rp 2 M | 3.00% | 3.00% | 2.75% | 2.50% | 2.50% |
Bank BNI (BBNI) masih menerapkan suku bunga 2,25%–2,75% per tahun sejak 5 November 2025. Tenor 1 bulan 2,25%, 3 bulan 2,50%, 6 bulan 2,75%, dan 12–24 bulan 2,50%. Modal minimal Rp5 juta, sehingga lebih terjangkau bagi investor menengah.
| Nominal | 1 Bulan | 3 Bulan | 6 Bulan | 12 Bulan | 24 Bulan |
|---|---|---|---|---|---|
| < Rp 100 Juta | 2.25% | 2.50% | 2.75% | 2.50% | 2.50% |
| ? Rp 100 Juta – < Rp 1 M | 2.25% | 2.50% | 2.75% | 2.50% | 2.50% |
| ? Rp 1 M – < Rp 5 M | 2.25% | 2.50% | 2.75% | 2.50% | 2.50% |
| ? Rp 5 M – < Rp 50 M | 2.25% | 2.50% | 2.75% | 2.50% | 2.50% |
| ? Rp 50 M – ? Rp 100 M | 2.25% | 2.50% | 2.75% | 2.50% | 2.50% |
| > Rp 100 M | 2.25% | 2.50% | 2.75% | 2.50% | 2.50% |
Dengan rentang bunga ini, investor tetap mendapat kombinasi keamanan modal dan keuntungan stabil, sangat cocok bagi nasabah yang mengutamakan risiko minimal.
Pertimbangan Investor
Stabilitas suku bunga deposito hingga Maret 2026 menjadi kepastian bagi investor konservatif. Deposito tetap menjadi instrumen aman untuk melindungi modal sekaligus memperoleh keuntungan pasti.
Dengan berbagai tenor dan minimal setoran yang fleksibel, masyarakat dapat menyesuaikan pilihan investasi sesuai kebutuhan jangka pendek maupun menengah. Kebijakan perbankan ini mencerminkan upaya menjaga likuiditas dan kestabilan sektor perbankan di tengah ketidakpastian global.
Deposito BRI, Mandiri, dan BNI tetap menjadi pilihan populer karena keamanan, imbal hasil stabil, dan kemudahan akses melalui cabang maupun digital banking. Investor dapat memanfaatkan instrumen ini sebagai strategi menyeimbangkan portofolio investasi di tengah ketidakpastian ekonomi.
Sutomo
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Jadwal KA Prameks Jogja Purworejo Hari Ini Lengkap Jam Berangkat Dan Rute
- Rabu, 25 Maret 2026
PLN Jaga Pasokan Listrik Nasional Stabil Saat Salat Idulfitri 1447 Hijriah
- Rabu, 25 Maret 2026
Berita Lainnya
AAJI Dukung Program Penjaminan Polis Asuransi Resmi Diluncurkan Tahun 2027
- Rabu, 25 Maret 2026
Perpanjangan Waktu Lapor SPT Tahunan Jadi Mudah Dengan Fitur Coretax Online
- Rabu, 25 Maret 2026












