Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS Pagi Ini Sentuh Level Rp16.890 Per Dolar
- Kamis, 12 Maret 2026
JAKARTA - Pergerakan nilai tukar rupiah kembali menjadi perhatian pasar pada awal perdagangan Kamis pagi.
Mata uang Indonesia tersebut tercatat mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat di tengah berbagai sentimen global yang masih memengaruhi pasar keuangan internasional.
Fluktuasi nilai tukar rupiah belakangan ini tidak terlepas dari perkembangan ekonomi global yang penuh ketidakpastian. Faktor seperti pergerakan indeks dolar AS, kondisi geopolitik dunia, hingga harga komoditas energi menjadi variabel penting yang memengaruhi arah pergerakan mata uang.
Baca JugaRekomendasi Saham Hari Ini Rabu 25 Maret 2026 IHSG Menguat Positif
Selain faktor eksternal, kondisi domestik juga ikut memberikan sentimen terhadap pasar. Kebijakan di sektor keuangan serta perkembangan ekonomi nasional kerap menjadi pertimbangan bagi pelaku pasar dalam menentukan posisi investasi mereka.
Kombinasi berbagai faktor tersebut membuat nilai tukar rupiah cenderung bergerak dinamis dari waktu ke waktu. Pelaku pasar terus memantau perkembangan terbaru untuk menilai potensi pergerakan mata uang dalam jangka pendek.
Rupiah Dibuka Melemah Pada Perdagangan Pagi
Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Kamis (12/3/2026).
Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengawali perdagangan dengan pelemahan sebesar 0,15% ke level Rp16.890/US$. Pergerakan ini melanjutkan tren pelemahan rupiah setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya, Rabu (11/3/2026), rupiah ditutup melemah 0,06% di posisi Rp16.865/US$.
Pelemahan pada pembukaan perdagangan menunjukkan bahwa tekanan terhadap rupiah masih berlanjut dari sesi perdagangan sebelumnya. Pergerakan seperti ini cukup lazim terjadi di pasar valuta asing yang sangat sensitif terhadap berbagai sentimen global.
Nilai tukar rupiah sering kali dipengaruhi oleh perubahan permintaan terhadap dolar AS. Ketika investor global meningkatkan permintaan terhadap mata uang Amerika tersebut, tekanan terhadap mata uang negara berkembang cenderung meningkat.
Penguatan Indeks Dolar AS
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat 0,11% ke level 99,340. Penguatan ini melanjutkan kenaikan pada perdagangan sebelumnya, saat DXY ditutup naik 0,41% ke posisi 99,231.
Kenaikan indeks dolar AS mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap mata uang tersebut. Dalam kondisi ketidakpastian global, dolar sering dianggap sebagai aset yang relatif aman sehingga permintaannya meningkat.
Penguatan dolar AS juga biasanya memberikan tekanan terhadap mata uang lain di dunia. Ketika indeks dolar menguat, ruang bagi mata uang lain untuk menguat menjadi semakin terbatas.
Pergerakan rupiah pada perdagangan Kamis ini diperkirakan masih akan dipengaruhi kombinasi sentimen eksternal dan domestik.
Dari eksternal, penguatan indeks dolar AS membuat ruang penguatan mata uang lain, termasuk rupiah, menjadi semakin terbatas. Kenaikan DXY mencerminkan bahwa pelaku pasar kembali memburu dolar AS di tengah tingginya ketidakpastian global.
Sentimen Global Dari Inflasi dan Harga Minyak
Sentimen pasar global juga dipengaruhi data inflasi AS Februari yang masih sesuai perkiraan. Meski demikian, perhatian investor saat ini lebih banyak tertuju pada pergerakan harga minyak dan potensi dampak jangka panjang perang AS-Israel melawan Iran terhadap pertumbuhan ekonomi global.
Ketegangan geopolitik di berbagai wilayah dunia memang sering kali memengaruhi stabilitas pasar keuangan. Konflik yang melibatkan negara besar dapat memicu ketidakpastian yang berdampak pada perdagangan internasional dan sektor energi.
Pelaku pasar masih berada dalam posisi waspada karena konflik di Timur Tengah berisiko mengganggu perdagangan energi dunia dan memicu lonjakan harga. Risiko tersebut kini menjadi perhatian besar para pemimpin dunia.
Lonjakan harga energi tidak hanya berdampak pada sektor energi, tetapi juga dapat memengaruhi inflasi global. Ketika harga minyak meningkat tajam, berbagai sektor ekonomi dapat merasakan dampaknya.
Situasi seperti ini membuat investor cenderung mengambil sikap lebih hati-hati dalam mengambil keputusan investasi. Ketidakpastian global biasanya mendorong pelaku pasar untuk memilih aset yang dianggap lebih aman.
Perhatian Pasar Terhadap Perkembangan Dalam Negeri
Dari dalam negeri, pasar juga akan mencermati perkembangan di sektor keuangan setelah Komisi XI DPR RI menyetujui lima nama calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Keputusan tersebut diambil setelah proses fit and proper test yang berlangsung pada Rabu.
Keputusan tersebut menjadi salah satu perkembangan penting di sektor keuangan nasional. Struktur kepemimpinan lembaga pengawas keuangan sering kali menjadi perhatian pelaku pasar karena berkaitan dengan arah kebijakan dan stabilitas sektor keuangan.
Nama-nama yang disetujui yakni Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua, Hernawan Bekti Sasongko sebagai Wakil Ketua, Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Inovasi Teknologi dan Kripto, serta Dicky Kartikoyono sebagai Kepala Eksekutif Edukasi dan Perlindungan Konsumen.
Perubahan atau pengangkatan pejabat penting di sektor keuangan dapat memberikan sinyal bagi pasar mengenai arah kebijakan yang akan diambil di masa depan. Oleh karena itu, perkembangan ini turut menjadi perhatian pelaku pasar.
Kelima nama tersebut dijadwalkan untuk ditetapkan secara resmi dalam Rapat Paripurna DPR pada 12 Maret 2026.
Penetapan resmi tersebut akan menjadi tahap akhir dalam proses penunjukan anggota Dewan Komisioner OJK yang baru. Setelah disahkan, mereka akan memiliki peran penting dalam mengawasi serta menjaga stabilitas sektor jasa keuangan di Indonesia.
Perkembangan kebijakan di sektor keuangan domestik bersama dengan sentimen global akan terus memengaruhi pergerakan pasar. Oleh karena itu, pelaku pasar masih akan memantau berbagai faktor tersebut dalam menentukan arah pergerakan rupiah selanjutnya.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Jadwal KA Prameks Jogja Purworejo Hari Ini Lengkap Jam Berangkat Dan Rute
- Rabu, 25 Maret 2026
PLN Jaga Pasokan Listrik Nasional Stabil Saat Salat Idulfitri 1447 Hijriah
- Rabu, 25 Maret 2026
Berita Lainnya
AAJI Dukung Program Penjaminan Polis Asuransi Resmi Diluncurkan Tahun 2027
- Rabu, 25 Maret 2026












