Rabu, 11 Maret 2026

Menag Tekankan Pentingnya Nilai Al-Quran Dalam Kehidupan Berbangsa

Menag Tekankan Pentingnya Nilai Al-Quran Dalam Kehidupan Berbangsa
Menag Tekankan Pentingnya Nilai Al-Quran Dalam Kehidupan Berbangsa

JAKARTA - Peringatan Nuzulul Quran setiap tahun menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk kembali merenungkan makna turunnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. 

Di Indonesia, peringatan tersebut juga dimaknai sebagai kesempatan untuk memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus mempererat kebersamaan dalam kehidupan berbangsa. 

Tahun ini, peringatan Nuzulul Quran tingkat kenegaraan diselenggarakan secara khidmat di Istana Negara dengan menghadirkan berbagai tokoh nasional, ulama, dan perwakilan masyarakat.

Baca Juga

Polri Minta Pemudik Gunakan Hotline 110 Saat Butuh Bantuan Keamanan

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan harapannya agar momentum Nuzulul Quran dapat membawa keberkahan bagi bangsa Indonesia. Ia berharap nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dapat menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan nasional.

Harapan tersebut disampaikan Nasaruddin setelah menghadiri peringatan Nuzulul Quran tingkat kenegaraan 1447 Hijriah yang digelar di Istana Negara pada Selasa, 10 Maret 2026. 

Menurutnya, peringatan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga merupakan bagian dari upaya bersama untuk menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan publik.

"Mudah-mudahan Nuzulul Quran bisa memberikan gambaran lebih baik lagi Indonesia di masa depan. Mudah-mudahan berkah Al-Qur'an bagi Indonesia terjaga dari berbagai hal yang sulit," kata Nasaruddin.

Menghidupkan Nilai Al-Qur’an Dalam Kehidupan Publik

Dalam sambutannya, Nasaruddin Umar menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Quran memiliki makna penting dalam memperkuat nilai-nilai moral yang terkandung dalam kitab suci Al-Qur’an. 

Ia menyebutkan bahwa Al-Qur’an mengandung berbagai ajaran yang relevan bagi kehidupan masyarakat, termasuk dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, nilai-nilai yang diajarkan Al-Qur’an mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari keadilan, persaudaraan, tanggung jawab moral, hingga amanah untuk menjaga kelestarian bumi. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat penting untuk dijadikan pedoman dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan berkeadilan.

Ia menilai bahwa pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial dan kebijakan publik. 

Dengan demikian, peringatan Nuzulul Quran dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai dasar kehidupan berbangsa.

Nasaruddin juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan peringatan Nuzulul Quran tahun ini memiliki suasana yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya kegiatan tersebut digelar secara bergiliran di berbagai daerah, tahun ini Presiden memberikan arahan agar acara tersebut dilaksanakan di Istana Negara.

Ia menilai keputusan tersebut memberikan nuansa yang lebih khidmat dalam penyelenggaraan acara tersebut.

Kehadiran Tokoh Nasional dan Ulama

Peringatan Nuzulul Quran tingkat kenegaraan tahun ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari berbagai kalangan. Tercatat sekitar 278 orang hadir dalam acara tersebut, yang terdiri atas para menteri Kabinet Merah Putih, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh agama, serta sejumlah anak yatim.

Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut menunjukkan bahwa peringatan Nuzulul Quran menjadi momentum kebersamaan yang melibatkan berbagai pihak dalam kehidupan nasional.

Selain menjadi ajang refleksi spiritual, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah dengan para tokoh agama dan masyarakat.

Melalui pertemuan tersebut, diharapkan tercipta komunikasi yang lebih erat antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kehidupan bangsa yang lebih baik.

Permintaan Doa untuk Pemberantasan Korupsi

Pada kesempatan yang sama, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto juga menyampaikan permintaan doa kepada para ulama dan masyarakat agar pemerintah dapat menjalankan tugasnya dengan baik. 

Ia secara khusus meminta dukungan doa agar upaya pemberantasan korupsi di Indonesia dapat berjalan dengan sukses.

Permintaan tersebut disampaikan Prabowo dalam taklimatnya pada peringatan Nuzulul Quran tingkat kenegaraan 1447 Hijriah di Istana Negara.

Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan doa yang selama ini diberikan oleh para ulama serta tokoh masyarakat dalam menjalankan tugasnya sebagai Presiden.

Ia menilai dukungan moral dan spiritual dari masyarakat menjadi kekuatan penting bagi pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan nasional.

Selain itu, Presiden juga menegaskan komitmennya untuk memberantas berbagai praktik yang merugikan perekonomian negara.

"Kita akan memberantas mereka-mereka yang selama ini merusak perekonomian kita. Kita akan berantas mereka, kita akan hadapi mereka, dan kita akan menjalankan, kita akan tegakkan kebenaran dan keadilan," ujar Prabowo.

Nuzulul Quran Sebagai Momentum Refleksi Nasional

Peringatan Nuzulul Quran di tingkat kenegaraan tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum refleksi bagi kehidupan bangsa. Melalui peringatan tersebut, masyarakat diingatkan kembali pada nilai-nilai luhur yang diajarkan dalam Al-Qur’an.

Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi landasan moral dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan nasional, termasuk dalam upaya mewujudkan keadilan sosial, menjaga persatuan, serta memperkuat integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa spiritualitas dan moralitas memiliki peran penting dalam kehidupan berbangsa. Ketika nilai-nilai tersebut dijadikan pedoman bersama, diharapkan kehidupan masyarakat dapat berkembang secara harmonis dan berkelanjutan.

Melalui peringatan Nuzulul Quran, pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat terus memperkuat komitmen untuk menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai inspirasi dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih baik.

Sutomo

Sutomo

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

BRIN dan Kemenbud Kolaborasi Riset Peradaban Nusantara dan Digitalisasi Bahasa

BRIN dan Kemenbud Kolaborasi Riset Peradaban Nusantara dan Digitalisasi Bahasa

Menag Ajak Jadikan Al Quran Sebagai Inspirasi Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Bersama

Menag Ajak Jadikan Al Quran Sebagai Inspirasi Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Bersama

Program MBG Dinilai DPR RI Contoh Menu Sehat Bergizi Dengan Biaya Terjangkau

Program MBG Dinilai DPR RI Contoh Menu Sehat Bergizi Dengan Biaya Terjangkau

Mensos Ajak Penerima Bansos Bergabung Koperasi Merah Putih Untuk Pemberdayaan Ekonomi

Mensos Ajak Penerima Bansos Bergabung Koperasi Merah Putih Untuk Pemberdayaan Ekonomi

Presiden Prabowo Instruksikan Stabilitas Harga Sembako Dan Stok Pangan Jelang Idulfitri 2026

Presiden Prabowo Instruksikan Stabilitas Harga Sembako Dan Stok Pangan Jelang Idulfitri 2026