IHSG Dibuka Menguat Hari Ini, Saham TLKM, BBCA hingga BRMS Kompak Masuk Zona Hijau
- Rabu, 11 Maret 2026
JAKARTA - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada Rabu, 11 Maret 2026, diawali dengan sentimen positif.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung bergerak di zona hijau pada awal sesi perdagangan, didorong oleh penguatan sejumlah saham berkapitalisasi besar. Saham-saham unggulan seperti TLKM, BBCA, hingga BRMS tercatat mengalami kenaikan sejak pembukaan pasar.
Pergerakan ini menunjukkan bahwa optimisme investor masih terlihat pada awal perdagangan hari ini. Sejumlah saham dari sektor perbankan, telekomunikasi, hingga pertambangan menjadi penggerak utama kenaikan indeks. Meski demikian, pelaku pasar tetap mencermati berbagai sentimen global dan domestik yang berpotensi memengaruhi arah IHSG sepanjang hari.
Baca JugaHarga Emas Antam Naik Hari Ini di Pegadaian Rabu 11 Maret 2026
Berdasarkan data perdagangan yang dihimpun dari RTI Infokom, pergerakan IHSG di awal sesi memperlihatkan adanya dominasi saham-saham yang mengalami kenaikan dibandingkan yang melemah.
IHSG Dibuka Menguat di Awal Perdagangan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Rabu, 11 Maret 2026. Berdasarkan data RTI Infokom, pada pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka pada posisi 7.484,77.
Setelah pembukaan perdagangan, IHSG terus bergerak menguat dan mencatatkan kenaikan sekitar 0,52 persen hingga berada di level 7.479,26.
Pergerakan positif ini juga tercermin dari jumlah saham yang mengalami penguatan. Tercatat sebanyak 283 saham berada di zona hijau, sementara 107 saham mengalami pelemahan. Di sisi lain, sebanyak 216 saham tercatat bergerak stagnan atau tidak mengalami perubahan harga.
Adapun kapitalisasi pasar IHSG pada perdagangan pagi ini tercatat mencapai Rp13.409 triliun. Nilai kapitalisasi tersebut menunjukkan besarnya nilai keseluruhan perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Penguatan IHSG pada awal perdagangan mencerminkan minat beli investor yang masih cukup kuat di pasar saham domestik.
Saham-Saham Unggulan Masuk Zona Hijau
Sejumlah saham berkapitalisasi besar turut menjadi pendorong penguatan IHSG pada awal perdagangan hari ini. Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) menjadi salah satu saham yang mencatatkan kenaikan cukup signifikan.
Saham TLKM menguat sebesar 1,35 persen dan diperdagangkan di level Rp3.000 per saham pada sesi pagi.
Selain itu, saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) juga turut mencatatkan penguatan. Saham bank swasta terbesar di Indonesia tersebut naik sebesar 0,36 persen dan berada di level Rp7.000 per saham.
Sementara itu, saham PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) juga bergerak positif pada awal perdagangan. Saham perusahaan sektor pertambangan tersebut naik 1,75 persen dan diperdagangkan di level Rp870 per saham.
Kenaikan pada saham-saham berkapitalisasi besar tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung pergerakan IHSG tetap berada di zona hijau pada sesi pembukaan.
Saham Sektor Tambang dan Perbankan Ikut Menguat
Selain TLKM, BBCA, dan BRMS, sejumlah saham lain juga turut mencatatkan kenaikan pada perdagangan pagi ini.
Saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) tercatat naik sekitar 1 persen dan diperdagangkan di level Rp4.060 per saham.
Kemudian saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) juga mengalami kenaikan sebesar 0,41 persen ke level Rp4.930 per saham.
Saham lain yang mencatatkan kenaikan cukup besar adalah PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA). Saham perusahaan tersebut melonjak 4,25 persen dan diperdagangkan di level Rp1.105 per saham.
Penguatan sejumlah saham dari berbagai sektor tersebut menunjukkan adanya minat beli yang cukup merata di pasar saham domestik pada awal perdagangan hari ini.
Pergerakan ini juga memperlihatkan bahwa investor masih aktif melakukan transaksi pada berbagai sektor, baik perbankan, telekomunikasi, maupun pertambangan.
Sentimen Global dan Komoditas Pengaruhi IHSG
Tim Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menjelaskan mayoritas indeks di bursa Wall Street melemah akibat terkoreksinya harga komoditas energi dan cukup besarnya aksi jual investor asing diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.
Kondisi pasar global tersebut dapat memengaruhi pergerakan pasar saham domestik, termasuk IHSG, karena aliran dana investor asing memiliki peran penting dalam dinamika perdagangan di Bursa Efek Indonesia.
Di sisi lain, terdapat pula beberapa sentimen yang dinilai berpotensi memberikan dorongan positif bagi pergerakan IHSG.
Naiknya harga sejumlah komoditas mineral logam serta meredanya kekhawatiran terhadap potensi kenaikan inflasi menjadi faktor yang berpotensi memberikan sentimen positif bagi pasar saham.
Pergerakan harga komoditas global sering kali memengaruhi kinerja saham-saham sektor pertambangan dan energi yang memiliki bobot cukup besar dalam indeks.
Proyeksi Pergerakan IHSG Hari Ini
Meski dibuka menguat, analis menilai pergerakan IHSG sepanjang perdagangan hari ini masih berpotensi bergerak variatif.
Tim Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan bahwa IHSG berpotensi bergerak bervariasi dan cenderung melemah pada sesi perdagangan berikutnya.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 7.375-7.310 dan resistance 7.510-7.575,” tulis CGS International Sekuritas.
Level support merupakan batas bawah yang menjadi area penopang pergerakan indeks, sementara resistance merupakan batas atas yang berpotensi menjadi area penahan kenaikan harga.
Investor biasanya menggunakan kedua level tersebut sebagai acuan dalam menentukan strategi transaksi, baik untuk membeli maupun menjual saham.
Dengan berbagai sentimen yang masih berkembang, pergerakan IHSG pada hari ini diperkirakan tetap dinamis. Pelaku pasar pun akan terus memantau perkembangan kondisi global, pergerakan harga komoditas, serta aktivitas investor asing yang dapat memengaruhi arah indeks sepanjang perdagangan.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
7 Resep Kue Kukus Praktis Memanfaatkan Buah Terlalu Matang Mudah Dibuat
- Rabu, 11 Maret 2026












