Gubernur Sumsel Pastikan Tol Kayuagung Siap Dilintasi Pemudik pada Lebaran 2026
- Rabu, 11 Maret 2026
JAKARTA - Menjelang periode mudik Lebaran 2026, kesiapan infrastruktur transportasi menjadi perhatian penting pemerintah daerah untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar.
Salah satu jalur yang menjadi fokus perhatian adalah ruas tol di kawasan Kayuagung, Sumatera Selatan, yang selama ini dikenal sebagai jalur strategis bagi mobilitas kendaraan selama masa libur Lebaran.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memastikan berbagai pembenahan telah dilakukan pada ruas tol tersebut. Perbaikan dilakukan setelah sebelumnya muncul keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang dinilai bergelombang, terutama pada bagian yang melintasi lahan gambut.
Baca JugaKabar Baik untuk Peserta BPJS PRB, Obat Bisa Diambil 7 Hari Lebih Awal Saat Mudik
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyatakan bahwa ruas tol di wilayah Kayuagung kini telah siap digunakan untuk melayani arus mudik Lebaran 2026. Kepastian tersebut disampaikan setelah proses pengerjaan teknis selesai dilakukan, termasuk penguatan struktur jalan pada area lahan gambut yang menjadi salah satu tantangan dalam pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.
Perbaikan Jalan Tol di Lahan Gambut
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru memastikan infrastruktur jalan tol di kawasan Kayuagung siap melayani arus mudik Lebaran 2026 setelah rampungnya pengerjaan teknis pada lahan gambut dengan penguatan 3.000 titik cerucuk sedalam 29 meter.
Gubernur Sumsel Herman Deru di Palembang, Selasa, mengatakan perbaikan tersebut dilakukan untuk menjawab keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang sebelumnya bergelombang di ruas tol tersebut.
Penggunaan teknologi tiang pancang hingga menyentuh tanah keras dilakukan agar jalur strategis itu layak dilalui dan memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 18 April 2026.
“Masalah jalan di Kayuagung yang selama ini dikeluhkan kini terjawab dengan pembangunan menggunakan 3.000 titik cerucuk sedalam 29 meter. Hal ini dilakukan karena kondisi lahan merupakan kubah gambut, sehingga tiang pancang harus mencapai kedalaman tersebut untuk menyentuh tanah keras,” katanya.
Diskon Tarif Tol Selama Masa Mudik
Selain memastikan kesiapan infrastruktur, pemerintah daerah juga menyiapkan kebijakan yang diharapkan dapat meringankan biaya perjalanan masyarakat selama periode Lebaran.
Selain memastikan kesiapan infrastruktur, pihaknya juga bekerja sama dengan pengelola jalan tol untuk memberlakukan diskon tarif sebesar 30 persen selama periode H-7 hingga H+7 Lebaran.
Kebijakan tersebut berlaku otomatis tanpa persyaratan tambahan sehingga pengguna jalan tidak perlu melakukan prosedur khusus untuk mendapatkan potongan tarif.
“Diskon ini berlaku secara otomatis tanpa perlu syarat tambahan. Langkah ini kami ambil sebagai respons atas aspirasi masyarakat yang menginginkan adanya pengurangan tarif tol selama masa mudik,” katanya.
Koordinasi Pengamanan dan Antisipasi Lonjakan Kendaraan
Selain aspek infrastruktur dan kebijakan tarif, pemerintah daerah juga mempersiapkan langkah antisipasi terhadap peningkatan volume kendaraan yang biasanya terjadi selama masa mudik Lebaran.
Untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, Pemprov Sumsel juga meningkatkan koordinasi dengan pihak kepolisian guna mengantisipasi lonjakan kendaraan pada periode mudik. Arus lintas harian rata-rata pada puncak arus mudik diperkirakan dapat mencapai sekitar 21.000 kendaraan.
Koordinasi tersebut diharapkan dapat membantu mengatur arus kendaraan, meminimalkan kemacetan, serta memastikan perjalanan para pemudik tetap aman selama melintasi jalur tol di wilayah tersebut.
Harapan Perjalanan Mudik Lebih Aman dan Nyaman
Dengan selesainya berbagai perbaikan infrastruktur dan dukungan kebijakan selama masa mudik, pemerintah daerah berharap perjalanan masyarakat menuju kampung halaman dapat berlangsung lebih lancar.
Oleh sebab itu, dengan kondisi jalan yang telah diperkuat dan tidak lagi bergelombang itu diharapkan para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman, baik saat menuju kampung halaman maupun ketika kembali, kata Deru.
Upaya peningkatan kualitas infrastruktur ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya pada momen penting seperti mudik Lebaran yang setiap tahunnya melibatkan jumlah perjalanan yang sangat besar.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Catat! Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Lebaran 2026 Selama Tujuh Hari
- Rabu, 11 Maret 2026












