Kamis, 26 Maret 2026

Pertamina Hulu Energi dan Inisiatif Dekarbonisasi dalam Era Transisi Energi

Pertamina Hulu Energi dan Inisiatif Dekarbonisasi dalam Era Transisi Energi

JAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menandai langkah maju mereka dalam mengantisipasi era energi transisi dengan mengumumkan strategi dekarbonisasi yang progresif. Pernyataan ini disampaikan oleh Arya Dwi Paramita, Corporate Secretary PHE, pada acara Media Gathering Pertamina EP Cepu di Bandung, Senin (03/06).

"Dalam menghadapi tantangan energi masa depan, PHE memandang pentingnya menjalankan operasi yang ramah lingkungan sebagai bagian dari strategi perusahaan. Langkah-langkah dekarbonisasi, seperti transisi gas, dekarbonisasi, dan penerapan teknologi baru seperti carbon capture storage (CCS) dan carbon capture utilization & storage (CCUS), menjadi fokus kami," ungkap Arya di hadapan wartawan.

Tantangan ketahanan energi nasional menjadi poin penting dalam konteks ini. Permintaan akan energi fosil diperkirakan akan terus meningkat hingga tahun 2050, namun PHE melihat potensi besar dalam penggunaan gas sebagai energi transisi yang bersih. Proyek-proyek seperti Jambaran-Tiung Biru (JTB) di Regional Indonesia Timur telah membuktikan hal ini dengan mencapai produksi penuh yang stabil.

Baca Juga

Efisiensi Anggaran Daerah Diperketat Mendagri Tekankan Pangkas Perjalanan Dinas Tidak Penting

Nyimas Fauziah Rikani, Kepala Departemen Komunikasi SKK Migas, menegaskan peran strategis industri migas dalam kontribusinya terhadap pendapatan negara. Dalam konteks ini, PHE memiliki tanggung jawab untuk mencapai target produksi nasional yang ambisius.

Arya juga menggarisbawahi pencapaian PHE sepanjang tahun 2023, yang mencerminkan peningkatan produksi gas yang signifikan dan pencapaian solid dari semua afiliasi PHE di seluruh wilayah operasionalnya.

PHE telah membuktikan komitmennya terhadap prinsip Environment, Social, Governance (ESG), melalui pencapaian rating yang tinggi dari lembaga internasional, Sustainalytics, serta keanggotaannya di United Nations Global Compact (UNGC). Implementasi teknologi CCUS di lapangan Pertamina EP Sukowati Field, Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi bukti nyata dari langkah-langkah progresif dalam menjalankan prinsip-prinsip ESG.

Dengan komitmen pada prinsip-prinsip Universal dari UNGC dan kebijakan Zero Tolerance on Bribery, PHE terus berusaha untuk menjaga standar operasional yang tinggi dan menjadi pionir dalam industri energi yang ramah lingkungan, bertanggung jawab secara sosial, dan memiliki tata kelola yang baik.

Redaksi

Redaksi

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Pemerintah Pertimbangkan Pangkas Anggaran MBG Demi Jaga Defisit APBN Tetap Aman

Pemerintah Pertimbangkan Pangkas Anggaran MBG Demi Jaga Defisit APBN Tetap Aman

Pemudik Lebaran 2026 Apresiasi Infrastruktur Jawa Tengah Makin Baik Nyaman Berkembang

Pemudik Lebaran 2026 Apresiasi Infrastruktur Jawa Tengah Makin Baik Nyaman Berkembang

Bupati Karawang Dorong ASN Tingkatkan Kinerja Percepat Pembangunan Infrastruktur Daerah

Bupati Karawang Dorong ASN Tingkatkan Kinerja Percepat Pembangunan Infrastruktur Daerah

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak Transportasi Padat Menuju Jabodetabek Secara Serentak

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak Transportasi Padat Menuju Jabodetabek Secara Serentak

Kereta Api Jadi Pilihan Utama Pemudik Lebaran 2026 Nyaman Tepat Waktu

Kereta Api Jadi Pilihan Utama Pemudik Lebaran 2026 Nyaman Tepat Waktu