JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkuat kesiapan operasional menjelang periode mudik Lebaran 2026 dengan menambah jumlah kapal yang beroperasi di lintasan Ketapang (Banyuwangi) menuju Gilimanuk (Bali).
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat yang diperkirakan terjadi selama musim mudik.
Peningkatan jumlah armada kapal ini diharapkan mampu menjaga kelancaran arus penyeberangan sekaligus memperkuat kapasitas layanan di salah satu jalur transportasi laut paling sibuk di Indonesia, khususnya yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Bali.
Baca JugaJadwal Rute Bus KSPN Jogja Menuju Pantai Parangtritis Dan Baron Lengkap
Kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan optimal di tengah potensi peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan selama masa angkutan Lebaran tahun ini.
ASDP Tingkatkan Operasional Kapal Perkuat Kapasitas Layanan Jawa Bali
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) meningkatkan jumlah kapal feri yang beroperasi di lintasan Ketapang (Banyuwangi) – Gilimanuk (Bali). Jika sebelumnya terdapat 28 kapal yang melayani rute tersebut, kini jumlahnya ditambah menjadi 32 armada kapal.
Penambahan armada ini dilakukan untuk memperkuat kapasitas layanan sekaligus menjaga kelancaran arus mudik Lebaran 2026 yang diperkirakan mengalami peningkatan signifikan.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo menyampaikan bahwa mobilitas masyarakat pada periode angkutan Lebaran tahun ini diproyeksikan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
"Khusus lintasan Jawa-Bali, jumlah penumpang diprediksi tumbuh sekitar 10 persen dan kendaraan meningkat 9,3 persen dibandingkan periode sebelumnya, dan secara nasional diperkirakan total pergerakan mencapai sekitar 5,8 juta penumpang dan 1,4 juta kendaraan," katanya.
Proyeksi tersebut menjadi dasar bagi perusahaan untuk memperkuat kesiapan layanan, khususnya pada lintasan yang memiliki volume penyeberangan tinggi seperti Ketapang-Gilimanuk.
Lonjakan Penumpang dan Kendaraan Diprediksi Terjadi
Selain arus mudik dari Pulau Jawa menuju Bali, pergerakan masyarakat dari Bali menuju Jawa juga diperkirakan mengalami peningkatan pada periode yang sama.
Heru Widodo menjelaskan bahwa arus perjalanan dari Bali menuju Jawa juga menunjukkan tren pertumbuhan yang cukup tinggi.
Sementara arus mudik, lanjut Heru, dari Pulau Bali menuju Jawa juga diproyeksikan meningkat dengan pertumbuhan sekitar 9,5 persen pada penumpang dan 8,7 persen kendaraan.
Dengan adanya prediksi tersebut, ASDP berupaya memastikan bahwa seluruh sistem operasional dapat berjalan dengan baik agar tidak terjadi penumpukan kendaraan maupun penumpang di pelabuhan.
Baca juga: ASDP perkuat layanan nasional antisipasi pergerakan 5,8 juta pemudik
Persiapan tersebut tidak hanya mencakup penambahan armada kapal, tetapi juga optimalisasi pengaturan jadwal keberangkatan serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna menjaga kelancaran arus transportasi.
Antisipasi Cuaca Ekstrem Selama Musim Mudik
Selain menghadapi lonjakan jumlah penumpang dan kendaraan, ASDP juga mempersiapkan langkah antisipatif terhadap kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem selama periode mudik Lebaran 2026.
Dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi pada periode mudik Lebaran tahun ini, ASDP terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Heru Widodo menegaskan bahwa perusahaan terus memperkuat kesiapan operasional guna menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan masyarakat.
"Kami berkomitmen untuk selalu menempatkan keselamatan pengguna jasa sebagai prioritas utama, dan berbagai langkah antisipatif terus kami lakukan agar layanan penyeberangan tetap andal dan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat," kata Heru.
Koordinasi dengan BMKG dilakukan secara intensif guna memperoleh informasi terbaru mengenai kondisi cuaca di wilayah perairan yang dilalui kapal penyeberangan.
Informasi tersebut menjadi dasar dalam menentukan langkah operasional, termasuk pengaturan jadwal pelayaran apabila terjadi kondisi cuaca yang berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
Waspada Potensi Hujan Lebat dan Gelombang Laut
ASDP juga memperhatikan sejumlah potensi cuaca yang diprediksi masih terjadi pada periode Maret hingga April tahun ini.
Heru Widodo menyebutkan bahwa berdasarkan prediksi BMKG, potensi hujan dengan intensitas tinggi masih perlu diwaspadai di sejumlah wilayah di Indonesia.
Ia menambahkan bahwa wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat meliputi Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara hingga Papua Pegunungan.
Baca juga: Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk ditutup saat Hari Raya Nyepi
Selain hujan dengan intensitas tinggi, kondisi gelombang laut juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan selama periode tersebut.
Pada periode Maret hingga April, kata Heru, diperkirakan terjadi gelombang laut kategori sedang dengan ketinggian sekitar 1,25 hingga 2,5 meter di perairan selatan Jawa sampai dengan Nusa Tenggara Timur.
Kondisi gelombang tersebut masih tergolong dalam kategori yang perlu diwaspadai oleh operator kapal penyeberangan, khususnya dalam menjaga stabilitas pelayaran.
ASDP Siagakan Tugboat untuk Mitigasi Risiko
Untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan operasional yang dapat terjadi akibat kondisi cuaca maupun gelombang laut, ASDP menyiapkan sejumlah langkah mitigasi.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyiagakan kapal tugboat untuk membantu manuver kapal penyeberangan saat menghadapi kondisi angin kencang maupun arus laut yang kuat.
"Sebagai langkah mitigasi, ASDP menyiagakan kapal tugboat untuk membantu manuver kapal saat menghadapi angin kencang dan arus kuat," katanya.
Keberadaan kapal tugboat dinilai penting untuk membantu kapal feri saat melakukan proses sandar di pelabuhan maupun ketika menghadapi kondisi perairan yang menantang.
Dengan berbagai langkah kesiapan tersebut, ASDP berharap operasional penyeberangan selama periode mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan mampu memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat yang melakukan perjalanan antar pulau.
Sutomo
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026 KAI Daop 3 Cirebon Siapkan 15 Lokomotif
- Sabtu, 07 Maret 2026
Waskita Toll Road Tingkatkan Layanan Jalan Tol Jelang Arus Mudik Lebaran
- Sabtu, 07 Maret 2026
Jasamarga Tingkatkan Kualitas Infrastruktur Jalan Tol Jakarta Cikampek
- Sabtu, 07 Maret 2026
MRT Jakarta Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Area Stasiun Kota Maret 2026
- Sabtu, 07 Maret 2026












