Kemendikdasmen Ajak Sekolah Ikut Kompetisi Rukun Sama Teman, Hadiah Menarik
- Jumat, 27 Februari 2026
JAKARTA - Kemendikdasmen meluncurkan Kompetisi Kreasi Gerak dan Lagu "Rukun Sama Teman" untuk memperkuat karakter bangsa dan menciptakan budaya sekolah yang aman.
Kompetisi ini bertujuan mendorong nilai kebersamaan dan persatuan di kalangan pelajar.Kompetisi ini diadakan oleh Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) dan dimaksudkan untuk memperkenalkan, menanamkan, serta memperkuat nilai-nilai kolaborasi, empati, dan saling menghargai di kalangan siswa.
Kegiatan ini, lebih dari sekadar ajang perlombaan, juga bertujuan untuk menjadikan gerak, lagu, dan karya kreatif sebagai sarana bagi para murid untuk mempraktikkan nilai rukun dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam lingkungan sekolah.
Baca JugaMenhan Tekankan Yon TP Lindungi dan Layani Masyarakat, Perkuat Keamanan dan Ketahanan Wilayah
Keberadaan kompetisi ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mendukung pengembangan karakter positif di sekolah-sekolah.
Dengan hadiah total mencapai Rp 112,5 juta, Kemendikdasmen berharap dapat menarik partisipasi aktif dari berbagai kalangan dan memotivasi seluruh elemen pendidikan untuk bekerja sama dalam memperkuat budaya rukun di Indonesia.
Kompetisi Terbuka untuk Semua Jenjang Pendidikan dari PAUD hingga SLB
Kompetisi ini terbuka untuk siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, hingga SLB di seluruh Indonesia, termasuk Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN).
Dengan pendekatan yang inklusif, ajang ini memberikan kesempatan bagi anak-anak Indonesia untuk menunjukkan kreativitas mereka melalui berbagai kategori yang disediakan. Setiap siswa diundang untuk mengekspresikan nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan persahabatan melalui medium yang mereka pilih, baik itu gerak, lagu, atau karya digital.
Adapun kategori utama dalam kompetisi ini meliputi Gerak Lagu, Paduan Suara, Band Challenge, Ide Koreo Kreatif, Videoklip Animasi, dan Video Pendek.
Semua kategori tersebut dirancang untuk memberikan ruang bagi para siswa untuk berkreasi dan mengembangkan kemampuan artistik mereka sambil tetap mengusung tema utama, yaitu “Rukun Sama Teman”.
Kompetisi ini bukan hanya soal berkompetisi, tetapi lebih pada proses pembelajaran dan penerapan nilai-nilai yang dapat membentuk karakter siswa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman menyenankan, tetapi juga menginternalisasi nilai kebersamaan yang akan bermanfaat sepanjang hidup mereka.
Pentingnya Pembiasaan Nilai Rukun dalam Pendidikan
Menurut Kepala Pusat Penguatan Karakter Kemendikdasmen, Rusprita Putri Utami, kompetisi ini lebih dari sekadar perlombaan, karena berfungsi sebagai alat untuk menanamkan budaya positif di sekolah.
Melalui ajang ini, nilai-nilai rukun diharapkan dapat menjadi kebiasaan yang diterapkan sehari-hari oleh siswa. Dalam konteks ini, gerak dan lagu bukan hanya alat untuk ekspresi, tetapi juga medium yang dapat memperkuat ikatan sosial antar siswa.
Gerakan dan lagu yang ditampilkan dalam kompetisi ini adalah bentuk ekspresi dari nilai rukun yang diajarkan oleh pemerintah.
Dengan mengedepankan elemen kebersamaan dan saling menghargai, ajang ini diharapkan dapat menciptakan generasi yang lebih menghargai perbedaan dan mampu bekerja sama dengan baik dalam berbagai aspek kehidupan.
Sejalan dengan visi tersebut, Kemendikdasmen menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan penuh kolaborasi, yang menjadi dasar untuk membangun hubungan yang sehat di antara teman-teman sebaya.
Ini adalah bagian dari upaya yang lebih besar untuk menciptakan sistem pendidikan yang tidak hanya fokus pada pengetahuan akademis, tetapi juga pada pembentukan karakter yang positif.
Hadiah Kompetisi: Rp 112,5 Juta untuk Meningkatkan Partisipasi dan Motivasi
Total hadiah yang disediakan dalam kompetisi ini mencapai Rp 112,5 juta, sebuah angka yang sangat menggugah semangat para peserta.
Hadiah ini diharapkan tidak hanya menjadi insentif, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya siswa dalam mengembangkan potensi mereka di bidang seni dan kreativitas.
Kemendikdasmen berharap, dengan adanya hadiah yang menarik, semakin banyak sekolah yang akan berpartisipasi dalam kompetisi ini dan memperkuat budaya rukun di kalangan siswa.
Selain itu, hadiah besar ini juga memberikan dorongan tambahan bagi sekolah-sekolah untuk lebih gencar dalam melibatkan siswa mereka dalam kegiatan kreatif yang mendukung pengembangan karakter positif.
Dengan melibatkan berbagai kategori, mulai dari gerak, lagu, hingga video kreatif, kompetisi ini memberikan ruang yang luas bagi berbagai jenis ekspresi seni yang dapat dipilih oleh siswa.
Rukun Sama Teman: Tema Sentral untuk Membangun Karakter Bangsa
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menyebutkan bahwa “Rukun Sama Teman” adalah pesan utama yang ingin disampaikan melalui kompetisi ini.
Tema ini diambil langsung dari pesan yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo saat peluncuran program digitalisasi pendidikan. Dalam pesan tersebut, Presiden mengingatkan pentingnya nilai rukun dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sosial secara umum.
Melalui kompetisi ini, Kemendikdasmen mengajak seluruh masyarakat, khususnya siswa, untuk menghayati dan menerapkan pesan tersebut dalam kehidupan mereka.
Tema ini mengajarkan pentingnya membangun hubungan yang sehat dengan teman-teman sebaya, serta menciptakan lingkungan yang penuh dengan kolaborasi dan saling menghargai. Inilah yang menjadi landasan dari Gerakan Rukun Sama Teman, yang juga didukung oleh Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah yang Aman dan Nyaman.
Peran Sekolah dalam Mewujudkan Gerakan Rukun Sama Teman
Kemendikdasmen berharap agar kompetisi ini dapat menjadi titik awal untuk mengubah budaya sekolah di Indonesia menuju arah yang lebih inklusif dan harmonis. Oleh karena itu, partisipasi aktif dari sekolah sangat penting.
Setiap sekolah di seluruh Indonesia, baik di kota besar maupun daerah terpencil, diajak untuk mengambil bagian dalam ajang ini dan menjadikan kegiatan ini sebagai gerakan bersama untuk memperkuat karakter siswa.
Dengan begitu, kompetisi ini bukan hanya berfungsi sebagai ajang penghargaan, tetapi sebagai platform untuk menciptakan budaya baru yang lebih baik di seluruh sekolah di Indonesia.
Masyarakat dan sekolah akan sama-sama bergerak maju, dengan mengedepankan nilai rukun yang akan terus diwariskan kepada generasi mendatang.
Sutomo
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Catat! Jadwal Lengkap KRL Jogja Solo 27 dan 28 Februari 2026 dari Pagi sampai Malam
- Jumat, 27 Februari 2026
Jadwal Lengkap Bus DAMRI Jogja–YIA 27 Februari 2026, Cek Jam Operasional dan Tarif Terbaru
- Jumat, 27 Februari 2026
Berita Lainnya
Indonesia dan Malaysia Fokus pada Konservasi Satwa Liar Lintas Negara
- Jumat, 27 Februari 2026
Penghulu KUA Mukomuko Ikuti Bimtek Fasilitator Bimbingan Remaja Sekolah Di Jakarta
- Jumat, 27 Februari 2026
Kemenag Gandeng British Council Perkuat Kompetensi Guru Madrasah Tahun 2026
- Jumat, 27 Februari 2026
Mendagri Tekankan Pentingnya Pengelolaan Sampah Terintegrasi Di Seluruh Wilayah Indonesia
- Jumat, 27 Februari 2026
Terpopuler
1.
Wamenimipas Apresiasi 5 Kantor Imigrasi Raih Predikat WBBM Terbaik
- 27 Februari 2026
2.
3.
4.
Cek Jadwal dan Lokasi Penukaran Uang Baru di Pekanbaru 2026
- 27 Februari 2026
5.
Adira Finance Catat Pembiayaan Baru Syariah Rp9,8 Triliun pada 2025
- 27 Februari 2026









.jpg)


