Jumat, 27 Februari 2026

Penghulu KUA Mukomuko Ikuti Bimtek Fasilitator Bimbingan Remaja Sekolah Di Jakarta

Penghulu KUA Mukomuko Ikuti Bimtek Fasilitator Bimbingan Remaja Sekolah Di Jakarta
Penghulu KUA Mukomuko Ikuti Bimtek Fasilitator Bimbingan Remaja Sekolah Di Jakarta

JAKARTA - Seorang penghulu dari Kantor Urusan Agama Kota Mukomuko terpilih untuk mengikuti bimbingan teknis fasilitator bagi remaja usia sekolah yang diselenggarakan secara nasional di Jakarta.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen instansi terkait dalam meningkatkan kompetensi tenaga fungsional dalam memberikan edukasi yang tepat bagi para generasi muda di daerah.

Partisipasi dalam kegiatan berskala nasional ini diharapkan dapat membawa perubahan positif terhadap pola pembinaan remaja sekolah, khususnya dalam hal pemahaman kesehatan reproduksi serta pencegahan pernikahan dini.

Baca Juga

Menhan Tekankan Yon TP Lindungi dan Layani Masyarakat, Perkuat Keamanan dan Ketahanan Wilayah

Agenda bimbingan teknis yang sangat krusial ini dilaksanakan pada Jumat 27 Februari 2026 dengan melibatkan berbagai narasumber kompeten dari kementerian pusat guna memberikan wawasan materi yang terbaru.

Peningkatan Kapasitas SDM Penghulu Dalam Memberikan Edukasi Remaja

Kehadiran perwakilan dari Kabupaten Mukomuko dalam bimbingan teknis ini menjadi bukti bahwa kualitas sumber daya manusia di tingkat daerah terus dipacu untuk memenuhi standar nasional.

Penghulu KUA Kota Mukomuko yang hadir akan dibekali dengan berbagai metode fasilitasi yang komunikatif agar pesan-pesan moral dan hukum dapat diterima dengan baik oleh para siswa.

Kegiatan ini bertujuan agar para penghulu tidak hanya bertugas dalam administrasi nikah, tetapi juga berperan aktif sebagai fasilitator pendidikan karakter yang handal bagi para pelajar sekolah.

Urgensi Bimbingan Remaja Usia Sekolah Dalam Menekan Pernikahan Dini

Program bimbingan remaja usia sekolah atau BRUS merupakan salah satu pilar utama pemerintah dalam meminimalisir angka pernikahan di bawah umur yang masih marak terjadi di masyarakat.

Dengan adanya fasilitator yang telah tersertifikasi melalui bimtek ini, diharapkan proses pemberian informasi mengenai dampak negatif pernikahan dini dapat tersampaikan secara lebih persuasif kepada anak-anak sekolah.

Remaja perlu diberikan pemahaman yang komprehensif mengenai kesiapan fisik, mental, serta finansial sebelum memutuskan untuk membangun rumah tangga di masa depan yang akan mereka jalani nantinya.

Materi Strategis Dan Teknik Fasilitator Dalam Program Bimbingan Nasional

Selama mengikuti bimbingan teknis di Jakarta, para peserta mendapatkan berbagai materi strategis mulai dari manajemen konflik remaja hingga teknik komunikasi publik yang efektif dan juga menarik.

Fasilitator diajarkan cara menciptakan suasana belajar yang inklusif sehingga para siswa merasa nyaman untuk berdiskusi mengenai berbagai persoalan pribadi yang sering mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Penguasaan teknik fasilitasi ini sangat penting agar program bimbingan remaja di sekolah tidak membosankan dan justru menjadi kegiatan yang paling dinantikan oleh para murid di sekolah tersebut.

Rencana Implementasi Hasil Bimbingan Teknis Di Kabupaten Mukomuko

Setelah menyelesaikan bimbingan teknis ini, penghulu KUA Kota Mukomuko diwajibkan untuk mengimplementasikan ilmu yang didapat kepada rekan sejawat serta langsung terjun ke sekolah-sekolah di wilayah kerjanya.

Langkah awal yang akan dilakukan adalah melakukan koordinasi dengan pihak sekolah menengah guna menyusun jadwal bimbingan rutin bagi siswa kelas sepuluh hingga kelas dua belas secara berkala.

Hasil dari bimtek ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam penurunan angka perceraian di masa depan karena pondasi pengetahuan keluarga sudah dibangun sejak usia sekolah menengah pertama.

Dukungan Penuh Kementerian Agama Terhadap Program Pengembangan Generasi Muda

Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam terus memberikan dukungan penuh terhadap program-program yang berorientasi pada penguatan kualitas keluarga sejak dini melalui jalur pendidikan sekolah.

Penyediaan anggaran dan fasilitas bimbingan teknis ini merupakan bentuk investasi jangka panjang negara untuk menciptakan generasi emas Indonesia yang memiliki ketahanan keluarga yang sangat kuat dan juga kokoh.

Diharapkan dengan adanya fasilitator yang kompeten seperti utusan dari Mukomuko ini, setiap tantangan sosial yang dihadapi remaja dapat dicarikan solusi yang tepat melalui pendekatan agama dan sosial.

David

David

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kemendikdasmen Ajak Sekolah Ikut Kompetisi Rukun Sama Teman, Hadiah Menarik

Kemendikdasmen Ajak Sekolah Ikut Kompetisi Rukun Sama Teman, Hadiah Menarik

Indonesia dan Malaysia Fokus pada Konservasi Satwa Liar Lintas Negara

Indonesia dan Malaysia Fokus pada Konservasi Satwa Liar Lintas Negara

Harga Perak Melonjak 25 Persen YTD Analis Proyeksi Tembus US$135

Harga Perak Melonjak 25 Persen YTD Analis Proyeksi Tembus US$135

Kemenag Gandeng British Council Perkuat Kompetensi Guru Madrasah Tahun 2026

Kemenag Gandeng British Council Perkuat Kompetensi Guru Madrasah Tahun 2026

Mendagri Tekankan Pentingnya Pengelolaan Sampah Terintegrasi Di Seluruh Wilayah Indonesia

Mendagri Tekankan Pentingnya Pengelolaan Sampah Terintegrasi Di Seluruh Wilayah Indonesia