Arifin Tasrif Ungkap Tantangan Konversi Motor Listrik di Indonesia: Fokus pada Peningkatan Kesadaran dan Perbaikan Proses
- Senin, 25 Maret 2024
JAKARTA-Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, mengungkapkan bahwa jumlah konversi motor listrik masih rendah, yaitu di bawah 1.000 unit. Salah satu penyebabnya adalah karena motor yang akan dikonversi tidak memenuhi kriteria yang ditetapkan. Banyak dari motor-motor tersebut adalah motor tua yang statusnya tidak legal atau bodong karena surat-suratnya tidak lengkap. Pada tahun ini, Kementerian ESDM baru mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 juta untuk konversi 10 unit motor listrik. Meskipun demikian, Kementerian ESDM terus meningkatkan infrastruktur pendukung serta memperbaiki regulasi dan proses administrasi untuk memfasilitasi konversi motor listrik. Meskipun target konversi motor listrik tahun lalu mencapai 50 ribu unit, realisasinya masih jauh di bawah ekspektasi. Namun, Arifin Tasrif menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan berkomitmen untuk memperbaiki birokrasi administratif terkait konversi motor listrik. Selain itu, Arifin Tasrif juga meminta pengertian dari masyarakat karena pemerintah memulai pembangunan infrastruktur pendukung konversi motor listrik dari nol. Dengan terus meningkatkan kesadaran dan memperbaiki proses konversi, diharapkan jumlah konversi motor listrik di Indonesia dapat meningkat secara signifikan di masa depan.
Redaksi
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Jadwal KA Prameks Jogja Purworejo Hari Ini Lengkap Jam Berangkat Dan Rute
- Rabu, 25 Maret 2026
PLN Jaga Pasokan Listrik Nasional Stabil Saat Salat Idulfitri 1447 Hijriah
- Rabu, 25 Maret 2026
Berita Lainnya
Pemerintah Targetkan 101 Sekolah Rakyat Tahap 2 Rampung Juni 2026 Nasional
- Rabu, 25 Maret 2026
Strategi Pemerintah Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Lebih Terukur
- Rabu, 25 Maret 2026












