Jumat, 27 Februari 2026

Green Cibarusah Residences Target 400 Unit Rumah Tahap Bertahap

Green Cibarusah Residences Target 400 Unit Rumah Tahap Bertahap
Green Cibarusah Residences Target 400 Unit Rumah Tahap Bertahap

JAKARTA - Pengembangan kawasan hunian di timur Kabupaten Bekasi terus menunjukkan dinamika positif. 

Salah satu proyek yang kini menjadi sorotan adalah Green Cibarusah Residences, yang disiapkan sebagai jawaban atas kebutuhan rumah terjangkau dan komersial di wilayah berkembang. Optimisme pengembang terlihat dari target pembangunan yang cukup agresif.

Melalui proyek ini, perusahaan ingin memadukan konsep hunian terjangkau dengan potensi pertumbuhan kawasan industri sekitar. Permintaan yang mulai terbentuk sejak peluncuran awal menjadi indikator bahwa pasar Cibarusah masih terbuka luas untuk ekspansi properti baru.

Baca Juga

DAMRI Tawarkan Diskon Tiket AKAP Spesial Sambut Ramadan dan Mudik Lebih Awal

BIG Group Indonesia menargetkan pengembangan 400 unit rumah di proyek Green Cibarusah Residences, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. CEO BIG Group Indonesia Hengky Japri menyampaikan berdiri di atas lahan 7,1 hektare, Green Cibarusah Residences dirancang dengan total pengembangan sekitar 400 unit, yang dibangun secara bertahap.

“Sejak diluncurkan pada 2025, sekitar 40% unit telah terserap pasar,” tuturnya dalam keterangan resmi, Kamis (26/2/2026).

Pengembangan Bertahap Dan Dukungan Program Pemerintah

Sebagai anggota Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional, perusahaan turut mendukung Program 3 Juta Rumah serta Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi prioritas pemerintahan Prabowo Subianto.

Keterlibatan dalam program nasional tersebut menunjukkan bahwa proyek ini tidak sekadar berorientasi bisnis. Pengembang menempatkan peran sosial sebagai bagian dari strategi, terutama dalam menyediakan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan pekerja sektor industri.

Dengan konsep pembangunan bertahap, setiap unit disesuaikan dengan progres konstruksi dan kebutuhan pasar. Skema ini dinilai mampu menjaga kualitas bangunan sekaligus mengontrol ritme penyerapan unit agar tetap stabil.

Kombinasi antara dukungan kebijakan pemerintah dan permintaan riil di lapangan menjadi fondasi optimisme pengembang. Apalagi kawasan Bekasi terus bertumbuh sebagai pusat industri dan hunian penyangga Jakarta.

Pilihan Tipe Dan Skema Harga Terjangkau

Proyek ini menawarkan dua tipe rumah, yakni Bougenville tipe 30/60 subsidi seharga Rp185 juta dan Amaryllis tipe 36/72 komersial dengan kisaran Rp300 jutaan. Pengembang juga memberikan diskon Rp10 juta untuk rumah subsidi sehingga harga menjadi Rp175 juta, dengan skema cicilan sekitar Rp900 ribuan per bulan flat hingga lunas bagi karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.

Skema tersebut dirancang untuk memperluas akses kepemilikan rumah, khususnya bagi kalangan pekerja dan keluarga muda. Harga yang kompetitif serta cicilan terjangkau menjadi daya tarik utama di tengah kenaikan harga properti secara umum.

Dalam pembiayaan, proyek ini menggandeng sejumlah perbankan nasional, antara lain Bank BTN, Bank Mandiri, Bank Syariah Indonesia, dan CIMB Niaga.

Pembangunan proyek berjalan bertahap dengan target serah terima menyesuaikan progres masing-masing unit. Selain menyediakan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah, karyawan industri, dan keluarga muda, proyek ini juga berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Lokasi Strategis Dan Prospek Kawasan

Hengky optimistis prospek pasar properti di Bekasi, khususnya Cibarusah, akan terus menguat seiring pengembangan infrastruktur dan ekspansi industri. “Perusahaan membuka peluang kembali menggelar akad massal dalam waktu dekat menyusul tingginya permintaan pasar,” imbuhnya.

Proyek ini berlokasi sekitar 6 kilometer dari Exit Tol Japek II Selatan. Jaraknya hanya sekitar 5 menit menuju Pasar Cibarusah, Rumah Sakit Harapan Mulia, Rumah Sakit Medirossa Cibarusah, RSUD Cileungsi, serta berbagai sarana pendidikan.

Posisinya semakin strategis karena berada di koridor pengembangan menuju Cikarang Selatan dan berdekatan dengan kawasan industri besar seperti MM2100 dan GIIC. Kedekatan dengan pusat aktivitas ekonomi ini menjadi nilai tambah bagi calon penghuni yang bekerja di sektor manufaktur dan jasa.

Menurut Hengky, pertumbuhan infrastruktur dan ekspansi industri menjadi faktor utama yang mendorong potensi investasi di kawasan tersebut. Dengan kombinasi aksesibilitas, harga terjangkau, serta dukungan pembiayaan, Green Cibarusah Residences diharapkan mampu menjadi pilihan hunian sekaligus instrumen investasi jangka panjang.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Alfamart Target Buka 800 Gerai Meski Ada Sorotan Ekspansi Desa

Alfamart Target Buka 800 Gerai Meski Ada Sorotan Ekspansi Desa

Laba United Tractors 2025 Turun Jadi Rp14,81 Triliun Akibat

Laba United Tractors 2025 Turun Jadi Rp14,81 Triliun Akibat

DAMRI Hadirkan Promo 3.3 Twindate Diskon AKAP 20 Persen

DAMRI Hadirkan Promo 3.3 Twindate Diskon AKAP 20 Persen

Jadwal Kapal Pelni Nabire Jayapura Maret 2026 Terbaru Lengkap

Jadwal Kapal Pelni Nabire Jayapura Maret 2026 Terbaru Lengkap

Jadwal Feri Sabang Banda Aceh Jumat 27 Februari 2026 Terbaru

Jadwal Feri Sabang Banda Aceh Jumat 27 Februari 2026 Terbaru