Sinergi Program PPM PT Vale dan Pemkab Luwu Timur Diperkuat Bersama ESDM
- Jumat, 27 Februari 2026
JAKARTA - Upaya meningkatkan efektivitas program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat terus dilakukan melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan tambang, dan pemerintah pusat. Sinergi ini menjadi langkah penting untuk memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Luwu Timur.
Kunjungan kerja dilakukan oleh Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam bersama jajaran pemerintah daerah dan manajemen PT Vale Indonesia ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral di Jakarta pada 24 Februari 2026. Pertemuan tersebut membahas sinkronisasi program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat atau PPM agar selaras dengan kebutuhan daerah dan kebijakan pemerintah pusat.
Rombongan diterima oleh Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Cecep Mochammad Yasin beserta jajaran Kementerian ESDM. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi sekaligus memastikan pelaksanaan program berjalan lebih efektif dan terukur.
Baca JugaKemendagri dan KemenPU Targetkan Pusat Pemerintahan DOB Papua Rampung Pada 2028
Penguatan Sinkronisasi Program PPM
Pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan PT Vale Indonesia dengan Kementerian ESDM difokuskan pada pembahasan efektivitas pelaksanaan program PPM yang selama ini menjadi bagian penting dari tanggung jawab sosial perusahaan di wilayah pertambangan.
Program PPM diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat melalui peningkatan ekonomi lokal, pemberdayaan sumber daya manusia, serta pembangunan berkelanjutan di sekitar wilayah operasi perusahaan.
Melalui sinkronisasi ini, pemerintah daerah dan perusahaan berupaya memastikan bahwa setiap kegiatan yang dirancang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mendukung prioritas pembangunan daerah.
Selain itu, koordinasi lintas lembaga diharapkan mampu memperkuat perencanaan jangka panjang sehingga program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih konsisten dan berkelanjutan.
Komitmen Pemerintah Daerah
Bupati Luwu Timur menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan pemerintah pusat dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat.
“Kami datang ke sini untuk memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Luwu Timur. Sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan kementerian harus menjadi prioritas agar sumber daya yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal dan berkelanjutan,” tutur Bupati, 24 Februari 2026.
Menurutnya, pemerintah daerah akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat berjalan optimal dan tepat sasaran.
“Kami siap memperkuat koordinasi, menyediakan data yang akurat, dan membuka ruang partisipasi masyarakat agar program pemberdayaan betul-betul sesuai kebutuhan lokal,” ujar Bupati, 24 Februari 2026.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga berkomitmen menyediakan dukungan data serta membuka ruang partisipasi masyarakat agar pelaksanaan program benar-benar berbasis kebutuhan di lapangan.
Dukungan Kementerian ESDM
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyambut positif langkah sinkronisasi program yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bersama PT Vale Indonesia.
Menurut Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral, inisiatif ini merupakan bagian penting dari pengelolaan sumber daya mineral yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
“Kementerian menyambut baik inisiatif sinkronisasi ini. Pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi lokal merupakan bagian penting dari tata kelola sumber daya yang bertanggung jawab. Kami akan memfasilitasi koordinasi teknis dan kebijakan agar program berjalan efektif dan terukur,” ungkap Direktur Cecep, 24 Februari 2026.
Dukungan dari pemerintah pusat diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program PPM sehingga mampu memberikan hasil yang lebih optimal bagi masyarakat.
Harapan Pembangunan Berkelanjutan
Kunjungan kerja tersebut diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan kementerian dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat.
Sinergi antar pemangku kepentingan dinilai penting agar program yang dijalankan tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Luwu Timur.
Dengan adanya koordinasi yang lebih baik, pelaksanaan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat diharapkan semakin terarah, terukur, dan berkelanjutan serta mendukung pembangunan daerah secara menyeluruh.
Fery
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Oppo Reno15 Series Resmi Meluncur Bawa Kamera Selfie 50MP dan Teknologi AI
- Jumat, 27 Februari 2026
Oppo A6t Pro 5G Resmi Meluncur Andalkan Baterai Raksasa Serta Layar Mulus
- Jumat, 27 Februari 2026
Xiaomi Pad 8 Segera Rilis di Indonesia Dengan Chipset Snapdragon 8s Gen 4
- Jumat, 27 Februari 2026
Update Daftar Harga HP Xiaomi Februari 2026 Xiaomi 15T Dibanderol Rp7 Jutaan
- Jumat, 27 Februari 2026
Bodi BYD Atto 1 Tetap Utuh Meski Ditimpa Lengan Baja Ekskavator 22 Ton
- Jumat, 27 Februari 2026
Berita Lainnya
Kemenhub Atur Arus Mudik 2026 dengan Pembatasan Delman dan Becak Operasional
- Jumat, 27 Februari 2026
Linknet dan Universitas Jember Percepat Transformasi Digital Kampus Berbasis AI
- Jumat, 27 Februari 2026
CT Beri Kuliah Ekonomi Keumatan di Universitas Muhammadiyah Tangerang
- Jumat, 27 Februari 2026
Kementerian ESDM Tegaskan Perusahaan Amerika Harus Investasi untuk Akses Mineral Indonesia
- Jumat, 27 Februari 2026
Kemenag Jelaskan Penyebab Tunjangan Profesi Guru Madrasah Belum Cair Hingga Kini
- Jumat, 27 Februari 2026












