Jumat, 27 Februari 2026

Kemenag dan British Council Tingkatkan Kompetensi Guru Bahasa Inggris Madrasah Bersama

Kemenag dan British Council Tingkatkan Kompetensi Guru Bahasa Inggris Madrasah Bersama
Kemenag dan British Council Tingkatkan Kompetensi Guru Bahasa Inggris Madrasah Bersama

JAKARTA - Kementerian Agama Republik Indonesia menjalin kerja sama dengan British Council dalam upaya meningkatkan kompetensi guru Bahasa Inggris madrasah melalui program Continuing Professional Development (CPD). Program ini dirancang untuk memperkuat kemampuan pengajaran sekaligus meningkatkan pemahaman budaya dalam pembelajaran Bahasa Inggris di lingkungan madrasah.

Kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan dalam format hybrid selama delapan pekan dan diikuti ratusan guru dari berbagai daerah di Indonesia. Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan madrasah melalui penguatan kapasitas tenaga pengajar.

Program Pelatihan Delapan Pekan

Baca Juga

Kemendagri dan KemenPU Targetkan Pusat Pemerintahan DOB Papua Rampung Pada 2028

Program pengembangan profesional berkelanjutan atau Continuing Professional Development dilaksanakan selama delapan minggu dengan pendekatan pembelajaran campuran antara daring dan tatap muka. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif bagi para guru Bahasa Inggris madrasah.

ANTARA - Kementerian Agama Republik Indonesia bekerja sama dengan British Council meningkatkan kompetensi guru Bahasa Inggris madrasah melalui program Continuing Professional Development (CPD). Sebanyak 613 guru telah menuntaskan pelatihan hybrid selama delapan pekan yang difokuskan pada penguatan metodologi dan pemahaman aspek budaya dalam pengajaran Bahasa Inggris.

Program ini tidak hanya menitikberatkan pada peningkatan kemampuan bahasa, tetapi juga memperkuat strategi pengajaran yang efektif agar pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di madrasah.

Kerja Sama Strategis Pendidikan

Kolaborasi antara Kementerian Agama dan British Council merupakan bagian dari kemitraan strategis untuk meningkatkan kualitas pengajaran Bahasa Inggris di madrasah. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman pada November 2025 sebagai dasar pelaksanaan program pelatihan guru.

Program tersebut kemudian ditutup dengan kegiatan lokakarya tatap muka yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama di Jakarta pada akhir Februari 2026.

Kemitraan ini diharapkan mampu memperluas akses guru madrasah terhadap pelatihan profesional berkualitas internasional sekaligus memperkuat kapasitas pendidikan madrasah dalam menghadapi tantangan global.

Fokus pada Metodologi dan Budaya

Materi pelatihan dalam program CPD difokuskan pada peningkatan metodologi pengajaran Bahasa Inggris serta pemahaman aspek budaya yang berkaitan dengan penggunaan bahasa tersebut. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu guru mengembangkan metode pembelajaran yang lebih efektif dan menarik.

Selain memperkuat kemampuan mengajar, pemahaman budaya menjadi bagian penting dalam pengajaran Bahasa Inggris karena bahasa tidak dapat dipisahkan dari konteks sosial dan budaya penggunanya. Melalui pendekatan ini, para guru diharapkan mampu menyampaikan materi secara lebih komunikatif dan kontekstual.

Penguatan kompetensi guru juga menjadi faktor penting dalam peningkatan kualitas pendidikan, mengingat peran guru merupakan unsur utama dalam keberhasilan proses pembelajaran di madrasah.

Dampak bagi Pendidikan Madrasah

Program pelatihan ini memberikan manfaat langsung bagi guru Bahasa Inggris madrasah yang menjadi peserta. Dengan meningkatnya kompetensi guru, kualitas pembelajaran di kelas diharapkan ikut meningkat sehingga berdampak positif terhadap kemampuan siswa.

Sebanyak 613 guru yang mengikuti pelatihan telah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung selama delapan pekan.

Peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan profesional seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu pendidikan madrasah di Indonesia. Kolaborasi dengan lembaga internasional juga membuka peluang pengembangan kompetensi guru yang lebih luas di masa mendatang.

Fery

Fery

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kemenhub Atur Arus Mudik 2026 dengan Pembatasan Delman dan Becak Operasional

Kemenhub Atur Arus Mudik 2026 dengan Pembatasan Delman dan Becak Operasional

Linknet dan Universitas Jember Percepat Transformasi Digital Kampus Berbasis AI

Linknet dan Universitas Jember Percepat Transformasi Digital Kampus Berbasis AI

CT Beri Kuliah Ekonomi Keumatan di Universitas Muhammadiyah Tangerang

CT Beri Kuliah Ekonomi Keumatan di Universitas Muhammadiyah Tangerang

Kementerian ESDM Tegaskan Perusahaan Amerika Harus Investasi untuk Akses Mineral Indonesia

Kementerian ESDM Tegaskan Perusahaan Amerika Harus Investasi untuk Akses Mineral Indonesia

Sinergi Program PPM PT Vale dan Pemkab Luwu Timur Diperkuat Bersama ESDM

Sinergi Program PPM PT Vale dan Pemkab Luwu Timur Diperkuat Bersama ESDM