102 Ribu Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Tersedia, Cek Jadwal Keberangkatan Sekarang
- Kamis, 26 Februari 2026
JAKARTA - Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan, namun kesempatan mendapatkan tiket kereta api masih terbuka lebar.
Bagi masyarakat yang belum mengamankan perjalanan, ketersediaan kursi dari Jakarta masih cukup besar. Data terbaru menunjukkan ribuan tiket belum terjual untuk sejumlah tanggal favorit. Situasi ini memberi peluang bagi calon pemudik yang baru merencanakan perjalanan.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat, sebanyak 103 ribu kursi untuk periode 11–20 Maret 2026 keberangkatan dari Jakarta masih tersedia. Sementara itu, sebanyak 532 ribu tiket telah terjual untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026 dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen. Angka tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api. Meski demikian, ketersediaan kursi masih dapat dimanfaatkan.
Baca JugaDiskon Tiket Kereta Api 30 Persen Daop 9 Jember Hampir Habis
Ajakan pun disampaikan kepada masyarakat agar tidak menunda pembelian tiket. “Kami mengajak masyarakat segera merencanakan perjalanan dan memanfaatkan tiket yang masih tersedia. Jangan menunggu mendekati hari keberangkatan karena penjualan terus bergerak dinamis,” kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo di Jakarta, yang dikutip Kamis (26/2/2026). Penjualan yang dinamis membuat ketersediaan kursi dapat berubah setiap saat. Karena itu, perencanaan lebih awal menjadi langkah bijak.
Ketersediaan Kursi dan Periode Keberangkatan
Periode keberangkatan 11–20 Maret 2026 menjadi salah satu rentang waktu yang masih memiliki banyak kursi kosong. Calon penumpang dapat memilih tanggal sesuai kebutuhan sebelum puncak arus mudik tiba. Penjualan tiket yang sudah mencapai ratusan ribu menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat. Namun peluang masih terbuka bagi yang belum melakukan pemesanan.
Secara keseluruhan, sebanyak 532 ribu tiket telah terjual untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026. Penjualan tersebut mencakup keberangkatan dari dua stasiun utama di Jakarta. Tingginya angka ini sekaligus menandakan bahwa minat perjalanan mudik terus meningkat mendekati hari raya. Masyarakat diimbau memanfaatkan sisa kursi yang ada.
Operasional Kereta Selama Angkutan Lebaran
Selama masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Jakarta mengoperasikan sebanyak 86 perjalanan KA jarak jauh per hari. Rinciannya terdiri dari 68 KA reguler, 12 KA tambahan dari Stasiun Gambir, dan 6 KA tambahan dari Stasiun Pasar Senen. Penambahan perjalanan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Langkah tersebut diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat.
Dengan total perjalanan tersebut, kapasitas angkut penumpang meningkat signifikan dibanding hari biasa. Penambahan KA tambahan menjadi strategi untuk menjaga ketersediaan kursi. Selain itu, pengoperasian rutin tetap berjalan sesuai jadwal. Seluruh rangkaian diupayakan beroperasi optimal selama periode mudik.
Kereta Favorit dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen
Tercatat, kereta favorit keberangkatan Stasiun Gambir antara lain KA 6 Argo Semeru, KA 8 Bima, KA 118 Gunungjati, KA 7006 Batavia, KA 124 Cakrabuana, dan KA 32 Pandalungan. Kereta-kereta tersebut menjadi pilihan utama masyarakat karena rute dan jadwalnya. Tingginya minat membuat tiket cepat terjual pada tanggal tertentu. Karena itu, calon penumpang perlu memantau ketersediaan secara berkala.
Sementara dari Stasiun Pasar Senen yakni KA 282 Bengawan, KA 272 Airlangga, KA 284 & 288 Serayu, KA 254 Kertajaya, KA 252 Jayakarta, dan KA 258 Progo. Layanan ini juga termasuk dalam daftar favorit pemudik. Harga yang relatif terjangkau dan rute strategis menjadi daya tarik utama. Tidak heran jika okupansi kursi terus meningkat menjelang Lebaran.
Adapun tujuan favorit untuk mudik meliputi Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, Jember dan Purwokerto. Kota-kota tersebut menjadi destinasi utama pemudik dari Jakarta. Tingginya arus ke berbagai daerah itu mencerminkan tradisi pulang kampung yang tetap kuat. Kereta api menjadi pilihan karena dinilai aman dan tepat waktu.
Stimulus Diskon dan Kuota Kursi Ekonomi
Franoto menjelaskan, pemerintah juga memberikan stimulus ekonomi berupa diskon 30 persen untuk KA Ekonomi Komersial yang berlaku pada 14–29 Maret 2026. Kebijakan ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau selama masa Lebaran. Diskon tersebut menjadi daya tarik tambahan bagi pemudik. Program ini juga mendorong percepatan penjualan tiket.
Khusus wilayah Daop 1 Jakarta, total kursi KA Ekonomi Komersial jarak jauh pada periode 14–29 Maret mencapai 329 ribu kursi. Jumlah tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas masyarakat. Tingginya kapasitas diharapkan mampu menampung lonjakan penumpang. Ketersediaan kursi ini tersebar pada berbagai rute favorit.
"Total terjual/dipesan 226 ribu kursi. Untuk KA Lokal Ekonomi Komersial Pangrango pada periode yang sama, tersedia 46 ribu kursi," terang Franoto. Data tersebut menunjukkan sebagian besar kursi telah dipesan. Meski begitu, peluang mendapatkan tiket masih ada bagi masyarakat yang segera melakukan transaksi. Dengan sisa kursi yang tersedia, perencanaan perjalanan sejak sekarang menjadi kunci agar mudik Lebaran 2026 berjalan lancar.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
XPeng Gandeng Volkswagen Kembangkan AI Mengemudi Pintar Mobil Listrik Global
- Kamis, 26 Februari 2026
Kia Bangkit di IIMS 2026, Optimistis Kuasai Pasar Otomotif Indonesia
- Kamis, 26 Februari 2026
Terpopuler
1.
2.
3.
4.
Pemerintah Alokasikan 214 Juta Liter BBM Subsidi Bagi KAI Tahun 2026
- 26 Februari 2026
5.
Update Terbaru Bunga KUR BRI 2026: Apakah Masih 6 Persen Per Tahun?
- 26 Februari 2026












