Rabu, 11 Februari 2026

Danantara Yakin Laba Konsolidasi BUMN Tembus Rp600 Triliun pada 2029

Danantara Yakin Laba Konsolidasi BUMN Tembus Rp600 Triliun pada 2029
Danantara Yakin Laba Konsolidasi BUMN Tembus Rp600 Triliun pada 2029

JAKARTA - Proyeksi kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah pengelolaan Danantara menunjukkan tren yang semakin menjanjikan. Badan pengelola investasi tersebut menatap masa depan dengan optimisme tinggi, seiring target ambisius yang dipasang untuk mendorong lonjakan laba konsolidasi hingga menembus Rp600 triliun pada 2029. Sasaran ini mencerminkan kepercayaan kuat terhadap proses konsolidasi, efisiensi pengelolaan aset, serta strategi investasi jangka panjang yang tengah dijalankan.

Optimisme ini disampaikan Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, dalam keterangannya di Jakarta pada Selasa, “10 Februari 2026”. Ia menuturkan bahwa target laba konsolidasi untuk tahun 2026 dipatok sebesar Rp360 triliun. Angka tersebut kemudian diproyeksikan meningkat secara bertahap seiring penguatan tata kelola dan pemanfaatan aset strategis BUMN di bawah naungan Danantara.

“Target laba kita pada 2026 menjadi Rp360 triliun. Pada 2027 kita targetkan paling tidak bisa mencapai Rp400 triliun laba dari Danantara Asset Management,” ujar Dony, menegaskan arah pertumbuhan yang konsisten. Pernyataan ini mencerminkan kepercayaan manajemen terhadap fondasi bisnis yang semakin solid, serta potensi sinergi lintas sektor yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan negara.

Baca Juga

Jadwal Kapal Pelni Ambon Jakarta Februari 2026 Harga Tiket

Optimisme di Tengah Tantangan Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Danantara tetap memandang peluang pertumbuhan masih terbuka lebar. Ketahanan ekonomi domestik, didukung oleh konsumsi dalam negeri yang kuat dan proyek-proyek strategis nasional, menjadi faktor penting yang menopang keyakinan tersebut. Dengan portofolio aset yang luas dan beragam, Danantara menilai bahwa BUMN memiliki daya tahan yang cukup untuk menghadapi gejolak eksternal.

Selain itu, konsolidasi pengelolaan aset diyakini mampu meningkatkan efisiensi operasional dan menekan biaya, sehingga berdampak langsung pada perbaikan margin laba. Langkah-langkah transformasi yang dijalankan dalam beberapa tahun terakhir mulai menunjukkan hasil positif, baik dari sisi kinerja keuangan maupun tata kelola perusahaan.

Menurut Dony, capaian laba yang diproyeksikan akan menempatkan Danantara sebagai salah satu entitas pengelola aset berskala besar di tingkat global. Hal ini tidak hanya meningkatkan daya saing Indonesia di kancah internasional, tetapi juga membuka peluang kerja sama investasi lintas negara yang lebih luas.

Target Bertahap Menuju 2029

Perjalanan menuju target Rp600 triliun pada 2029 dirancang melalui tahapan yang realistis dan terukur. Setelah mematok laba Rp360 triliun pada 2026 dan Rp400 triliun pada 2027, Danantara berencana terus meningkatkan kinerja hingga mencapai sasaran jangka panjang tersebut.

“Kita tentu berharap paling tidak tahun 2029 [Rp600 triliun],” tambah Dony, menegaskan ambisi jangka panjang perusahaan. Target bertahap ini mencerminkan pendekatan strategis yang mengedepankan kesinambungan pertumbuhan, bukan sekadar lonjakan sesaat.

Strategi ini juga mempertimbangkan kondisi makroekonomi, dinamika pasar, serta kesiapan internal BUMN dalam menjalankan transformasi bisnis. Dengan demikian, setiap tahapan pertumbuhan diharapkan dapat dicapai secara sehat dan berkelanjutan.

Peran Investasi dalam Mendorong Pertumbuhan

Laba yang dihasilkan oleh Danantara tidak semata-mata menjadi indikator keberhasilan finansial, tetapi juga berfungsi sebagai sumber modal untuk investasi lanjutan. Seluruh keuntungan tersebut akan kembali dikelola melalui Danantara Investment Management, guna mendukung berbagai proyek strategis yang berdampak luas bagi perekonomian nasional.

Fokus investasi diarahkan pada sektor-sektor prioritas yang memiliki efek pengganda tinggi, seperti infrastruktur, energi, industri pengolahan, dan layanan publik. Dengan pendekatan ini, laba yang diperoleh tidak hanya meningkatkan nilai perusahaan, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Pengelolaan investasi yang terarah diharapkan mampu menciptakan ekosistem bisnis yang lebih kompetitif dan inovatif. Sinergi antar-BUMN pun diperkuat agar tercipta efisiensi skala dan peningkatan produktivitas, sehingga kinerja keuangan dapat terus terdongkrak.

Dampak Positif bagi Perekonomian Nasional

Jika target laba Rp600 triliun pada 2029 tercapai, dampaknya diyakini akan sangat signifikan bagi perekonomian nasional. Peningkatan kontribusi dividen kepada negara akan memperkuat kapasitas fiskal pemerintah, sekaligus membuka ruang pembiayaan yang lebih besar bagi program pembangunan.

Selain itu, kinerja keuangan BUMN yang solid juga akan meningkatkan kepercayaan investor, baik domestik maupun asing. Hal ini berpotensi mendorong masuknya modal baru ke berbagai sektor strategis, sehingga mempercepat pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Keberhasilan Danantara dalam mengelola aset negara secara profesional juga dapat menjadi model tata kelola yang baik, sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai tujuan investasi yang kredibel. Dengan fondasi yang kokoh, BUMN diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan yang berkelanjutan.

Secara keseluruhan, optimisme Danantara terhadap pencapaian laba konsolidasi BUMN hingga Rp600 triliun pada 2029 mencerminkan keyakinan pada potensi besar yang dimiliki ekonomi Indonesia. Melalui strategi konsolidasi, efisiensi, dan investasi berkelanjutan, target ambisius tersebut bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari upaya serius membangun masa depan ekonomi yang lebih kuat dan inklusif.

Fery

Fery

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja Kutoarjo Rabu 11 Februari 2026

Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja Kutoarjo Rabu 11 Februari 2026

Jadwal Lengkap KA Bandara YIA Jogja YIA Rabu 11 Februari 2026

Jadwal Lengkap KA Bandara YIA Jogja YIA Rabu 11 Februari 2026

Jadwal Bus KSPN Jogja Ke Pantai Selatan Terbaru Hari Ini

Jadwal Bus KSPN Jogja Ke Pantai Selatan Terbaru Hari Ini

PT Pelni Siapkan 15 Armada Kapal Dukung Kelancaran Mudik Lebaran Jatim

PT Pelni Siapkan 15 Armada Kapal Dukung Kelancaran Mudik Lebaran Jatim

Jadwal Kapal Pelni Ambon Ke Jakarta Februari 2026 Tersedia Dua Armada

Jadwal Kapal Pelni Ambon Ke Jakarta Februari 2026 Tersedia Dua Armada